Oki Bujana, seorang musisi berbakat asal Nusa Penida, Klungkung Bali. Electronic Dance Music ( EDM) genre yang dipilih Oki Bujana. Genre EDM sendiri mengalami masa kebangkitan beberapa tahun terakhir, tak terkecuali di Indonesia termasuk di Bali.
Oki Bujana bernama asli I Komang Oki Bujana tertarik memainkan genre EDM, tak sebatas hanya itu saja. Selain main alat musik modern, ja juga mampu memainkan musik tradisional khususnya gamelan Bali, dan semua itu dikolaborasikan untuk menjadi bangunan musik yang artistik.
Oki dengan sengaja memunculkan musik tradisional dalam garapannya, apalagi music tradisional merupakan warisan yang menjadi khasanah budaya Indonesia. Untuk hal ini, Oki sangat bergairah ketika hasil karya semacam itu diunggah di youtube, dan tentu memunculkan respon dari masyarakat.
Secara lirik, kata Oki, garapannya tak terlepas dari romansa-romansa percintaan. Cinta itu bahasa universal, di mana di situ terdapat sensasi dan pergolakan rasa yang dirasakan setiap insan terutama kau muda.
Oki tak sendiri menggarap karya ini, ia juga melibatkan sobatnya, baik dari penggarapan musik dan untuk persoalan paling sulit yakni mengkomposisikan musik tradisional masuk dalam nuansa EDM.
Oki Bujana
Ketika ditanya ketertarikan bergelut genre EDM, Oki menceritakan lingkaran pergaulan membuatnya bergairah memainkan musik ini. Sejak lima bulan training di Amerika, pergulatan persahabatan dengan warga di negara itulah yang memperkenalkan lebih dalam musik EDM ini. Berlanjut belajar secara otodidak melalui via youtube.
Dari sana ia menyicil alat-alat pendukung yang dibutuhkan seperti midi controller, recording serta alat lainya. Oki memang sejak bangku SMA sudah mengenal music EDM tetapi hanya sebatas sebagai penikmat semata.
Dalam dunia berkesenian khususnya di music, barang tentu panutan atau idola adalah yang penting bagi perkembangan bermusik Oki. Musisi terkenal ynag jadi inspirasi Oki dalam berkarya seperti Weird Genius dan Alfy Rev (musisi Indonesia).
“Proses dalam berkarya hingga final, pasang surut emosi yang melelahkan tatkala hasil penggarapan selesai disanalah hati saya sumringah,“ kata musisi asal Batumulapan.
Musik tradisional memang sering kita lihat dan kita dengar, khususnya di Bali. Musik itu tidak asing di telinga pada setiap ritual atau dalam berbagai kesempatan. Tetapi, ketika musik tradisional masuk dalam ranah kontemporer EDM, tentu merupakan pencapaian lebih selain sebagai ajang perkenalan musik tradisi lebih luas lagi.
Oki pun merasa bangga hasil garapan hadirkan walaupun secara permusikan mungkin masih asing tetapi inilah bagaian proyek bermusik kesenangan dalam diri.
Video klip sendiri mengambil tempat syuting destinasi top Asia saat ini yakni pantai Kelingking, Nusa Penida. Destinasi yang terkenal tersebut sebagai warga Nusa Penida wajib kembali memperkenalkan secara luas lagi, selain destinasi Kelingking ia juga mengvisualkan dalam video pantai lainya di Nusa Penida.
Destinasi yang menawan, dibalut tarian Bali serta gamelan bisa ditonton dikanal youtube Team 8. [T] [*]
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...