Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Presiden Jokowi membuka acara Puncak Indonesia Digital Conference (IDC) yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Airlangga mengapresiasi acara ini. Menurutnya teknologi digital sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari dan terus tumbuh.
Airlangga menyebut nilai ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di ASEAN tahun 2020. Tahun ini jumlahnya diprediksi naik 49 persen dari USD 47 miliar menjadi USD 70 miliar.
“Peluang ekonomi digital Indonesia masih terbuka lebar,” kata Airlangga, Rabu (24/11/2021).
Pertumbuhan ini didukung oleh jumlah usia produktif di Indonesia dan penetrasi internet yang mencapai 202,6 juta atau 76,8 persen. Pandemi Covid-19 juga telah mendorong akselerasi adaptasi teknologi digital pada berbagai lini.
Ketua Panitia Pelaksana IDC 2021, Machroni Kusuma mengatakan Indonesia Digital Conference tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Kegiatan akbar IDC AMSI tahun ini diawali dengan Road to IDC 2021 mulai 15 hingga 18 November lalu di delapan provinsi (Sumsel, Kaltim, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, Sulsel dan Sulut), dan puncaknya IDC 2021 dilaksanakan 24-25 November.
“Di Puncak IDC 2021, para pemimpin pengambil keputusan, praktisi dan profesional mengutarakan insight atau pandangannya bagaimana Lompatan Digital: Akselerasi dan Inovasinya di 2022,” kata Roni yang juga Founder Beritaindonesia.link.
Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan teknologi digital tumbuh dengan cepat di Indonesia. Hal yang perlu didorong adalah kolaborasi dari semua pihak untuk memaksimalkan semua potensi baik di pusat maupun di daerah.
“IDC 2021 ini bertujuan merekam seberapa cepat kita berlari dan bagaimana peluang kita untuk berkolaborasi. Meringkas sesuatu menjadi begitu efektif, powerfull dan efisien,” kata Wens.
Sesi I IDC 2021 mengangkat tema Proyeksi dan Strategi Akselerasi Bank Digital 2022. Hadir sebagai keynote speaker Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Imansyah, lalu Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan, Suminto.
Pembicara lain adalah Direktur Informasi & Teknologi Bank Mandiri Timothy Utama, Direktur IT dan Operasi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Y.B. Hariantono, dan Direktur Utama Bank Raya Kaspar Situmorang.
Sesi II IDC AMSI mengangkat tema Tantangan E-Commerce dan Logistik 2022. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga hadir sebagai keynote speaker. Wamendag menilai IDC AMSI 2021 bisa memberikan masukan positif kepada pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital. Menurutnya ada empat syarat ekonomi digital bisa berkembang.
“Pertama adalah SDM, lalu infrastruktur yang merata, dan iklim usaha yang mendukung startup. Selain itu perlu regulasi yang dinamis dan adaptif,” kata Wamendag.
Pembicara lain di Sesi II adalah CEO of Marketplace Tokopedia Anthony Wijaya, Ketua umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga, dan Ketua ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder) Yukki Nugrahawan Hanafi. Hadir pula Susilo, VP Strategi dan Pengembangan MRP PT PLN (Pesero).
Puncak IDC AMSI 2021 akan dilanjutkan Kamis (25/11) dengan menghadirkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate. Hadir pula sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak seperti Google, PT BNI (Persero) Tbk, Astra, Bank Raya, PT PLN (Persero), Pertamina, bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara dan MS Glow. [T][*][Ado]
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...