Dalam buku saya yang berjudul "Peranan Teknologi Dalam Mengembangkan Bisnis" terdapat mengenai pentingnya penggunaan teknologi di zaman sekarang.
Sebelum adanya teknologi, manusia mengerjakan sesuatu masih manual. Tetapi semenjak teknologi ada, semua pekerjaan manusia menjadi lebih mudah.
Teknologi sudah sangat maju, mungkin sekarang kita sudah tidak asing lagi dengan teknologi. Karena, ia sudah menjadi kebutuhan bagi manusia. Dulu sebelum adanya teknologi, manusia mengerjakan sesuatu masih serba manual. Mulai dari mengirim surat, bekerja, dan lain sebagainya.
Dulu manusia harus mengirim surat melalui kantor pos dan surat yang di kirim pun baru sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan kemudian. Tetapi semenjak teknologi telah diciptakan, semua pekerjaan manusia jadi lebih mudah. Sekarang untuk mengirim informasi hanya memerlukan waktu yang amat singkat.
Sekarang hampir segala kegiatan bisa dilakukan dari rumah. Dari mulai membayar listrik, internet, pesan makanan, pesan ojek, taxi dan lain-lain. Semua bisa dilakukan dengan cara online.
Manfaat teknologi saat ini sudah bisa dirasakan di berbagai bidang. Mulai dari sektor perbankan, telekomunikasi, pendidikan, hingga sektor kesehatan. Kemajuan dan inovasi yang terjadi secara terus-menerus tentu memberikan dampak positif bagi masyarakat karena berbagai aktivitas menjadi lebih mudah dan efisien.
Perkembangan teknologi juga terbukti mampu memberikan manfaat besar bagi para pengusaha modern. apabila dulu kegiatan promosi masih dilakukan menggunakan metode konvensional, saat ini, sudah bisa menjual barang secara online lewat website atau media sosial. Berbagai manfaat tersebut tentu tidak luput dari peran para ilmuwan yang sejak puluhan tahun lalu berusaha keras untuk mewujudkan.
Beberapa manfaat teknologi informasi dalam bidang bisnis :
1. Memperluas Jangkauan Pemasaran
Manfaat teknologi yang paling besar adalah mampu memperluas jangkauan pemasaran. Perlu diketahui, sebelum internet berkembang pesat seperti sekarang proses pemasaran masih dilakukan secara konvensional, mulai dari menggunakan brosur, pamflet, radio, atau televisi bagi pebisnis yang punya modal besar.
Dengan internet, otomatis hampir tidak ada lagi sekat geografis. Baik pebisnis kecil maupun pebisnis besar semuanya bisa memanfaatkan jalur digital sebagai platform pemasaran global.
2. Menghemat Waktu dan Biaya
Keberadaan teknologi bisa menghemat waktu dan biaya, karena jika dulu segalanya harus dilakukan secara tatap muka, sekarang sudah bisa dilakukan secara online dari manapun anda berada. Soal urusan memesan stok bahan baku, menghubungi klien, mengirim proposal penawaran, hingga rapat koordinasi semuanya bisa dilakukan melalui handphone.
3. Produktivitas Meningkat
Teknologi bisa membantu meningkatkan produktivitas secara signifikan. Dengan bantuan teknologi, bisnis skala kecil seperti UMKM bahkan bisa mengimbangi bisnis besar berkat adanya otomasi produksi serta software yang bisa memudahkan proses administrasi.[T]
DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu bergerak perlahan melintasi Jalan Ngurah Rai menuju Gedung D...
Bali Kembali Diserang, Kali Ini Tanpa Ledakan
TANGGAL 12 Oktober 2002 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah Bali. Ledakan bom merenggut ratusan nyawa dan menggunca...
NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan usaha, hingga berbagai tr...
PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana, sebab keniscayaan yang akan pembaca dapati....
HAMPIR saja tim nasional sepak bola Republik Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iya, hampir saja. Itu berarti b...
Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi dan tiang-tiang bangunan ikut...
KEMBALINYA seni Arja di Banjar Bukit Buwung, Kesiman, tidak dapat dipahami semata sebagai upaya revitalisasi kesenian tradisional, melainkan sebagai proses pemulihan roh kebudayaa...
IRONI terbesar abad ke-21 mungkin bukan ketika mesin mulai mampu berbicara. Ironinya justru ketika mesin mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah lama berhenti diajukan m...
PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu, Bre Redaktur Kompas Minggu.
Bagi saya, it...