80 Tahun Merdeka, Mengapa Nobel Masih Jauh Dari Jangkauan?
Pengantar Pada tahun 2025, dunia kembali menyaksikan gemilangnya ajang Hadiah Nobel, di mana para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Jepang berhasil menorehkan prestasi luar bias...
Lama tidak mengeluarkan karya rekaman baru, biduanita Ocha akhirnya muncul kembali dengan satu lagu baru berjudul “Bisikan Rindu”. Lagu pop berbahasa Indonesia ini berikut video musiknya dirilis secara resmi Minggu, 6 Desember 2020 dalam satu acara di Warung Bucu, Sanur.
Lagu “Bisikan Rindu” menceritakan kerinduan seorang istri yang sedang menantikan kedatangan suaminya yang sangat dicintainya. Namun apa mau dikata, belakangan baru diketahui kalau ternyata sang suami telah meninggal.
Lagu yang diciptakan Dewa Agung Perdana Putra ini sebetulnya sudah ada lama beberapa tahun lalu. “Awalnya lagu ini dijadikan sebagai soundtrack untuk film I Gusti Ngurah Rai. Namun karena satu dan lain hal lagu ini tidak jadi muncul di filmnya,“ ujar Ocha.
Karena lagunya bagus dan sudah merasa cocok membawakan lagu ini, Ocha pun kemudian merekam kembali dengan aransemen ulang oleh Brozio Orah. Dulu awalnya lagu ini direkam dengan gitar akustik dan vokal saja. Namun kemudian Ocha dan Dewa Agung sepakat untuk mengaransemen ulang dan mempercayakannya kepada Zio.
“Saya pribadi sangat suka dengan musik garapan Zio. Untuk Bisikan Rindu, sengaja saya minta musiknya bercorak pop 90-an sesuai karakter saya,” jelas Ocha.
Untuk merampungkan rekaman “Bisikan Rindu”, Zio tak hanya bertindak sebagai music director tetapi juga mengisi instrument piano , synthesizer, bass, dan gitar. Sedangkan electric drum dan drum diisi oleh Deny Surya yang sekaligus menangani mixing dan mastering.
Penyanyi bernama lengkap AA Oka Diartini ini sebelumnya banyak dikenal luas gegara lagu “Taksu” yang terdapat di CD album “Ocha” produksi Pregina yang dirilis 2008. Jauh sebelumnya, wanita kelahiran 17 November 1981 ini sudah mengawali kiprah di dunia tarik suara dan wara-wiri di berbagai ajang kompetisi. Namanya sempat jadi perbincangan saat lolos grand final ajang Asia Bagus tahun 2000 saat bergabung di Trio Natural.
Di luar aktivitasnya menyanyi untuk berbagai acara termasuk sesekali menjadi MC, Ocha juga sempat mendukung rekaman sejumlah penyanyi pop Bali seperti Mang Gita (lagu Bareng-bareng di album Dekade Baru) juga band Purusha (lagu Dugas Kalain Adi). Selain itu ia juga bergabung bersama Nyanyian Darma antara lain menyanyikan lagu Moksa. [T] [*]
Pengantar Pada tahun 2025, dunia kembali menyaksikan gemilangnya ajang Hadiah Nobel, di mana para ilmuwan dari Amerika Serikat dan Jepang berhasil menorehkan prestasi luar bias...
TELAH hidup selama 66 tahun, Sanggarbambu sebagai sebuah paguyuban seni yang didirikan pada 1 April 1959 di Yogyakarta telah menunjukkan ketahanan dan resiliensinya di tengah zama...
“Segala sesuatu yang kau cintai mungkin akan hilang, tetapi pada akhirnya, cinta akan kembali dengan cara yang berbeda.” (Franz Kafka) Di tengah hiruk-pikuk Berlin pada awal ab...
SIAPA sangka, seorang anak yang dulu dikenal pemalu dan mudah cemas kini tumbuh menjadi sosok muda yang penuh percaya diri dan inspiratif. Dialah Vinsensius Domi Pondeng, akrab di...
Chaos merupakan istilah dalam bidang meteorologi, yang dikemukakan pertama kali oleh Edward Lorenz, seorang meteorologis, yang meneliti tentang problem cuaca. Dari hasil penelitia...
PURA dalam konteks masyarakat Hindu Bali bukan sekadar tempat ibadah, melainkan merupakan pusat spiritual, sosial, dan budaya yang menyatukan seluruh dimensi kehidupan umat. Pura...
DI tengah kesibukan warga Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, dalam bekerja sehari-hari, denyutan seni di desa itu tak pernah berhenti. Di sanalah berdiri Guwang Barong Keris Dance, s...
DI jantung Pulau Dewata, di tengah riak zaman yang terus berubah, sebuah adagium menjadi suluh bagi sebuah institusi pendidikan tinggi: Cahaya Ilmu Menerangi Peradaban. Moto ini b...
ADA tujuh penampil baca puisi pada acara open mic Rabu Puisi edisi ke-23 yang digelar secara istimewa di Sasana Budaya, Singaraja, Bali, Rabu, 1 Okrober. Sebagian besar dari merek...
Buddha Kĕcapi[i] merupakan judul salah satu lontar pengobatan yang dikenal luas oleh para pengusadha di Bali. Judul ini didasarkan atas tokoh utama dalam lontar tersebut yang bern...