Dikritik Dulu, Dipuji Kapan-Kapan
DIKRITIK atau dipuji? Pilih mana? Tentu ada yang pilih dikritik atau pilih dipuji. Sudah pasti di antara kita ada yang suka dikritik saja atau dipuji saja. Ada juga yang suka kedua...
Semua tahu, semenjak merebaknya Covid-19, tingkat perekonomian Indonesia turun drastis. Bagaimana tidak, Karyawan banyak yang di-PHK, menimbulkan peningkatan angka pengangguran, bahkan pendapatan pedagang-pedagang kaki lima kini kian tumpul.
Masyarakat mengeluh, meringkik, menangis karena keadaan ekonomi mereka. Pulau Bali yang dikenal dengan pulau pariwisata juga menurun ekonominya, hotel-hotel, restoran, tempat wisata sudah cukup banyak yang tutup karena bangkrut, sepi, tidak ada wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung. Sungguh sangat menyedihkan melihat situasi seperti ini.
Dampak pandemi ini memang sangat menyakitkan, namun masyarakat Indonesia tetap tidak boleh lemah tidak boleh kalah melawan virus ini. Masyarakat harus semangat bekerja untuk agar perekonomian keluarga terus menjadi lebih baik.
Ada tips-tips yang akan saya berikan agar tetap memiliki daya juang yang tinggi dalam bekerja, yaitu :
Artinya kita harus bersyukur memiliki pekerjaan saat ini yang kita emban atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa karena kita tidak menjadi pengangguran di era pandemi seperti ini yang susah dalam mencari pekerjaan.
Artinya kerja kita adalah tanggung jawab kita, sehingga kita harus menyelesaikan suatu pekerjaan yang komitmen sesuai yang diharapkan.
Artinya ketika bekerja harus dilandasi dengan semangat pengabdian sehingga akan muncul motivasi yang mendorong untuk bekerja dengan tuntas dan penuh integritas.
Artinya ketika kita bekerja dilandasi dengan semangat untuk beribadah, maka disetiap gerak dan langkah kita akan dicatat sebagai kebaikan.
Artinya dalam bekerja agar tidak monoton, maka harus memiliki kreatifitas dengan menggunakan cara yang cepat, tepat, cermat serta bermanfaat.
Artinya setiap pekerjaan akan terkait dengan pelayanan, jadi harus bekerja dengan kerendahan hati yang akan menghasilkan kinerja paripurna.
Selain itu, walaupun tingkat angka pengangguran cukup tinggi, alangkah baiknya orang-orang yang masih menganggur tetap melakukan hal-hal kegiatan produktif untuk mencari peluang bisnis kekinian di masa pandemi. Ada sejumlah tips untuk ini.
Artinya melihat lebih jeli di masyarakat sekitar peluang bisnis disaat pandemi, misalnya masyarakat saat ini tentu lebih banyak melakukan aktivitas belanja online, belajar online , sehingga bisnis yang dapat dilakukan melakukan penjualan barang-barang rumahan, kuliner, dan menjadi guru privat, dan masih banyak lainnya.
Artinya setelah mendapatkan ide bisnis harus disesuaikan mana yang sekiranya masuk dengan anggaran modal awal yang dimiliki, serta harus memahami aspek-aspek apa saja yang bisa ditekan pengeluarannya atau aspek-aspek apa saja yang dapat membantu memaksimalkan pendapatan.
Artinya dalam membangun sebuah bisnis harus menentukan secara speisifik target yang dituju untuk ditawarkan produk yang akan dijual kepada target tersebut, dengan demikian akan semakin mudah dalam menyusun rencana strategi bisnis, dan juga harus menentukan kompetitor-kopetitor yang ada, sehingga dapat mempermudah untuk mencari inovasi dalam menjalankan bisnis.
Artinya di era yang serba digital saat ini, peran media sosial memberikan dampak positif yang cukup besar dalam mengembangkan bisnis, memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai salah satu senjata promosi bisnis, karena saat ini masyarakat lebih banyak mempromosikan bisnis secara online dimasa pandemi seperti ini karena belum bisa bertatap muka. Jadi itulah beberapa tips yang dapat saya sampaikan untuk memulai bisnis dimasa pandemic.
Walaupun masih dalam suasana pandemi, kita sebaiknya tidak boleh menyerah dan kalah dengan situasi seperti ini, tetap harus berusaha dan terus berusaha, jika gagal, harus bangkit kembali dan coba lagi, bekerjalah dengan ikhlas, buang rasa keluhanmu, karena orang yang dikatakan sukses adalah orang yang gigih dan pantang menyerah. [T]
DIKRITIK atau dipuji? Pilih mana? Tentu ada yang pilih dikritik atau pilih dipuji. Sudah pasti di antara kita ada yang suka dikritik saja atau dipuji saja. Ada juga yang suka kedua...
WARGA di Kelurahan Kampung Singaraja tengah bergegas. Pria, perempuan, tua, anak-anak, semuanya bergegas. Mereka bergegas menuju Masjid Nurrahmah yang terletak di tengah-tengah pem...
AKHIRNYA DPD PDI-P Bali mengumumkan secara resmi bahwa Dewa Nyoman Sukrawan dipecat dari PDI-P. Ini bukan berita mengejutkan sesungguhnya. Karena jika berpatokan pada tabiat partai...
PROMOTOR adalah istilah untuk menyebut sekelompok penggagas sebuah kegiatan, di lingkungan lembaga formal dan non-formal. Promotor membangun dan mengembangkan ide serta inovasi-ino...
KINI Buleleng punya dua nama beken: Putu Agus Suradnyana dan Dewa Nyoman Sukrawan. Jangan mengaku keren jika tak kenal dua nama itu. Atau, bolehlah tidak kenal. Tapi sungguh keterl...
BALI dilanda banjir. Dan ketika banjir melanda, jalan seperti sungai, halaman rumah jadi kolam, dan lapangan bola serta taman kota jadi danau, maka beritanya langsung heboh di medi...
Cerpen: Yoyo Raharyo SUKRI masih duduk termenung di beranda rumah sepupunya, di sebuah desa yang tenang di Kota Air. Sore itu, lelaki 45 tahun ini membayangkan kembali kejadian sem...
APA kabar komik Indonesia? Bagaimana harimu saat ini? Masih dapatkah kujumpai serial pewayangan R.A Kosasih? Atau apa kabar aksi pahlawan “Si Buta dari Gua Hantu” yang sejak tahun...
“Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, Berilah aku sepuluh pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia” – Ir. Soekarno SEJARAH panjang mahasiswa dan...
Setiap manusia mengidamkan seorang pahlawan untuk hapuskan derita dari tirani yang usang yang kini kadaluarsa (Dimanakah Dia , Zat Kimia) DUA penggalan lirik i...