Buleleng Terkaya di Bali, Sesungguhnyalah Tak Perlu Investor
DI Bali hanya dua kabupaten yang memiliki danau sekaligus laut: Buleleng dan Tabanan. Bangli punya danau besar tapi tak punya laut. Semua kabupaten lain punya laut, tapi lacur tak...
Ada apa dengan upacara pernikahan Bali menendang serabut kelapa?
Kelapa dikenal sebagai Śrīphala श्रीफल dalam bahasa Sanskerta, berarti "buah Tuhan". Kelapa dalam ritual Hindu digunakan untuk melambangkan atau representasi simbolik Tuhan.
Jika kita buka kelapa, ada tiga titik di atas batok kelapa, ini disebutkan sebagai mewakili tiga Dewa dalam tiga serangkai Hindu, Tri Murti, dan secara khusus lambang Śiva.
Tiga titik pada kelapa dikatakan menyerupai tiga mata Śiva. Karena alasan inilah kelapa dianggap begitu sakral dan digunakan secara luas dalam ritual Hindu.
Serat atau serabut kelapa mewakili keinginan atau keinginan egois. Batok kelapa yang keras mewakili ego atau kebanggaan pada diri sendiri. Serabut luar kelapa kemudian ditendang atau dihancurkan selama ritual pernikahan Hindu Bali, menunjukkan pelucutan kembali keinginan dan menghancurkan ego seseorang untuk memungkinkan perasaan dan pikiran batin baiknya mengalir — diwakili oleh air kelapa dan isi putih kelapa di dalamnya terbuka dan airnya mengalir bebas.
Karena itu, Tanjung Sambuk (menendang sabut kepala) — menendang ego dan keinginan masing-masing diri, baik pengantin pria dan wanita, keduanya mesti menendang serabut ego untuk bisa dipersatukan dalam menempuh perjalanan rumah tangga. [T]
DI Bali hanya dua kabupaten yang memiliki danau sekaligus laut: Buleleng dan Tabanan. Bangli punya danau besar tapi tak punya laut. Semua kabupaten lain punya laut, tapi lacur tak...
INI adalah komentar seorang teman pebisnis sukses, orang Bali yang tinggal di Amerika “Orang Bali harusnya ajarkan anak-anaknya berbisnis bukan hanya sembahyang”. Dan comment yang...
WABAH Pokémon Go sepertinya sudah masuk ke ceruk kehidupan orang Bali. Di Pulau Seribu Pura ini, tentu bukan hal aneh jika sarang Pokémon banyak terdapat di Pura. Di Pura besar ata...
Cerpen: Ni Kadek Desi Nurani Sari Purnama pasah, tiga anak bajang berjalan melenggang ke arah barat tempat di mana, rusuk seorang ibu tersesat jalan pulang. Mereka kembara, membawa...
BUNGA KECOMBRANG (1 ) Pada kelopak mudaku kau temukan rasa yang enggan pergi dari tiap ujung papila Kau terbakar rasa larut dalam liur kuntum kuntumku membuat...
SALAH satu cara mengatasi kerumitan pilihan hidup dalam dunia, --- yang mana orang-orangnya kian jauh dari kesempatan untuk berbeda adalah mengikuti ke mana arah pemikiran pergi,...
"Itulah pekerjaan, saya profesional, keluarga tahu saya bekerja sebagai penari joged, tidak jual diri," KERUMUNAN tampak dari kejauhan. Iringan suara gamelan rindik berpadu dengan...
HARI sekolah tiba. Orang tua harap-harap cemas. Apakah si anak bisa berprestasi di sekolah. Jika iya tentunya membanggakan. Namun, hilangkan harapan itu. Baiknya, jangan paksa anak...
Judul: Magening # Pengarang: Wayan Jengki Sunarta # Penerbit: Kakilangit Kencana # Tahun: April 2015 # Tebal: vi, 164 halaman # ISBN: 978-602-8556-53-8 899.221 3 NOVEL Magening...
PADA suatu masa, tak terlalu lama, di negeri ini pernah ada penggemar cicak dan ada penggemar buaya, ada juga yang suka melihat ribut-ribut antara keduanya. Tapi saya sendiri lebih...