Genjek Kolosal, Politik Warna, dan Kebiasaan Buruk Politikus
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
Ni Kadek Ayu Indah Pertiwi dari SMPN 3 Sukawati ditetapkan sebagai juara 1, Lomba Virtual Membaca Puisi Bahasa Bali Modern untuk siswa SMP se-Gianyar. Sementara juara dua diraih Ni Kadek Thaly Titi Kasih dari SMPN 2 Sukawati.
Selanjutnya juara tiga Ni Putu Bintang Santiari (SMPN 3 Ubud), juara harapan satu Ni Wayan Lia Selianti (SMP Satu Atap 1 Tampaksiring), juara harapan dua Ni Gusti Ayu Mirah Paramitha (SMPN 1 Sukawati) dan juara harapan tiga Komang Desvira Putri Winata (SMPN 3 Gianyar). Sementara juara favorit diraih Ni Kadek Cintya Laksmi Devi.
Lomba baca puisi Bali Modern ini dilenggarakan Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar untuk menjaga eksistensi Bahasa Bali di era pandemi Covid-19. Tujuannya adalah untuk mengembangkan Kesusastraan Bali, khususnya Sastra Bali Modern, untuk menghimbau generasi muda agar menyadari pentingnya Bahasa, Aksara dan Kesusastraan Bali dalam menjaga Kebudayaan Bali, dan untuk memotivasi generasi muda agar berani menampilkan potensi yang dimiliki, sehingga menambah ketertarikan menekuni Kesusastraan Bali.
Puisi-puisi yang dilombakan merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap sastrawan Bali modern Gianyar yaitu I Nyoman Manda dan I Made Sangra. Dilengkapi dengan beberapa karya puisi Bali modern yang dituliskam oleh penyuluh bahasa Bali Kabupaten Gianyar.
Seluruh panitia berasal dari Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar dan peserta merupakan putra atau putri terbaik yang berasal dari seluruh SMP di Kabupaten Gianyar sebagai wakil masing-masing sekolah. Kegiatan lomba sudah terlaksana mulai dari tanggal 13 November sampai 31 Desember 2020.
Pelaksanaan Lomba dilaksanakan di rumah atau bebas ditentukan sendiri oleh peserta, vidio dikumpulkan pada panita dan dinilai oleh tim juri. Penutupan dan penyerahan hadiah dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar pada tanggal 4 Januari 2021 dengan menghandirkan para pemenang, pendamping dan para juri. Dalam kegiatan ini dibatasi sampai 25 orang. Pembatasan ini dilakukan untuk menjalankan aturan pemerintah yakni protokol kesehatan physical distancing.
I Made Wiadnyana, S. Pd, M. Pd selaku ketua panitia menyatakan sangat merasa bahagia melihat antusias para peserta untuk mengikuti kegiatan lomba ini, seluruh sekolah tingkat SMP ikut berpartisipasi. Walaupun lomba ini dilaksanakan secara virtual namun persiapan peserta sangat maksimal serta berkualitas.
“Banyak usaha dilakukan oleh masing-masing sekolah mulai dari pembinaan, pengeditan vidio bahkan ada yang sampai membuat opening vidio dengan melibatkan sekaha tabuh di sekolahnya, ini menunjukan sekolah dan peserta tidak main-main atau tidak sekedar ikut berpartisipasi saja, namun memang benar-benar ingin menunjukan hasil yang maksimal,” kata Wiadnyana.
Selain itu rasa bangga pun muncul ketika masa pandemi seperti saat ini semangat rekan-rekan Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar untuk mengadakan lomba virtual membaca puisi Bali modern tingkat SMP sangat besar, bukan hanya panitia saja namun seluruh rekan-rekan Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar bekerjasama memberikan masukan dan motivasi demi berjalan lancarnya kegiatan lomba ini, begitu tandasnya.
Juri lomba adalah tokoh-tokoh yang sudah dikenal luas di dunia Sastra Bali Modern. Mereka adalah Dr. Dra. Anak Agung Sagung Mas Ruscitadewi, M. Fil.H., Ida Bagus Pawanasuta, S. Pd, M. Pd., dan Ida Bagus Wayan Widiasa Keniten, S.Pd., M.Hum.
Mas Ruscitadewi sangat mengapresiasi kegiatan lomba membaca puisi Bali modern yang dilaksanakan oleh penyuluh bahasa Bali Kabupaten Gianyar. Meskipun dilaksanakan secara virtual akan tetapi beliau melihat semangat para siswa dan upaya panitia dalam melestarikan dan menjaga eksistensi bahasa Bali pada saat masa pandemi patut diberikan apresiasi. “Penekanan terhadap wirasa atau pejiwaan pada saat membaca puisi sangat penting untuk diperhatikan oleh peserta karena semua puisi memiliki amanat masing-masing yang ingin disampaikan oleh penulis dengan karakter masing-masing karya,” katanya.
Harapan besar dari Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar selaku penyelenggara, semoga kegiatan tentang pelestarian Bahasa, Aksara dan Sastra bisa terus diadakan serta dikembangkan, tentu dukungan dari pemerintah serta masyarakat sangat diperlukan dalam hal ini agar di era zaman globalisasi seperti saat ini eksistensi bahasa Bali bisa semakin meningkat. [T]
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
PEREMPUAN mana sih yang tidak menginginkan tubuh indah dan dipuji banyak orang? Memiliki tubuh indah adalah impian setiap perempuan di dunia. Tapi, bagaimana dengan perempuan yang...
“Mama, please take this badge off of me, I can’t use it anymore.” (Knockin’ on Heaven’s Door - Bob Dylan) JAUH sebelum seniman besar pengusung musik balada itu berbicara murung pe...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) seringkali menjadi senjata tajam yang dengan segala keunikannya dapat memisahkan pasangan yang bahkan telah menjalin hubungan selama bertahun-tahun. Karena...
Catatan Harian Sugi Lanus 10 Agustus 2016 . APA Bahasa Bali "Happy Birthday" & "Happy Anniversary"? Jawaban untuk pertanyaan itu adalah "rahajeng dina otonan" dan "rahajen...
BOLEH jadi, setelah membaca tulisan ini saya menjadi cukup terkenal karena mendapat protes dari kelompok pro KKN tanpa cinlok atau cinta lokasi. Bagaimana tidak, pendapat saya just...
SIAPA pun yang bicara jalur shortcut Denpasar-Singaraja selalu tampak bersemangat. Optimis. Seakan-akan setelah jalur shortcut terwujud, masyarakat akan langsung sejahtera. Padaha...
SELEBRITI artinya orang terkenal, termasyur, tersohor. Untuk menjadi terkenal, banyak hal bisa dilakukan. Jika seseorang berbuat aneh-aneh, masuk dalam kategori pemecah rekor, dia...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dulu dan sekarang itu sangat jauh berbeda. Sekitar tahun 1970-an hingga 1980-an KKN benar-benar program yang ditunggu-tunggu masyarakat desa. Mah...
Judul Buku : Badriyah # Pengarang : Ayu Weda # Penerbit : Gambang Buku Budaya # Tahun Terbit : Maret 2016 # Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman # ISBN : 978-602-6776-15-0 PEREMPUAN...