Tiga chef yang sudah tak dirahukan lagi kemampuannya, yakni Chef Masiana , Chef Agung Rai dan Chef Siharta melakukan kolaborasi di Adiwana Suweta, tepatnya di Restaurant Table Spoon, Ubud, Gianyar, Bali, Sabtu, 27 November 2021.
Kolaborasi ini memang secara konsisten dilakukan di Adiwana Hotel Management untuk membuat ekosistem yang saling menguatkan sesama stake holder pariwisata.
“Dari awal pandemi sampai saat ini kita hampir tiap bulan melakukan kolaborasi dengan siapa saja yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan kita”, ungkap Chef Siharta.
Chef Siharta
Siharta yang menjadi Executive Chef Adiwana ini menambahkan, melalui kolaborasi maka semua hal bisa dengan lebih cepat tercapai dan memberikan manfaat bagi semua. Table spoon sendiri, merupakan restaurant yang dimiliki oleh Adiwana Suweta.
Restaurant ini adalah spesialis restoran untuk makanan khas Eropa dan Jepang. Uniknya, meski menyajikan masakan Eropa dan Jepang, semua yang berkolaborasi adalah chef lokal yang sudah mempunyai pengalaman puluhan tahun di bidangnya masing-masing. Kolaborasi apik antara Adiwana Suweta dengan Warung Sushi Canggu ini mengambil tema "japanese fushion".
"Japanese fushion” adalah pengabungan antara dua teknik masak yang berbeda, sehingga memberikan cita rasa yang khas. Diharapkan baik tamu lokal maupun internasional dengan mudah menerima dengan cita rasa yang di tawarkan oleh Table Spoon Bistro di Adiwana Suweta, Ubud .
“Kolaborasi seperti ini akan terus di lakukan, dan penyertaan unsur lokal akan terus menjadi "bumbu" yang akan menjadi cita rasa khas Adiwana Hotel,” kata Chef Siharta yang asal Desa Les, Buleleng, ini. [T]
Setiap bertemu orang yang bertanya, “Sudah kerja? Kerja di mana sekarang?” Saya kesal. Selalu kesal. Bukan lantaran karena tak punya pekerjaan. Namun betapa bingung mesti dengan ap...
Judul Buku: Cupak Tanah – Enam Naskah Drama
Pengarang : Putu Satria Kusuma
Penerbit : Mahima Institute Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : xvi + 216 halaman
ISBN :978-60...
Lucu itu pembawaan, tak bisa dipaksakan. Tidak banyak orang yang fasih melucu. Kebanyakan orang gigih mencoba melucu, justru jadinya tidak lucu. Kalaupun kemudian ada yang tertawa,...
SETIAP zaman punya ciri khasnya masing-masing. Zaman kita saat ini adalah zaman ‘dunia maya’. Dan, setiap zaman selalu melahirkan sejumlah konflik. Zaman kita sekarang ini melahirk...
Bila ditanya, manakah karya sastra yang benar-benar mampu berbaur dengan segala hal, barangkali puisilah jawabannya. Sebagaimana ia diistilahkan dengan berbagai nama di setiap bida...
KETIKA ideologi komunis atau sosialis dikatakan bangkrut, lantas apa yang mendasari kedatanganku ke kuburan Karl Marx, lelaki yang identik dengan ideologi itu?
"Untuk memenuhi ras...
Bali memahami konflik dengan sangat bijaksana. Ia adalah konsep rwa binedha, pertentangan yang menjadi satu, pertentangan yang melahirkan dinamika dan keberlangsungan hidup.
Ada ru...
Judul Buku: EKSPLO(RA)SI TUBUH - ESAI-ESAI KURATORIALSENI RUPAPenulis: HardimanPenerbit: Mahima Institute IndonesiaTebal : viii + 307 ISBN : 978-602-18311-7-5 Buku Eksplo(ra)si Tub...
Judul Buku : Perempuan Tanpa Nama
Pengarang : Kadek Sonia Piscayanti
Penerbit : Mahima Institute Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : x + 288 halaman
ISBN :978-602-18311-...
Berbahagia sekali saya masih diberi kesempatan untuk bernapas, kemudian tadi pagi masih berak dengan lancar, dan menyusun pidato ini dengan keadaan suhu tubuh serta kejiwaan yang n...