Event Indonesian Digital Conference 2021 yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dinilai sangat tepat dengan tuntutan zaman pada saat ini. Karena itu, Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP & E. Sp. Park memberikan dukungan penuh untuk acara tersebut.
“Sekarang kalau tak mau beradaptasi dengan digitalisasi pasti akan ketinggalan,” tegasnya. Lembaganya sendiri sejak beberapa tahun terakhir terus berusaha untuk menerapkan digitalisasi di berbagai layanan sehingga lebih transparan dan efisien.
Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Dewa Putu Widjana, DAP & E. Sp (paling tengah)
Dukungan kongkrit diberikan dengan mengirimkan mahasiswa sebagai peserta dalam kegiatan Webinar khususnya untuk event ‘Road to IDC’ yang akan digelar oleh AMSI Wilayah Bali.
Kegiatan akan dilaksanakan pada Rabu (17/11) dengan tema “Akselerasi Digitalisasi UMKM Bali” dengan menampilkan pembicara kunci Gubernur Bali I Wayan Koster, Ajik Khrisna (Owner Pasar Oleh-oleh Bali), Putri Suastini Koster (Ketua Dekranasda Bali), I Nyoman Sudharma, S.H., M.H. (Dirut BPD Bali) dan Dr. Ir. Ni Wayan Sri Ariyani, M.M (Direktur Bali Mall).
Untuk mengikuti acara ini bisa dengan mendaftarkan diri secara gratis melalui link https://bit.ly/pendaftaranIDC2021 . Peserta akan mendapatkan sertifikat usai acara tersebut.
Ketua AMSI Wilayah Bali Nengah Muliartha menyatakan, dukungan dari Rektor Universitas Warmadewa itu sangat membesarkan hati dan berharap kerjasama ini akan berlanjut untuk kegiatan AMSI yang lain.
Rektor UNR: Tugas Kami Mengedukasi dan Diedukasi
Universitas Ngurah Rai (UNR), Denpasar, juga mendukung penuh pelaksanaan Indonesia Digital Conference 2021 yang digelar Asosiasi Media Siberi Indonesia (AMSI). Rektor UNR, Dr. Ni Putu Tirka Widanti, SS., MBA., MM., M.Hum mengatakan, kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat dan mahasiswa.
“Kami sebagai lembaga pendidikan, tugasnya adalah meng-edukasi dan juga di-edukasi. Jadi acara-acara seperti ini juga sangat kami butuhkan,” kata Tirka saat menerima tim AMSI Bali, Sabtu (13/11).
Rektor UNR, Dr. Ni Putu Tirka Widanti, SS., MBA., MM., M.Hum (paling tengah)
Bahkan, tanpa ragu dia langsung menandatangani persetujuan kerjasama antara panitia IDC 2021 dengan Universitas Ngurah Rai. “Tidak hanya mahasiswa, keluarga mahasiswa, dosen dan pegawai Universitas Ngurah Rai juga bisa mengambil manfaat dari kegiatan ini,” katanya.
Tidak itu saja. Tirka juga mengucapkan terimakasih kepada pihak AMSI karena telah melibatkan kampus yang dia pimpin dalam kegiatan ini. “Kami dari kampus mengucapkan banyak terimakasih karena memberikan kesempatan kepada kami untuk mengambil manfaat dari kegiatan ini,” ucapknya.
Untuk itu, dia juga mengibau kepada seluruh mahasiswa untuk mengikuti webinar ini. Untuk registrasi bisa mengklik tautan ini: https://bit.ly/pendaftaranIDC2021
Sebagai informasi IDC ini sendiri digelar di 8 wilayah termasuk Bali. Dan puncaknya akan digelar di Jakarta. Kegiatan diawali dengan Road to IDC yang siap digelar pekan depan di delapan provinsi di Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana IDC 2021 Machroni Kusuma mengatakan Road to IDC akan berlangsung selama empat hari, mulai Senin tanggal 15 sampai Kamis 18 November.
“Pembahasan dan diskusi Road to IDC melalui Zoom Meeting ini akan diberikan kepada para peserta yang telah terdaftar,” kata Roni, Sabtu (13/11/21).
