Gabriela
Cerpen: Putri Handayani “Gabriela, pohon beringin itu menari. Aku mengerjapkan kedua mataku. Pohon itu tetap menari. Kembali kukerjapkan kedua mataku sambil lalu mengusap-usapny...
Tahun 2022 ini, Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan kembali mengadakan sebuah ajang pemilihan Duta Pariwisata Dan Kebudayaan Jegeg Bagus Tabanan 2022 yang nantinya akan meneruskan tugas Duta Pariwisata Dan Kebudayaan Jegeg Bagus Tabanan sebelumnya dalam menggali potensi pariwisata di Kabupaten Tabanan, melestarikan kebudayaan daerah dan menjadi figur yang dapat berperan dalam mempromosikan kekayaan seni, budaya dan pariwisata di kabupaten Tabanan.
Pemilihan Duta Pariwisata dan Kebudayaan Jegeg Bagus Tabanan 2022 bertujuan untuk mencari sosok pemuda-pemudi Kabupaten Tabanan yang kreatif, berdedikasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai Duta Pariwisata dan Kebudayaan Jegeg Bagus Tabanan 2022. Selain itu, Ajang Pemilihan ini guna meningkatkan partisipasi pemuda-pemudi Kabupaten Tabanan dalam usaha membangun pariwisata di Kabupaten Tabanan serta untuk meningkatkan rasa kekeluargaan pemuda-pemudi Kabupaten Tabanan dalam kegiatan-kegiatan positif untuk mewujudkan Tabanan yang lebih baik kedepannya.
Adapun tema yang diangkat pada ajang pemilihan Duta Pariwisata dan Kebudayaan Jegeg Bagus Tabanan 2022 ini adalah "Pemahayuning Bhuana, Saka Nikang Rat, Sawen Ikang Ayu Prapta" yg memiliki makna Bangkit bersama wujudkan harmoni semesta sebagai penanda spirit Taksu Bali melalui Duta yg dimaksudkan disini adalah Jegeg Bagus Tabanan sebagai penyangga, penjaga dan pelaksana dari harmoni semesta tersebut.
PEMILIHAN JEGEG BAGUS KABUPATEN TABANAN 2022
A. PERSYARATAN ADMINISTRASI
B. PERSYARATAN KHUSUS
C. JADWAL KEGIATAN
D. MATERI TEST
Seleksi Tahap 1
Seleksi Tahap 2 (Pengukuhan 10 Besar Finalis)
Berkas pendaftaran dapat dikumpulkan pada saat Technical Meeting berlangsung Hari Minggu, Tanggal 13 Maret 2022. Berkas Pendaftaran Jegeg dapat dimasukkan dalam map berwarna merah dan Berkas Pendaftaran Bagus dapat dimasukkan dalam map berwarna hijau. Finalis yang berhalangan hadir dalam Technical Meeting, dapat membawa berkas pendaftaran pada saat seleksi tahap 1.
Terkait ajang pemilihan ini, Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan selaku penyelenggara melayani pertanyaan lewat
Cerpen: Putri Handayani “Gabriela, pohon beringin itu menari. Aku mengerjapkan kedua mataku. Pohon itu tetap menari. Kembali kukerjapkan kedua mataku sambil lalu mengusap-usapny...
TIGA RAMU MENGKUDU Daun; Petiklah aku Tiga kepik muda Ramu padu dengan segenggam garam Dan tiga biji beras genggam Hingga padu resep moyang Hingga...
BAGAIMANA harus melukiskannya, sebagian besar anak kos (mahasiswa) memang dikenal selalu mumet dengan hiruk pikuk perekonomian. Dari media sosial, hingga sosial media, tahu perekon...
Bayangkan sebuah hutan hujan tropis dengan vegetasi yang hanya terdiri dari satu jenis pohon, atau sebuah partitur musik yang notasinya hanya tersusun dari nada ‘do’. Menjemukan se...
Saya salah satu penikmat tari. Saya lahir dari darah seorang ibu, yang dikala mudanya pernah menjadi Penari Zapin Melayu, di salah satu sanggar yang boleh dikata cukup tua di Ponti...
BEBERAPA bulan lagi, tahun akan segera berpindah. Bali punya acara spesial di tahun 2017 & 2018. Suksesi pemegang otoritas pemerintahan provinsi dan beberapa kabupaten di Bali...
MENJADI kota niscaya menjadi modern. Premis ini berlaku pada cara pandang yang menempatkan dua kutub berbeda antara kota dan desa. Desa diasumsikan berbau tradisional, kota identik...
PARA penggiat sastra dan teater di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, bersorak ketika dua penulis dari kota itu, Joko Sucipto (puisi) dan Arung Wardana (drama), lolos untuk tampil dala...
Cerpen: Satia Guna Sebutlah aku wanita, mahluk yang menikmati penderitaan dengan berbagai macam rasa sakit. Sebutlah aku tanah, yang selalu diinjak tanpa menerima r...
KABAR DARI ZWOLLE Kenalkan aku pada wangi musim gugur Di tengah pesta roti dan remah-remahnya Yang terbang mengitari sungai Lalu singgah di beranda penuh cerita &n...