Razia Warung? Ah, Saya Selalu Sukses Puasa Dikurung Warung
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
Sejak Covid-19 alias virus corona merebak ke setiap penjuru bumi, saat itulah bak badai menghampiri dan mengejutkan semua pihak termasuk para pekerja kapal pesiar. Tamu-tamu membatalkan keikutsertaannya. Ditambah dari pihak pemerintah US sendiri menyatakan melarang warganya untuk berlibur ke luar negeri dengan menggunakan jasa kapal pesiar.
Sebenarnya sejak akhir Februari tamu semakin sedikit yang mau ikut berlayar. Dari saat itulah bermunculan spekulasi, baik dari kalangan officer maupun crewmember itu sendiri. Saat itu sudah diduga, kemungkinan awal atau paling lama, pertengahan Maret sudah tidak ada lagi tamu.
Dan akhirnya dugaan itu terjadi. Start pertengahan Maret hingga April, pas 30 hari ke depan tidak akan ada tamu di seluruh kapal pesiar.
Dari obrolan-obrolan ringan di smoking area ditemani segelas kopi panas, kemungkinan-kemungkinan hadir bagai hantu yang selalu membayangi bahkan menakut-nakuti kami para pekerja kapal pesiar.
Satu hal yang pasti adalah pulang massal. Beberapa kapal pesiar telah melakukan hal tersebut. Bagai bom waktu hanya tinggal menunggu waktu kapan akan meledak meluluhlantakkan crew member yang masih punya hutang maupun cicilan yang harus dibayar tiap bulan.
Saat ini crew member masih bekerja seperti biasa sesuai dengan job description mereka masing-masing. Meski mereka tahu tiap hari pekerjaan semakin sedikit. Jika semakin sedikit dan akhirnya tidak ada lagi yang harus dikerjakan, nampaknya saat itulah company akan memulangkan semuanya.
Kemungkinan akan dimulai dari crew member dengan tiping system seperti stetroom attendant, bar dan restaurant. Dilanjutkan crew member dengan fix salary seperti public area attendant, pool attendant, cafe attendant dan laundry.
Tapi itu hanyalah sebuah kemungkinan, mungkin saja akan berbeda ke depannya. Apapun yang terjadi nanti, siap tidak siap, crew member harus menerima keputusan dari pihak company. Meskipun kemungkinan terburuk harus dipulangkan.
Tapi seperti tulisan saya sebelumnya, company pastilah sudah mempertimbangkan matang-matang jikalau sampai akhirnya memulangkan sebagian atau semua crew membernya. Saat ini crew member hanya perlu tetap tenang, menjaga kesehatan, dan melanjutkan pekerjaan sambil menunggu keputusan final.
Namun ini bukanlah akhir, harapan akan pulihnya dunia akibat virus corona semakin membesar. China telah menang melawan virus tersebut, dan telah mengirimkan dokter-dokternya ke negara yang lain. Begitu pula vaksin dikatakan sudah ditemukan dan siap diedarkan. Setelah semua kembali normal, pastinya company akan memanggil crew member untuk kembali bekerja. Jadi, tetap bersabar dan bersemangat menatap hari esok.
Salam dari samudra. [T]
***
BACA JUGA:
____
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
JUDUL tulisan ini merupakan tema diskusi Kupang Pesta Monolog yang coba menggali daya vital teater dan perannya dalam kehidupan konkret (aktual). Bahwa teater sebagai seni...
DI Bali, lumrah bila di tempat atau kawasan yang disucikan, jika melihat sesuatu, umpamanya benda, hewan atau binatang (langka), orang sering menyebutnya “Due”. (“Due” dibaca seper...
“KINI banyak pengarang muda yang bagus. Banyak sekali,” kata Seno Gumira Ajidarma saat ngobrol singkat pada suatu pagi dengan tatkala.co di Honeymoon Guest House, Ubud, 6 Juni lalu...
SEBUAH analog yang saya anggap pas untuk menggambarkan budaya korupsi di Indonesia adalah tradisi buang sampah sembarangan. Meski lingkungan jadi kotor, menghilangkan rasa nyaman,...
HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita mas...
Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahw...
DUNIA pendidikan, modal utama dalam perkembangan peradaban manusia. Inovasi-inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir terlahir di dalamnya. Sejarah perubahan besar-bes...
PAWAI pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di depan Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Sabtu (11/6). Dan betapa senang mendengar Presiden...
Menikah itu sulit, tapi bercerai ternyata jauh lebih sulit. Saat mau menikah, yang penting hanya sedikit kemantapan hati, komitmen untuk sama susah sama senang, izin orang tua, sed...