Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
Di mata seorang musisi, pandemic Covdi-19 ini justru mampu mendatangkan inspirasi untuk berkarya. Tak terkecuali Ope (31). Pria asal klungkung yang telah malang melintang mencobai panggung demi panggung hiburan musik tanah air ini, justru menguarkan lagunya untuk dapat dinikmati dan menenangkan hati orang banyak di tengah kecamuknya pandemic Covid-19 ini.
Lagu yang bertajuk “Indonesia Kuat” ini digadang-gadang mampu memberikan pengaruh positif kepada pendengarnya untuk tetap optimis melalui pandemic ini. “Saya ingin menyuguhkan energi positif lewat lagu ini, supaya semua masyarakat tahu bahwa kita akan baik-baik saja di tengah dunia yang sedang tidak baik-baik saja,” terang Ope.
Memang tak dipungkiri Pria yang mempunyai nama lengkap Taufik Hidayat ini cenderung terinsiprasi dari hal-hal yang dlihatnya sehari-hari. Itulah sebabnya mengapa Ope, menggandeng Octav Sicilia, bersama-sama menciptakan lagu yang berdurasi selama 3 menit ini. Tak Khayal, deretan nama musisi-musisi kawakan yang sudah terkenal di kancah musik Indonesia pun menjadi saksi dan terlibat langsung mendukung Ope dalam penggarapan lagu ini. Sebut saja, Trie Utami yang hadir mengisi vocal perempuan pada lagu Indonesia Kuat ini; Zio (Dialog Dini Hari) juga mengisi bass pada lagu ini; Andreas mengisi Accordion dan Violinnya; Gitar diisi oleh Mula Rambe dan Octav.
Secara unik, lagu Indonesia Kuat yang telah bisa dinikmati di kanal Youtube dan berbagai platform digital lainnya mulai tanggal 05 Mei 2020 ini dikemas dengan memberikan sedikit wejangan dalam bentuk narasi yang disuarakan oleh kang Abel pada permulaan lagu ini. Semuanya dikemas apik oleh Chaerul Adjam pada saat rekaman dan mixing di Antida Studio, dan mastering oleh Deny Surya.
Melihat talenta dan semangat Ope menggarap lagu ini, Antida Music Productions menawarkan diri untuk memproduseri lagu ini. “Saat ini, memang, dunia sedang disibukan oleh wabah Corona, tetapi Antida Music, tetap ingin memberikan kontribusi karya kepada khalayak umum, dengan memfasilitasi musisi yang semanagat di tengah wabah seperti Ope. Kami percaya wabah akan berlalu, tetapi karya tidak akan berlalu.” Ujar Anom Darsana, penggerak dan pemilik Antida Music Productions.
Indonesia Kuat merupakan single ketiga yang baru dirilis oleh Ope, setelah sebelumnya ia pernah merilis dua single lain yang berjudul “Pelangi Setelah Hujan” (2019), dan “Pulang” (2020). Singlenya yang ketiga ini merupakan single yang istimewa bagi Ope.
“Di samping support yang luar biasa dari musisi-musisi kenamaan tanah Air, saya juga begitu terhenyak dengan proses kreatif yang muncul dalam penggarapan single Indonesia Kuat ini. Kami tidak dapat berkumpul untuk rekaman, sehingga masing-masing file harus dikirim dan diisi sendiri oleh musisi-musisi yang terlibat dan berkontribusi aktif dalam lagu ini,” katanya. [T] [rls]
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....