Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat
LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak tahu apa yang terjadi ke d...
Kabupaten Buleleng menjadi kabupaten terbaik dalam pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2021.
Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Pamsimas III tahun 2021 di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Kamis.
Agus Suradnyana menjelaskan sangat bersyukur dengan penghargaan ini. Namun, bukan penghargaan menjadi aspek ataupun tujuan utama. Bagaimana seluruh elemen bekerja keras dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Bagaimana pun juga air bersih merupakan hal mendasar bagi masyarakat. Sehingga, jika air bersih tersedia, tingkat kesehatan masyarakat lebih terjaga. Begitu pula dengan sanitasi yang sehat. "Dua hal tersebut menjadi sangat penting dalam upaya pembangunan manusia. Sanitasi juga tidak boleh buruk seperti tidak buang air besar sembarangan," jelasnya.
Hal lainnya di Buleleng yang tidak dimiliki daerah lain adalah adanya payung hukum untuk pengelolaan air minum pedesaan yaitu Perda Nomor 8 tahun 2019. Oleh karena itu, diberikan apresiasi oleh Menteri PUPR RI berupa penghargaan sebagai kabupaten terbaik. "Adanya payung hukum dinilai sebagai langkah-langkah terukur dan nyata dalam menyelesaikan masalah air bersih di Kabupaten Buleleng," ucap Agus Suradnyana.
Agus Suradnyana pun mengatakan tidak hanya penghargaan yang diberikan oleh Menteri PUPR. Dalam sambutannya, Menteri PUPR meminta para bupati dari kabupaten terbaik ini mengirim surat langsung kepadanya untuk ditindaklanjuti dalam bentuk penambahan program air bersih dan sanitasi. Daerah mana saja yang masih memerlukan program akan dipetakan dan segera mungkin disampaikan kepada Menteri PUPR. "Jadi tidak hanya plakat penghargaan saja, tapi juga tambahan bantuan," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Buleleng Putu Adiptha Eka Putra menyebutkan ada 106 desa yang telah tersentuh program pamsimas sampai dengan tahun 2021. Nantinya, dengan apa yang dikatakan Menteri PUPR dalam sambutannya, akan ada tambahan untuk Buleleng. Dengan begitu, akselerasi penyediaan air bersih dan juga sanitasi bisa dilakukan. "Kita segera akan susun surat kepada pak menteri atas seizin pak bupati, desa-desa mana saja yang belum terjangkau dan rawan air. Ini penting sekali," sebutnya.
Ia menambahkan, keberadaan air ke depan harus terus diupayakan dan dipertahankan. Ini diperlukan karena sumbernya semakin menipis. Maka dari itu, dari sekarang program-program penyediaan air bersih dikawal dengan baik. Khususnya untuk masyarakat pedesaan. "Kalau di kota kan sudah aman karena ada PDAM. Untuk di desa ini perlu kita kawal utamanya di DPUTR," imbuhnya.
Untuk diketahui, Rakornas Pamsimas III tahun 2021 digelar oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR menjelang berakhirnya program Pamsimas tahun 2021. Buleleng menjadi kabupaten terbaik bersama dengan sembilan kabupaten lainnya dari seluruh Indonesia. [T][Ado]
LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak tahu apa yang terjadi ke d...
ADA bunyi-bunyi yang hidup begitu lama di sekitar kita hingga akhirnya menghilang dari ingatan. Ia pernah hadir setiap hari, melintas di jalan-jalan kampung, menyelinap di antara...
DENPASAR – TATKALA.CO | Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 202...
Antara Takdir dan Kebebasan: Pertanyaan Tua yang Tak Pernah Usai Sejak manusia mulai bertanya tentang dirinya sendiri, satu pertanyaan selalu muncul: apakah hidup ini ditentuka...
Tari Siwanataraja selalu menjadi bagian penting dalam Peed Aya (Pawai Budaya) pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) setiap tahunnya. Tari yang disajikan secara megah dengan iringan...
“Cause there’ll be no sunlight if I lose you, baby … there’ll be no clear skies if I lose you, baby ….” Ponsel Garu masih mengalunkan musik tersebut berulang-ulang di tengah hu...
JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya seperti temayang berpindah...
BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat jati diri d...
Ida Kade Saka Rosanta, yang kerap dipanggil Gus Moyo memamerkan karya rupanya di Rumah Berdaya, jalan Raya Sesetan 280 Denpasar. Selain lukisan, Gus Saka juga memajang hasil ngebo...
SEJAK kapan sebuah kata harus tunduk pada makna yang kaku? Padahal, di tengah masyarakat, makna kata itu justru tumbuh dan meluas. Bagi seorang epigraf dan arkeolog, kata ...