Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
Setelah meluncurkan satu video akustik pada tanggal 13 Januari 2022 lalu di kanal Youtube Exciraofficial, kini Excira merilis video klip yang berjudul “Gaslighter” pada 12 Maret 2022.
“Gaslighter” mengisahkan pasang surut percintaan satu pasangan. Tentu saja itu lumrah adanya. Namun, ada saat di mana rasa lelah dan musik tidak lagi bisa dihindari. Gaslighter pun menjadi “kode” betapa sebuah hubungan memang tidak bisa berdiri di atas manipulasi dan sikap semau sendiri. “Gaslighter membawa pesan agar semua pasangan sebaiknya bersikap penuh kasih dan pengertian satu sama lain.”, pungkas Sari, vokalis duo group ini.

Produser Excira, Chaerul Adjam mengaku sangat mendukung kolaborasi antara Sari dan Ardy ini. Ia yang nyaris tak pernah melewatkan aksi-aksi musik Sari dan Ardy ini, melihat adanya kemistri kuat di antara keduanya. Terutama karena mereka saling mengisi dan melengkapi.
“Dari dulu saya selalu berpikiran bahwa akan sangat menarik jika Sari dan Ardy dipersatukan.”, ungkap Chaerul.
“Gaslighter” diciptakan sari sebelum Excira terbentuk. Sari bahkan pernah menggunggah “mentahannya” di akun social media miliknya. Lalu Chaerul Adjam mendengarkan pun terkesima. Hingga ia mengusulkan agar lagu tersebut dianggap serius.

Selain musik apik yang ditampilkan oleh Sari dan Ardy, videoclip Excira juga menjadi sangat istimewa lantaran digarap oleh sutradara yang tak asing lagi di jagad kreativitas tanah air, yaitu Erick EST di mana penggarapannya didukung penuh oleh Berangkat Production.
“Video klip ini merupakan sebuah kolaborasi antara Est Movie, Berangkat Production, juga Exicra. Di dalam penggarapannya, ide atau konsep yang saya tawarkan, dikembangkan lagi bersama-sama, dan kami saling bersinergi satu sama lain untuk mewujudkan video klip ini.” Ujar Erick Est selaku sutradara.
Video Klip Gaslighter ini siap menyapa mata pecinta musik di seluruh tanah air, di kanal Youtube exciraofficial pada pukul 22.00 malam nanti. Diiringi oleh acara launching video klip yang bertempat di Kopi Djoglo di Jalan Sedap Malam Denpasar ini dan dipenuhi oleh berbagai penampilan dari musisi-musisi kenamaan Indonesia, hal ini boleh jadi bisa mengisi relung-relung jiwa yang hampa dari pergulatan percintaan dan kegalauan masa muda dan usia di tengah-tengah malam. [T][*]
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyi...
LAGU “A Salty Dog” oleh Procol Harum (1969), dengan lirik karya Keith Reid, adalah elegi tentang pelayaran terakhir, tentang manusia yang berangkat dengan keberanian, namun akhirn...
PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa kehadiran Presiden Prabowo Subianto sempat menimbu...
“Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama, dalam acara ‘NGERUMPI’: Ngobrol Se...
MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa. Apalagi ketika ia mulai berbicara dengan logat...
DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku diajari bahwa Barong adalah pelindung, bukan pemangsa....
Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang tua yang tak mau purnaMereka tak punya bat...
“Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….” ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian janger tradisi d...