'Free Bird': Spirit Perjuangan Rock Selatan
Sebagian Generasi Z tentu familiar dengan "Free Bird" karya Lynyrd Skynyrd berkat kemunculannya sebagai tantangan legendaris dalam game Guitar Hero. Namun bagi pendengar musik 197...

Jika menemukan lontar "longgar" aksaranya seperti dalam gambar di atas, antara aksara satu dengan lanjutannya dibiarkan terbuka, ini artinya saat menyalin lontar babonnya (sumbernya) telah rusak atau lobang tidak terbaca.
Penyalin konsisten menyalin dengan "melonggarkan" sebanyak berapa aksara tidak terbaca atau lobang.
Ada harapan nantinya kalau ketemu lontar-lontar sejenia bisa ditambahkan yang "longgar" tersebut sesuai acuan lontar yang sama.
Lontar longgar dalam foto ini adalah lontar sangat langka, mungkin satu-satunya lontar yang masih selamat berisi, tabik, Agastya Stawa. Satu lagi berisi Gayatri Mantra.
Kedua lontar longgar ini punya isi sangat penting.
— Sebab ada terdengar keraguan atau selentingan yang mempertanyakan: Apakah Gayatri Mantra itu ada di Nusantara secara utuh? Gayatri Mantra dalam Puja Trisandhya kita sekarang, dalam lontar ini, disebut sebagai SANG HYANG BRAHMA GAYATRI. Ada juga SIWA GAYATRI atau RUDRA GAYATRI. Setidaknya ada dua lontar kuno saya baca berisi Mantra Gayatri. Penelitian lain, Goudriaan and Hooykaas (1971), telah memberikan titik terang keberadaan Gayatri Mantra dari tradisi kuno Bali dan Jawa Kuno.
— Sementara itu, dengan ada stawa pada Rsi Agastya dengan bahasa Sanskerta sangat utuh dan gramatika luar biasa dalam lontar ini, bisa memunculkan pertanyaan: Apakah stawa ini warisan puja dari tradisi Prambanan? Medang Kemulan? Lontar salinan ini bisa jadi telah berusia 400 tahun. Jika demikian, tentunya, lontar yang disalin pasti dari abad-abad sebelum.
Lontar-lontar longgar seperti ini sangat menarik karena kita bisa melihat konsistensi penyalinannya, dan punya potensi kalau sumber atau babonnya dari masa silam yang jauh. [T]
Sebagian Generasi Z tentu familiar dengan "Free Bird" karya Lynyrd Skynyrd berkat kemunculannya sebagai tantangan legendaris dalam game Guitar Hero. Namun bagi pendengar musik 197...
SEORANG sushi chef berdiri tenang di balik meja kayu, menatap potongan ikan segar kemerahan. Tangannya bergerak perlahan namun pasti, mengiris, menata, dan menyajikan, tanpa banya...
AWALNYA mereka kumpul-kumpul, antara lain membahas kain Bali, kuliner, juga sesekali perkembangan politik lokal. Lalu, mereka berinisitif membangun komunitas yang lebih resmi, Kom...
DALAM jagat pewayangan Jawa, Petruk adalah punakawan: sosok rakyat jelata, jenaka, lugu, namun menyimpan kebijaksanaan tersembunyi. Ia bukan kshatria, bukan brahmana, bukan pula p...
“Hidup di zaman yang segala hal bisa dilaporkan itu…..” Mengubah semua teguran menjadi ancaman, juga tiap nasihat menjadi risiko Dunia pendidikan sekarang seperti dilema eks...
SABTU pagi, 20 Desember 2025, SMA Negeri 10 Denpasar (SMANDA) tampak berbeda dari biasanya. Sedari pukul 09.00 Wita, ruang rapat sekolah telah dipenuhi siswa, panitia, dan para un...
"Send Me the Pillow You Dream On" tampaknya telah menjadi salah satu lagu nostalgia paling dicintai. Meskipun sudah lebih dari enam puluh tahun sejak dipopulerkan oleh Johnny Till...
“Panjang umur karya, panjang umur kita dalam sebuah karya.” Ungkapan itu bukan sekadar kalimat pembuka, melainkan napas panjang yang seolah mengawal perjalanan Gala Resonant—se...
Jika berkunjung ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali hari ini, besok dan lusa, 22 – 24 Desember 2025, pasti akan mendapatkan sesuatu yang lebih. Sebab, monument yang melambangkan per...
Kepedulian terhadap korban bencana pasca Siklon Tropis Senyar November lalu yang memberikan dampak banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh ditunjukkan oleh...