Road to IDC akan dimulai dari Palembang, Sumatera Selatan. AMSI Sumatera Selatan mengangkat tema “Akselerasi Digital Pariwisata Sumatera Selatan” Senin 15 November.
Pada sesi kedua AMSI Kalimantan Timur akan melanjutkan pembahasan mengenai “Digitalisasi UMKM, Solusi Jitu Membangkitkan Ekonomi Kaltim”.
Hari kedua Selasa 16 November Road to IDC akan digelar di Bandung Jawa Barat. AMSI Jawa Barat dalam pembahasan ini mengangkat tema “Percepatan Ekonomi Desa Melalui Digitalisasi”. Peserta di sesi ini ditargetkan berada dari pengelola wisata, pengusaha kuliner, UMKM, BUMDes, mahasiswa, pegiat media sosial dan masyarakat umum di Jawa Barat.
Selanjutnya, AMSI Jawa Tengah pada Selasa siang akan membahas pengembangan Pariwisata di Kepulauan Karimunjawa agar membawa manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Karimunjawa khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya.
Road to IDC hari ketiga Rabu 17 November akan mengenalkan bagi masyarakat tentang perkembangan digitalisasi di Indonesia dan Jawa Timur, manfaat serta urgensinya. Kegiatan dengan tema “Digitalisasi, Kunci Akselerasi Jawa Timur Bangkit” akan berlangsung jam 09.00-12.00 WIB.
Sesi kedua Rabu siang Road to IDC membahas Akselerasi Digitalisasi UMKM Bali. Kalangan UMKM di Bali dan stakeholder pendukung harus bergerak lebih cepat untuk mampu meneguhkan diri dalam kancah pasar digital. Road to IDC wilayah Bali akan membedah situasi tersebut dengan melihat kesiapan digitalisasi di kalangan UMKM Bali.
Hari keempat Road to IDC, Kamis 18 November akan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai jam 10.00 hingga 13.00 Wita. AMSI Sulawesi Selatan mengangkat tema “Pemulihan Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Digitalisasi Pariwisata.”
Kamis siang rangkaian Road to IDC akan menengok Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sulawesi Utara. Road to IDC ini akan membedah kondisi tersebut dengan melihat kesiapan dan pengembangan digitalisasi oleh pemerintah di Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.
AMSI Sulawesi Utara akan membahas “Akselerasi Digital KEK Pariwisata dan Dukungan Perbankan” pada Kamis jam 13.00 - 16.00 Wita.
Road to IDC AMSI 2021 melibatkan pemimpin bisnis, tokoh, pembuat kebijakan, para profesional tingkat nasional dan internasional.
IDC AMSI 2021 mendapat dukungan sponsor dari Google, BNI, Astra, Bank Raya, PT PLN Persero, bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Bojonegoro, Bali Mall, dan Kedai Tiga Nyonya.
Bagi kalian, mahasiswa, pelaku usaha, pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, siap-siap mendaftar ya klik link https://bit.ly/pendaftaranIDC2021
IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah
Kegiatan Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) sudah siap digelar pekan depan di delapan provinsi di Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana IDC 2021 Machroni Kusuma mengatakan Road to IDC akan berlangsung selama empat hari, mulai Senin tanggal 15 sampai Kamis 18 November.
“Pembahasan dan diskusi Road to IDC melalui Zoom Meeting ini akan diberikan kepada para peserta yang telah terdaftar,” kata Roni yang juga Founder Beritaindonesia.link, Sabtu (13/11/21).
Road to IDC akan dimulai dari Palembang, Sumatera Selatan. AMSI Sumatera Selatan mengangkat tema “Akselerasi Digital Pariwisata Sumatera Selatan” Senin 15 November.
Pada sesi kedua AMSI Kalimantan Timur akan melanjutkan pembahasan mengenai “Digitalisasi UMKM, Solusi Jitu Membangkitkan Ekonomi Kaltim”.
