Bendera One Piece dan Krisis Simbolisme Nasional
GEGAP gempita menjelang 17 Agustus menghadirkan pemandangan tak biasa. Bendera bajak laut ‘One Piece’ turut berkibar bersama sang merah putih. Fenomena ini memancing tanya, apakah...
Terbentuk pada tahun 2016, Soulfood yang berdiri kokoh dengan jenis musik Soul/RnB menjadi bagian tubuh yang utuh meliputi didalamnya ada Lyta (vokal), Bam (gitar) dan Palel (drum) sebagai formasi lengkap. Perjalanan yang cukup lama di dalam bermusik dan menemukan formula yang pas membuahkan hasil yang menyenangkan saat ini. Tepat tahun 2020 ini, Soulfood telah menelurkan 2 buah single bertajuk Mi Say dan Ain’t No Money It’s Okay yang bisa didengarkan via digital platform.

Tidak puas dengan hanya menelurkan 2 single saja, Soulfood mulai memproduktifkan diri mereka untuk membuat sebuah maestro karya yang akan siap dirilis pada waktu dekat ini dengan mengeluarkan suatu Extended Play yang bertajuk It Won’t Over dibawah naungan label yang cukup terkenal masa kini, Pohon Tua Creatorium berhasil mengeksekusi EP mereka dengan cukup baik.
Berisikan 5 lagu berbahaya diantaranya ada It Won’t Over bercerita tentang suara kebebasan di dalam berkarya melalui proses yang cukup panjang untuk bisa melangkah membuat suatu karya yang lebih hebat lagi menuju suatu keinginan yang dicapai. Kuncinya adalah suatu kebersamaan dan suatu konsistensi didalamnya.
Pada lagu nomor 2 bertajuk Ain’t No Money It’s Okay bercerita tentang tidak pentingnya memiliki uang. Lebih tepatnya bukan pentingnya uang tersebut, tetapi bukan suatu yang utama. Paling utama adalah terus berkarya supaya menghasilkan uang lebih banyak. Kemudian ada Fly yang bercerita tentang jangan pernah pamrih jika kita melakukan hal apa pun atau pun memberikan sesuatu ke orang. Itu akan tidak membuat diri kita akan tidak baik ke depannya.
Berkeluh kesah adalah hak semua orang, tetapi jika berkeluh kesah di dalam rentan waktu yang intens, tidak akan menjadikan diri kita apa-apa. adalah It Does Make Alright dan yang terakhir ada Mi Say bercerita tentang polemik yang dihadapkan masa kini yang terjadi berlangsung lama, lagu ini ingin mengajak untuk tetap semangat menjalani hidup ini dengan cara nikmati saja hidup ini!
Semoga album ini bisa diterima oleh semua orang dan bisa membuat hari-hari ini lebih semangat lagi. Jangan menyerah untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan! Just do it! [T] [*]
GEGAP gempita menjelang 17 Agustus menghadirkan pemandangan tak biasa. Bendera bajak laut ‘One Piece’ turut berkibar bersama sang merah putih. Fenomena ini memancing tanya, apakah...
MENAPAKI bulan Mei 2025, Desa Adat Ubud kembali menggeliat dengan gelaran upacara tradisi. Ragam upacara tradisi menjadi satu kekayaan dan daya tarik tersendiri bagi Desa Ubud. Di...
BERMULA dari Tarka Webinar, Dialog Imaginer Virtual-III 2022-2023 Jembatan Emas Dialog Puncak Bersama Pusat (‘JE’-DPBP) dengan mengambil topik: Manuverse N’45, Garis M-7: Pencipta...
FORUM Bukan Musik Biasa (BMB) telah menggelinding selama 17 tahun, meneruskan nyala semangat forum-forum musik seni di Indonesia yang sempat meredup. Seperti diungkap oleh mendian...
BANYAK dari kita mungkin belum tahu kalau istilah “wartawan” dan “jurnalis” itu sebenarnya punya perbedaan. Wartawan, yang kita kenal sejak dulu, adalah mereka yang bekerja dengan...
DI tengah arus digitalisasi dan gempuran media sosial, tokoh-tokoh muda seperti Rico Huang muncul sebagai simbol generasi baru: cepat, adaptif, dan visioner. Ia adalah pengusaha m...
WISUDA merupakan momentum yang paling ditunggu oleh setiap mahasiswa. Bukan hanya sebagai bukti kelulusan, namun juga langkah awal untuk menapaki dunia di luar kampus. Maka, wisud...
Tujuh belas Agustus tahun empat limaItulah hari kemerdekaan kitaHari merdeka nusa dan bangsaHari lahirnya bangsa Indonesia Lagu itu berkumandang di antara kendaraan lewat di ja...
Artikel ini adalah catatan kuratorial paneran seni rupa “Buda Kecapi: Seni dan Penjelajahan ke Dalam Diri” serangkaian Singaraja Literary Festival, 25-27 Juli 2025 di Galeri Padu...
Artikel ini adalah catatan kuratorial paneran seni rupa “Buda Kecapi: Seni dan Penjelajahan ke Dalam Diri” serangkaian Singaraja Literary Festival, 25-27 Juli 2025 di Galeri Padu...