Lontar Longgar

Sugi Lanus
by Sugi Lanus — Desember 02, 2020 in Esai

Tatkala.co

— Catatan Harian Sugi Lanus, Purnama 30 November 2020.

Jika menemukan lontar "longgar" aksaranya seperti dalam gambar di atas, antara aksara satu dengan lanjutannya dibiarkan terbuka, ini artinya saat menyalin lontar babonnya (sumbernya) telah rusak atau lobang tidak terbaca.

Penyalin konsisten menyalin dengan "melonggarkan" sebanyak berapa aksara tidak terbaca atau lobang.

Ada harapan nantinya kalau ketemu lontar-lontar sejenia bisa ditambahkan yang "longgar" tersebut sesuai acuan lontar yang sama.

Lontar longgar dalam foto ini adalah lontar sangat langka, mungkin satu-satunya lontar yang masih selamat berisi, tabik, Agastya Stawa. Satu lagi berisi Gayatri Mantra.

Kedua lontar longgar ini punya isi sangat penting.

— Sebab ada terdengar keraguan atau selentingan yang mempertanyakan: Apakah Gayatri Mantra itu ada di Nusantara secara utuh? Gayatri Mantra dalam Puja Trisandhya kita sekarang, dalam lontar ini, disebut sebagai SANG HYANG BRAHMA GAYATRI. Ada juga SIWA GAYATRI atau RUDRA GAYATRI. Setidaknya ada dua lontar kuno saya baca berisi Mantra Gayatri. Penelitian lain, Goudriaan and Hooykaas (1971), telah memberikan titik terang keberadaan Gayatri Mantra dari tradisi kuno Bali dan Jawa Kuno.

— Sementara itu, dengan ada stawa pada Rsi Agastya dengan bahasa Sanskerta sangat utuh dan gramatika luar biasa dalam lontar ini, bisa memunculkan pertanyaan: Apakah stawa ini warisan puja dari tradisi Prambanan? Medang Kemulan? Lontar salinan ini bisa jadi telah berusia 400 tahun. Jika demikian, tentunya, lontar yang disalin pasti dari abad-abad sebelum.

Lontar-lontar longgar seperti ini sangat menarik karena kita bisa melihat konsistensi penyalinannya, dan punya potensi kalau sumber atau babonnya dari masa silam yang jauh. [T]

Tag:
Avatar

Sugi Lanus

Related Posts
Esai

Kembali

BY IGA Darma Putra Maret 12, 2019

Jangan pergi! Itulah mantra ajaib bagi mereka yang tidak rela ditinggalkan. Entah apapun alasannya, pokoknya jangan pergi. Tidak terkecuali ketika Ni Karuni akan ditinggalkan o...

Read More
Esai

Semua Adalah Rumah

BY Jaswanto Maret 11, 2019

Menjelang Hari Nyepi kemarin, saya menikmati liburan di kota kelahiran sahabat saya di Bondowoso. Bagaimana pun, bagi saya, liburan tetaplah liburan; bisa dinikmati di mana s...

Read More
Cerpen

Buah Lango

BY Arya Lawa Manuaba Maret 10, 2019

Cerpen: Arya Lawa Manuaba Dukun itu berkata, hanya buah lango yang bisa mengobati sakitku yang sudah kronis. Sakitnya bukan kepalang. Persis sengatan kalajengking atau lipan be...

Read More