Hari kedua Selasa 16 November Road to IDC akan digelar di Bandung Jawa Barat. AMSI Jawa Barat dalam pembahasan ini mengangkat tema “Percepatan Ekonomi Desa Melalui Digitalisasi”. Peserta di sesi ini ditargetkan berada dari pengelola wisata, pengusaha kuliner, UMKM, BUMDes, mahasiswa, pegiat media sosial dan masyarakat umum di Jawa Barat.
Selanjutnya, AMSI Jawa Tengah pada Selasa siang akan membahas pengembangan Pariwisata di Kepulauan Karimunjawa agar membawa manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Karimunjawa khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya.
Road to IDC hari ketiga Rabu 17 November akan mengenalkan bagi masyarakat tentang perkembangan digitalisasi di Indonesia dan Jawa Timur, manfaat serta urgensinya. Kegiatan dengan tema “Digitalisasi, Kunci Akselerasi Jawa Timur Bangkit” akan berlangsung jam 09.00-12.00 WIB.
Sesi kedua Rabu siang Road to IDC membahas Akselerasi Digitalisasi UMKM Bali. Kalangan UMKM di Bali dan stakeholder pendukung harus bergerak lebih cepat untuk mampu meneguhkan diri dalam kancah pasar digital. Road to IDC wilayah Bali akan membedah situasi tersebut dengan melihat kesiapan digitalisasi di kalangan UMKM Bali.
Hari keempat Road to IDC, Kamis 18 November akan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai jam 10.00 hingga 13.00 Wita. AMSI Sulawesi Selatan mengangkat tema “Pemulihan Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Digitalisasi Pariwisata.”
Kamis siang rangkaian Road to IDC akan menengok Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sulawesi Utara. Road to IDC ini akan membedah kondisi tersebut dengan melihat kesiapan dan pengembangan digitalisasi oleh pemerintah di Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.
AMSI Sulawesi Utara akan membahas “Akselerasi Digital KEK Pariwisata dan Dukungan Perbankan” pada Kamis jam 13.00 - 16.00 Wita.
Road to IDC AMSI 2021 melibatkan pemimpin bisnis, tokoh, pembuat kebijakan, para profesional tingkat nasional dan internasional.
IDC AMSI 2021 mendapat dukungan sponsor dari Google, BNI, Astra, Bank Raya, PT PLN Persero, bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Bojonegoro, Bali Mall, dan Kedai Tiga Nyonya.
DERU puluhan sepeda motor bergema dari arah utara Kota Singaraja pada Senin, 29 Juni 2026. Satu per satu kendaraan itu bergerak perlahan melintasi Jalan Ngurah Rai menuju Gedung D...
Bali Kembali Diserang, Kali Ini Tanpa Ledakan
TANGGAL 12 Oktober 2002 menjadi salah satu hari paling kelam dalam sejarah Bali. Ledakan bom merenggut ratusan nyawa dan menggunca...
NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan usaha, hingga berbagai tr...
PEMBACA tak perlu mengukur jarak antara Plaju dan Hawkins, apalagi harus repot-repot mencari tahu apa yang hendak dihidangkan di sana, sebab keniscayaan yang akan pembaca dapati....
HAMPIR saja tim nasional sepak bola Republik Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Iya, hampir saja. Itu berarti b...
Ketika anak-anak itu bermain riang, ruang Gedung Mario berubah menjadi area interaktif, sangat dinamis dan terkesan lebih hidup. Langit-langit tinggi dan tiang-tiang bangunan ikut...
KEMBALINYA seni Arja di Banjar Bukit Buwung, Kesiman, tidak dapat dipahami semata sebagai upaya revitalisasi kesenian tradisional, melainkan sebagai proses pemulihan roh kebudayaa...
IRONI terbesar abad ke-21 mungkin bukan ketika mesin mulai mampu berbicara. Ironinya justru ketika mesin mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang telah lama berhenti diajukan m...
PADA tahun 1999 sampai 2005 saya sempat membantu Bre Redana, mengkurasi karya-karya seni rupa yang berdialog dengan cerpen. Waktu itu, Bre Redaktur Kompas Minggu.
Bagi saya, it...