Diikuti Makhluk Gaib Seusai Piknik
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
Di balik pandemik covid-19 yang meresahkan warga ada hal indah yang dapat kita syukuri di balik itu semua. Entah itu dapat berkumpul dengan keluarga, beristirahat sejenak dari lelahnya kerja yang tanpa henti, ataupun yang lainnya. Ya, inilah yang kurasakan akhir-akhir ini. Kepulanganku dan juga kakakku mungkin membawa kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuaku.
Dulu, demi melanjutkan pendidikan, kami rela pergi meninggalkan rumah kesayangan kami. Kakakku yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMA harus tinggal di rumah kerabat ibuku, sedangkan aku sendiri tinggal di sekolah berasrama.
Hari ini aku sangat senang bisa kumpul bersama lagi setelah waktu panjang yang kulalui jauh dari keluarga. Semuannya di rumah tidak bekerja ataupun keluar jauh dari rumah. Rumah yang semulanya sepi hanya ada dua penghuni kini diramaikan dengan kedatangan anak-anak kesayangannya.
Kami menghabiskan waktu kami untuk pergi bertani disawah yang tak jauh dari rumah. Hanya butuh beberapa langkah untuk sampai disana. Hamparan sawah yang luas nan hijau memukau mata dan pandanganku tanpa henti. Tanah gambut hasil cangkul menarik kakiku dari permukaan tanah dan mengajak jari-jari kecilku menari kegirangan.
Satu persatu benih padi kutancapkan ke tanah, lumpur yang melekat ditubuhku seakan memberi isyarat kerinduannya padaku, menyayat pikiran dan membuka memori-memori lama ingatanku. Ingin rasanya aku mengulur waktu lebih lama lagi hingga akhirnya senjapun datang perlahan menenggelamkan sang surya dengan warna kuning telur dan semburat jingga yang menghipnotis semua mata yang memandang.
Kibasan sejuk dahan pepohonan dan ranting yang menari-nari mengiringi setiap langkahku, ditemani semilir angin yang membawa nuansa kedamaian serta ketenangan dihati. Setangkai singkong dan daun sawi hasil panen tadi kubawa pulang kerumah sebagai hidangan makan malam hari ini.
Hingga malam tiba kucium aroma ubi yang direbus, ibupun memanggil kami semua untuk makan malam bersama sambil bercengkrama dan bercerita tentang banyak hal. Canda gurau melepaskan tawa dan mengulur senyum dibibirku. Ku nikmati idahnya kesederhanaan makan malam hari ini. [T]
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka kesalahp...
PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan melemparkannya ke arah depan, seolah men...
APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era reformasi bukan pada keamanan akan tetapi tidak adanya kepastian hukum. Ada tiga&...
Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih menggema dalam kesadaran kolektif mas...
PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis berdiri di Bali sebelum periode kemerdeka...
“Salah satu hal yang membuat pelecehan sulit dikenali adalah karena ia sering hadir dalam bentuk yang tampak biasa: candaan, gurauan, atau perilaku yang dianggap lumrah dalam perg...
JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni adalah bulan kelahiran dan kewafatan Bung...
SINGARAJA – TATKALA.CO | Tahun 2026 ini, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyediakan total daya tampung sebanyak 8.484 kursi untuk jenjang S1, S2, S3, profesi,...
“Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya, Made Jembar sedang men...