17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Di Mesir kuno, tak jarang heyna didokumentasikan, digemukan dan dimakan, dan pada gilirannya, manusia memiliki kesempatan untuk menjadi makanan bagi hyena. Namun, di benak seorang musikus, Dadang SH. Pranoto (a.k.a Pohon Tua), hyena bisa menjadi inspirasi tersendiri yang mengasilkan lagu.
Ya, Hyena si hewan pemburu yang terampil tetapi juga pemulung oportunistik yang bisa mengkonsumsi hewan, dari berbagai jenis dan ukuran, bangkai, tulang, dan kotoran hewan lain ini justru memancing Pohon Tua dan Ulan Sabit untuk membuat lirik lagu Hyena ini di mana musiknya digarap apik oleh Dialog Dini Hari.
Tentu imajinasi dari tafsir lagu tersebut akan lengkap sepenuh-seluruh dengan adanya visual, yang boleh jadi, justru mengembangkan imajinasi-imajinasi yang dibangun di benak sang pendengar. Erick EST, seorang sutradara yang telah menyabet piala pemenang di kancang film International ini pun digandeng oleh Pohon Tua untuk membuat konsep visual ini. Erick EST menyatakan menyambut gempita tawaran itu. “Karya ini akan dibuat surrealist, dengan teknik green screen sebagai media yang sengaja dibuat untuk berkolaborasi dengan cat lukis dan pelukisnya dan juga sekaligus musisinya,” ujar Erick EST.
Di dalam kesempatan shooting pada Senin 03 Februari 2020 ini pun Erick menuturkan bagaimana persiapan yang harus dilakukan untuk memenuhi semua konsep di kepalanya. “Perpaduan ini saya hanya akan lakukan dalam sekali pengambilan gambar saja, sehingga perpaduan hasil abstrak dan natural bisa didapatkan dengan kecepatan kamera persekian detik,” imbuhnya.
Pohon Tua, sebagai seniman utama dalam pembuatan film ini pun tak tanggung-tanggung menggaet Made Bayak, seorang pelukis ternama yang telah banyak mengharumkan nama Bali di kancah Internasional. Made Bayak akan bermain dengan warna catnya untuk membuat sebuah warna pada tubuh Pohon Tua yang melayang, hal ini bisa diasosiasikan dengan sifat dari Hyena dalam artian surrealist.
Tak sebatas itu, banyak hal yang menarik lagi dari shooting video klip ini. Pohon Tua, yang biasanya bernyanyi dengan vocal yang membuai, pada video klip ini, diharuskan untuk menari. “Seumur-umur saya tidak pernah menari seperti ini. Begitu sekali menari, langsung jadi video klip,” ujar Pohon Tua.
Semua keramaian dan sekaligus keheningan tercipta di studio yang terletak di daerah Seminyak itu. Ketiganya berkumpul, ketiganya bekerja, dan ketiga orang itu memainkan peran mereka masing-masing sebagai Hyena. [T][*][pranita]
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...