Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
Satu siang di Desa Sanggalangit. Hari terasa biasa. Tersebutlah seorang tua, I Wayan Purna, usianya sudah 72 tahun. Ia baru saja datang dari acara adat di rumah tetangga dan disambut istri, I Nengah Pudak (65) dengan sejumlah obrolan.
Tiba-tiba hari terasa tak biasa. Gede Darmika (50) datang membawa benda tajam, salah satunya linggis. Purna dan Darmika terlibat adu mulut. Di sela adu mulut itu, Darmika mengayunkan linggis ke arah Purna. Orang tua itu, yang usianya sudah 72 tahun, tersungkur. Napasnya lenyap.
Darmika adalah anak kandung Purna. Purna adalah orang tua Darmika. Hal-hal apakah yang membuat seorang anak setega itu -- memukul ayahnya hingga tewas?
Peristiwa itu terjadi Senin, 17/05/2021, sekira pukul 14.00 Wita. Lokasinya di kediaman Purna di Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Kasus pembunuhan itu kini sedang ditangani Polres Buleleng. Darmika jadi tersangka dan diamankan polisi. “Kami amankan tidak jauh dari TKP. Diamankan tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Gerokgak AKP I Ketut Suaka Purnawasa.
Hal-hal apakah yang membuat seorang anak setega itu -- memukul ayahnya hingga tewas?
Saat kejadian, diduga Darmika berada pada pengaruh minuman keras sehingga kesadarannya berkurang dan peristiwa buruk itu pun terjadi. Ini dugaan awal. Sebelum kejadian, Darmika, juga bersama ayahnya, memang sempat mengonsumsi minuman beralkohol di tempat acara di rumah tetangga.
Tapi, minuman keras sekeras apakah yang membuat seseorang tega membunuh orang tuanya?
Dari hasil pemeriksaan polisi, diduga tersangka Darmika memendam sakit hati terhadap ayahnya karena sering dimarahi setiap kali tersangka minum-minum.
“Katanya saat mabuk, sering ditantang orang tuanya berkelahi. Saat kejadian itu, awalnya ada pertengkaran mulut, kemudian tersangka pulang mengambil senjata tajam,” kata Kasubbaghumas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya.
Sakit hati sesakit apakah yang membuat seseorang tega membunuh orang tuanya?
Tidak banyak yang mengerti. Bahkan keluarga sendiri mungkin tak bisa paham. Yang pasrti, seorang anak membunuh ayah kandung meninggalkan duka terlalu dalam, kesedihan begitu menyayat, dan ketidakmengertian yang tak habis-habis. [T]
BACA ARTIKEL LAIN:
![[Satir Mabuk] – Jangan Minum Berdua Saja! | Jika Kelahi & Mati, Susah Cari Saksi](https://tatkala.co/uploads/berita/2021/02/ole.-satir-mabuk-350x250.jpg)



Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...