17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
KONSPIRASI-Abdillah Ryo
Saatnya mengatur muslihat
dengan segenap siasat
untuk musuh yang katanya penjahat
Jerinx (SID) mengatakan ada elit global di balik Corona. Judy Mikovits dalam video dokumenter juga menyebut corona adalah sesuatu yang dibuat oleh perusahaan farmasi besar dunia. Ndaru Anugrah dengan lantang berpendapat bahwa Terawan (MENKES) sangat tau bahwa ini adalah strategi Panic Global. Lebih menantang lagi pernyataan jubir KEMLU Cina, yaitu Zao Lijian yang menyebut AS membawa Corona ke Wuhan lewat tentaranya.
KONSPIRASI- reff
tak perlu takut atau gentar berlari
lama ini dendam menari
mari maju bersama mentari
Saba Parwa, bagian ke-2 dari epos besar Mahabharata. “Hahahaha, Ponakanku… begitulah khas tertawanya Sakuni ketika memanggil Duryudana untuk mengundang Yudistira bermain dadu.
“Kakanda Prabu, sesungguh berjudi tidak baik,” kata yudistira.
Tapi bujuk rayu Sakuni berhasil menaklukan Yudistira yang gemar bermain Dadu. Sambil Matanya terpicing licik Sakuni berhasil mengalahkan Yudistira dalam permainan itu. Harta Istana menjadi miliki Duryudana, Drupadi Dihina.
”Sungguh saya tidak mengira kalau di Hastina kini telah kehilangan banyak orang bijak!” Begitulah ucap Drupadi sambil gemetar dan menggengamkan tangnnya.
“Dursasana…!” Dengan Gemuruh Bima mengucap sumpahnya kelak dalam Perang Bratayuda ia akan merobek dada Dursasana dan minum darahnya.
Kisah Saba Parwa ini dipadankan dengan pernyataan para tokoh-tokoh public itu, yang menyebut Corona sebagai bentuk konspirasi layaknya Raja Gandara Sakuni yang telah menguasai Hastina dengan tipu dayanya. Seperti Metegul Tanpa Tali (dipenjara tanpa jruji).
Praktis Guru Bisma Dan Guru Drona Seperti tak berdaya didepan Konspirasi sang raja Gandara. Begitupula saya sekarang yang metegul Tanpa Tali, bisa bekerja tapi tidak bisa eksplorasi ruang yang lebih luas, #DiRumahAja katanya.
KONSIRASI- Bait 2
usah angkat senjata
cukup seikat dusta
semesta kata kita
Pandawa dan Drupadi dibuang ke hutan selama 12 tahun dan 1 tahun persembunyian di kerajaan Wirata. Dalam pembuangan itu mereka hidup di antara pepohonan rindang, sungai yang mengalir bersih, binatang-binatang yang menyapa gembira.
Hari ini makna di #DiRumahAja yang sebagian besar diabaikan atau dimanfaatkan untuk rebahan sepertinya harus diganti dengan menanam di setiap kebun atau sudut2 rumah seperti lagunya Nosstress Tanam Saja. #MariMenanam Pewayangane Sampun Puput. [T]
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...