Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
Berdasarkan skor Intelligence Quotient (IQ) yang dikeluarkan oleh World Population Review (WPR) pada Oktober 2021, negara dengan IQ tertinggi di dunia diraih oleh Singapura.
World Population Review (WPR) adalah organisasi independen yang berkedudukan di AS. Di mana organisasi tersebut tidak berafiliasi politik apapun.
Dalam laporannya, WPR juga menyebutkan, rata-rata IQ penduduk Singapura yang hanya berjumlah 5,89 juta jiwa pada tahun 2021 itu, mencapai 107,1.
IQ adalah skor total yang diperoleh dari serangkaian tes atau subtes standar yang dirancang untuk menilai kecerdasan manusia.
WPR juga menyebutkan, skor IQ juga digunakan untuk mengukur kualitas pendidikan suatu negara.
IQ tertinggi nomor 2 adalah Cina, disusul kemudian Hongkong, Jepang dan Korea Selatan. Korea Utara yang berhaluan komunis, ternyata menduduki urutan ke 6.
Bagaimana dengan Indonesia?
Indonesia menempati peringkat 80. Skor rata-rata IQ negara dengan jumlah penduduk 273 juta jiwa itu, ternyata hanya 85.
Tapi masih lumayan, dibandingkan dengan negara Iran, Brazil, Myanmar, Kazakhstan dan Tunisia, yang menyusul di bawahnya.
Dengan berat hati saya katakan, saya dan Anda ikut menyumbang IQ rata-rata sebesar 85 tersebut.
Apa mau dikata. Kita harus menerima kenyataan pahit ini.
Untuk membuktikan hal itu, kita bisa membaca komentar warganet, ketika ada berita tentang apa saja.
Apalagi berita yang (seolah-olah) merendahkan martabat bangsa atau publik figur. Bahkan dengan hanya membaca judul beritanya saja, mereka sudah bisa komen demikian absurd. [T]
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....