Ngamen di Sela Senyum Elen Titania
NAMAKU Nando. Malam kembali hadir dengan suguhan bintang di langit menghiasi perjalanan hariku, kali ini aku menikmati masa liburku setelah sekian penat dan lelahku seusai...
Lama tidak mengeluarkan karya rekaman baru, biduanita Ocha akhirnya muncul kembali dengan satu lagu baru berjudul “Bisikan Rindu”. Lagu pop berbahasa Indonesia ini berikut video musiknya dirilis secara resmi Minggu, 6 Desember 2020 dalam satu acara di Warung Bucu, Sanur.
Lagu “Bisikan Rindu” menceritakan kerinduan seorang istri yang sedang menantikan kedatangan suaminya yang sangat dicintainya. Namun apa mau dikata, belakangan baru diketahui kalau ternyata sang suami telah meninggal.
Lagu yang diciptakan Dewa Agung Perdana Putra ini sebetulnya sudah ada lama beberapa tahun lalu. “Awalnya lagu ini dijadikan sebagai soundtrack untuk film I Gusti Ngurah Rai. Namun karena satu dan lain hal lagu ini tidak jadi muncul di filmnya,“ ujar Ocha.
Karena lagunya bagus dan sudah merasa cocok membawakan lagu ini, Ocha pun kemudian merekam kembali dengan aransemen ulang oleh Brozio Orah. Dulu awalnya lagu ini direkam dengan gitar akustik dan vokal saja. Namun kemudian Ocha dan Dewa Agung sepakat untuk mengaransemen ulang dan mempercayakannya kepada Zio.
“Saya pribadi sangat suka dengan musik garapan Zio. Untuk Bisikan Rindu, sengaja saya minta musiknya bercorak pop 90-an sesuai karakter saya,” jelas Ocha.
Untuk merampungkan rekaman “Bisikan Rindu”, Zio tak hanya bertindak sebagai music director tetapi juga mengisi instrument piano , synthesizer, bass, dan gitar. Sedangkan electric drum dan drum diisi oleh Deny Surya yang sekaligus menangani mixing dan mastering.
Penyanyi bernama lengkap AA Oka Diartini ini sebelumnya banyak dikenal luas gegara lagu “Taksu” yang terdapat di CD album “Ocha” produksi Pregina yang dirilis 2008. Jauh sebelumnya, wanita kelahiran 17 November 1981 ini sudah mengawali kiprah di dunia tarik suara dan wara-wiri di berbagai ajang kompetisi. Namanya sempat jadi perbincangan saat lolos grand final ajang Asia Bagus tahun 2000 saat bergabung di Trio Natural.
Di luar aktivitasnya menyanyi untuk berbagai acara termasuk sesekali menjadi MC, Ocha juga sempat mendukung rekaman sejumlah penyanyi pop Bali seperti Mang Gita (lagu Bareng-bareng di album Dekade Baru) juga band Purusha (lagu Dugas Kalain Adi). Selain itu ia juga bergabung bersama Nyanyian Darma antara lain menyanyikan lagu Moksa. [T] [*]
NAMAKU Nando. Malam kembali hadir dengan suguhan bintang di langit menghiasi perjalanan hariku, kali ini aku menikmati masa liburku setelah sekian penat dan lelahku seusai...
SIANG tadi. Setelah pulang kuliah, Ainul, seorang mahasiswa tingkat I, mengajak saya untuk meminta keterangan kepada kios counter hp, kenapa kartu perdana yang baru saja di...
SEMESTER 7 itu adalah masa-masa tua bagi mahasiswa dan menakutkan. Benarkah? Semester 7 adalah semester tua. Jika semester 7 dikatakan tua, maka semester 1 dikatakan semes...
PADA namanya melekat unsur Bali asli, tapi ada juga unsur nama kekinian yang diserap dari unsur luar Bali. I Made Juio Saputra. Bisa ditebak ia orang Bali dari zaman agak n...
DARI dalam gelap, Cok Sawitri selaku sutradara memberi aba-aba, "Action!". Lalu, sinar lampu yang ditata Pandet Brewok mulai merayap, membuka apa yang dikurung penonton di...
SUATU hari, adik sepupu saya yang sekarang menginjak kelas 6 SD bertanya ketika saya memutar lagu “Kupu-kupu yang Lucu” dilanjutkan “Aku Seorang Kapiten”. “Ngapain sih nyi...
DI pinggir jalan, beberapa turis tampak menikmati pemadangan sawah nun jauh di seberang lembah. Sesekali sibuk mengarahkan kamera, dan mengabadikanya. Tak berapa lama merek...
BAND Nosstress akan bersuara di Anugerah Jurnalisme Warga (AJW) tahun 2017 yang kembali dilaksanakan BaleBengong, portal jurnalisme warga di Bali bersama 11 media jaringan...
APA sih yang dimaksud dengan mahasiswa instan? Setahu saya kata instan itu biasa berkaitan dengan makanan dan minuman. Tapi ini berbicara tentang mahasiswa. Sebagai pembuk...
SEDIH melihat situasi yang kadang terasa agak-agak genting di tengah carut-marut wacana-wacana kebhinekaan di negeri tercinta. Mungkin Putra Sang Fajar meneteskan air mata...