Mencermati Pembelajaran Daring di Tengah Merebaknya Covid 19
Merebaknya virus corona (covid 19) membuat masyarakat dunia resah dan menimbulkan kepanikan. Berita mengenai penyebaran virus tersebut saban hari diberitakan. Anjuran agar masyara...

Jika menemukan lontar "longgar" aksaranya seperti dalam gambar di atas, antara aksara satu dengan lanjutannya dibiarkan terbuka, ini artinya saat menyalin lontar babonnya (sumbernya) telah rusak atau lobang tidak terbaca.
Penyalin konsisten menyalin dengan "melonggarkan" sebanyak berapa aksara tidak terbaca atau lobang.
Ada harapan nantinya kalau ketemu lontar-lontar sejenia bisa ditambahkan yang "longgar" tersebut sesuai acuan lontar yang sama.
Lontar longgar dalam foto ini adalah lontar sangat langka, mungkin satu-satunya lontar yang masih selamat berisi, tabik, Agastya Stawa. Satu lagi berisi Gayatri Mantra.
Kedua lontar longgar ini punya isi sangat penting.
— Sebab ada terdengar keraguan atau selentingan yang mempertanyakan: Apakah Gayatri Mantra itu ada di Nusantara secara utuh? Gayatri Mantra dalam Puja Trisandhya kita sekarang, dalam lontar ini, disebut sebagai SANG HYANG BRAHMA GAYATRI. Ada juga SIWA GAYATRI atau RUDRA GAYATRI. Setidaknya ada dua lontar kuno saya baca berisi Mantra Gayatri. Penelitian lain, Goudriaan and Hooykaas (1971), telah memberikan titik terang keberadaan Gayatri Mantra dari tradisi kuno Bali dan Jawa Kuno.
— Sementara itu, dengan ada stawa pada Rsi Agastya dengan bahasa Sanskerta sangat utuh dan gramatika luar biasa dalam lontar ini, bisa memunculkan pertanyaan: Apakah stawa ini warisan puja dari tradisi Prambanan? Medang Kemulan? Lontar salinan ini bisa jadi telah berusia 400 tahun. Jika demikian, tentunya, lontar yang disalin pasti dari abad-abad sebelum.
Lontar-lontar longgar seperti ini sangat menarik karena kita bisa melihat konsistensi penyalinannya, dan punya potensi kalau sumber atau babonnya dari masa silam yang jauh. [T]
Merebaknya virus corona (covid 19) membuat masyarakat dunia resah dan menimbulkan kepanikan. Berita mengenai penyebaran virus tersebut saban hari diberitakan. Anjuran agar masyara...
Sejak Covid-19 alias virus corona merebak ke setiap penjuru bumi, saat itulah bak badai menghampiri dan mengejutkan semua pihak termasuk para pekerja kapal pesiar. Tamu-tamu memba...
Beberapa hari setelah pengumuman penutupan tempat saya bekerja untuk sementara waktu, salah satu kolega – emak-emak rempong beranak empat curhat bahwa betapa ia sangat khawatir de...
Mari kita buka naskah lontar-lontar dan ingatan sejarah Pulau Bali: 1. Dalam berbagai lontar usada (lontar pen...
[ringkasan artikel] Ada dua rezim[*] kalender di Bali: 1. Kalender Sasih (Perhitungan merujuk pada Purnama dan Tilem [bulan gelap]) 2. Kalender Pawukon (Perhitungan meru...
[ringkasan artikel] PHDI Badung pernah diberitakan secara internal bersepakat untuk tidak mengelar Tawur Kesanga, Maret 2016. Kemudian mereka menyerahkan masalah ini untuk dip...
Perawakannya tinggi besar, lebih dari dua meter. Kulit coklat legam. Rambut hitam tebal. Sepasang matanya melotot. Gigi runcing dengan taring lengkung menyembul dari gusi. Kuku-ku...
Seperti yang diberitakan awak media virus covid alias virus corona telah menyebar ke seluruh dunia. Kabar terbaru, Italia pecahkan rekor 427 orang meninggal dalam waktu 24 jam ter...
“Jika engkau ingin memperbaiki dunia, pulanglah ke rumah, temui keluargamu” --- (Sang Budha) ___ Sabda Budha di atas, sang nabi bersahaja, terasa sedemikian menyentuh dan re...
Kadang ada hal mengejutkan saat sesekali berada di rumah dalam waktu yang lama, tanpa tahu harus mengapa, misalnya sebuah pohon di sudut halaman yang tumbuh besar dan kita terkena...