Razia Warung? Ah, Saya Selalu Sukses Puasa Dikurung Warung
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
Winasa itu fenomenal, betul. Karena sepak terjangnya "menerjemahkan otonomi daerah" ketika menjadi Bupati Jembrana sangat terkenal bahkan dipelajari secara nasional.
Winasa itu visioner, betul. Karena banyak pemikiran dan kebijakannya sebagai bupati di kemudian hari akhirnya ditiru oleh banyak pemangku kebijakan di daerah-daerah lain bahkan di tingkat nasional.
Winasa itu berjasa, betul. Karena hingga saat ini sebagian besar masyarakat Jembrana mengakui sangat merasakan hasil-hasil kerjanya, kebijakannya, serta warisannya.
Winasa itu bermasalah, ya betul. Terbukti secara hukum positif dia dinyatakan banyak bersalah sehingga terpaksa harus dipenjara.
Winasa itu jahat, ya, sudah pasti dianggap jahat oleh lawan-lawan politik serta orang-orang yang dulu pernah dikalahkan atau dirugikannya.
Tetapi sekarang, saat ini, siapapun pemain politik di Jembrana akan sia-sia jika menggunakan Winasa sebagai "tunggangan" kampanye positif maupun kampanye negatif atau (black campaign) untuk berebut kekuasaan dalam Pilkada Jembrana 2020. Karena masyarakat Jembrana tidak gampang lagi dibodoh-bodohin atau diajak bergunjing politik romantis.
Winasa adalah Winasa. Sebagaimana Soekarno adalah Soekarno, Gus Dur adalah Gus Dur. Tidak ada yang akan bisa meniru, memfotocopy atau menjalankan setengahnya pun apa yang dipikirkan dan digagas Winasa.
BACA JUGA:
Jembrana sekarang membutuhkan sosok dengan gagasan dan pemikiran yang orisinil, kepribadian yang tegas dan konsep yang sahih untuk membawa Jembrana ke arah yang pasti baik.
Intinya, jika saat ini ada kandidat peserta pilkada yang menunggangi Winasa dengan berkampanye melemahkan atau menjelek-jelekkan Winasa, masyarakat Jembrana akan menilainya sebagai orang yang tidak beretika.
Jika saat ini ada kandidat yang menunggangi Winasa dan berkampanye akan meneruskan atau meniru Winasa, masyarakat akan menilainya sebagai kebohongan dan pasti konyol karena sekarang eranya sudah lewat.
Sekarang Jembrana membutuhkan sosok pemimpin yang tidak lagi terjebak keburukan maupun kebaikan masa lalu. Sekarang Jembrana memerlukan pemimpin yang realistis dan pribadi yang merdeka. [T]
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
JUDUL tulisan ini merupakan tema diskusi Kupang Pesta Monolog yang coba menggali daya vital teater dan perannya dalam kehidupan konkret (aktual). Bahwa teater sebagai seni...
DI Bali, lumrah bila di tempat atau kawasan yang disucikan, jika melihat sesuatu, umpamanya benda, hewan atau binatang (langka), orang sering menyebutnya “Due”. (“Due” dibaca seper...
“KINI banyak pengarang muda yang bagus. Banyak sekali,” kata Seno Gumira Ajidarma saat ngobrol singkat pada suatu pagi dengan tatkala.co di Honeymoon Guest House, Ubud, 6 Juni lalu...
SEBUAH analog yang saya anggap pas untuk menggambarkan budaya korupsi di Indonesia adalah tradisi buang sampah sembarangan. Meski lingkungan jadi kotor, menghilangkan rasa nyaman,...
HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita mas...
Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahw...
DUNIA pendidikan, modal utama dalam perkembangan peradaban manusia. Inovasi-inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir terlahir di dalamnya. Sejarah perubahan besar-bes...
PAWAI pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di depan Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Sabtu (11/6). Dan betapa senang mendengar Presiden...
Menikah itu sulit, tapi bercerai ternyata jauh lebih sulit. Saat mau menikah, yang penting hanya sedikit kemantapan hati, komitmen untuk sama susah sama senang, izin orang tua, sed...