Idola Itu Bernama Soe Hok Gie - Catatan Seorang Fans
Empat tahun lalu, untuk pertama kalinya, saya mengenal sosok Soe Hok Gie justru tidak dari catatan hariannya, akan tetapi dari sebuah film berjudul GIE yang disutradarai oleh Riri...

Jika menemukan lontar "longgar" aksaranya seperti dalam gambar di atas, antara aksara satu dengan lanjutannya dibiarkan terbuka, ini artinya saat menyalin lontar babonnya (sumbernya) telah rusak atau lobang tidak terbaca.
Penyalin konsisten menyalin dengan "melonggarkan" sebanyak berapa aksara tidak terbaca atau lobang.
Ada harapan nantinya kalau ketemu lontar-lontar sejenia bisa ditambahkan yang "longgar" tersebut sesuai acuan lontar yang sama.
Lontar longgar dalam foto ini adalah lontar sangat langka, mungkin satu-satunya lontar yang masih selamat berisi, tabik, Agastya Stawa. Satu lagi berisi Gayatri Mantra.
Kedua lontar longgar ini punya isi sangat penting.
— Sebab ada terdengar keraguan atau selentingan yang mempertanyakan: Apakah Gayatri Mantra itu ada di Nusantara secara utuh? Gayatri Mantra dalam Puja Trisandhya kita sekarang, dalam lontar ini, disebut sebagai SANG HYANG BRAHMA GAYATRI. Ada juga SIWA GAYATRI atau RUDRA GAYATRI. Setidaknya ada dua lontar kuno saya baca berisi Mantra Gayatri. Penelitian lain, Goudriaan and Hooykaas (1971), telah memberikan titik terang keberadaan Gayatri Mantra dari tradisi kuno Bali dan Jawa Kuno.
— Sementara itu, dengan ada stawa pada Rsi Agastya dengan bahasa Sanskerta sangat utuh dan gramatika luar biasa dalam lontar ini, bisa memunculkan pertanyaan: Apakah stawa ini warisan puja dari tradisi Prambanan? Medang Kemulan? Lontar salinan ini bisa jadi telah berusia 400 tahun. Jika demikian, tentunya, lontar yang disalin pasti dari abad-abad sebelum.
Lontar-lontar longgar seperti ini sangat menarik karena kita bisa melihat konsistensi penyalinannya, dan punya potensi kalau sumber atau babonnya dari masa silam yang jauh. [T]
Empat tahun lalu, untuk pertama kalinya, saya mengenal sosok Soe Hok Gie justru tidak dari catatan hariannya, akan tetapi dari sebuah film berjudul GIE yang disutradarai oleh Riri...
Betapa dalam urusan mandi pun orang-orang banyakngomen saya. Kata mereka saya jarang mandi, jadi saya adalah orang jorok dimata mereka. Aku tak bisa membayangkan bagaimana kit...
Seniman Dona Arissuta menampilkan karya-karya dengan medium lukisan, terakota dan porselin yang dibingkai dengan tema Cosmic Turn. Judul tersebut di sisi satu sisi merefleksik...
Kalender tahun 2018 telah memasuki lembar terakhir, namun tidak banyak hujan yang turun tahun ini. Buku SD jaman dahulu yang mengatakan bahwa musim penghujan akan hadir ketika mem...
Aku sempoyongan digelandang warga. Mereka memukul dan menendang. Sri tampak terdiam di atas kasur dipan bambu itu. Diluar rumah Mbah Man sudah berkumpul orang-orang sekampung. Mal...
Judul Buku: Aku Radio Bagi Mamaku Penulis: Abinaya Ghina Jamela Penyunting: Asef Sauful Anwar Penerbit: Gorga Pituluik, 2018 Tebal: 98 hlm HARI ini aku memutuskan untuk...
CENING Liadi adalah penari yang ‘pendiam’. Dia tak pernah berbicara kalau tidak ditanya. Dia tak pernah berbicara jika tidak diminta. Dia pelit bercerita kecuali merasa harus dan p...
MALAM sebelum Presiden RI memberi penghargaan ke Kyai D. Zawawi Imron, saya makan malam dengan beliau. Beliau bercerita 10 humor Madura. 10 humor yang dibagi semua membuat saya ter...
KALA akhir bulan banyak mahasiswa pernah mengalami kanker (kantong kering), gerit (miskin), dan juga bokek alias pailit. Uang bekal tipis, bahkan habis, untuk menyambung kehidupan...
SETIAP guru selalu mempersiapkan pembelajaran bagi siswanya. Entah itu weekly planning atau rencana mingguan atau monthly planning atau rencana bulanan mengajar. Weekly lesson plan...