Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Olahraga kini sudah menjadi kebiasaan masyarakat, di kota maupun di desa-desa. Banyak yang sudah menyadari pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga. Berbagai jenis olahraga bisa menjadi pilihan, mulai dari joging, renang, bulu tangkis, tenis lapangan, aerobik, body language, yoga, bahkan zumba.
Olahraga kardio yang menyenangkan adalah zumba. Zumba tidak hanya menawarkan kegembiraan tapi juga mampu membakar hingga 300 kalori dalam waktu 30 menit saja. Bahkan, olahraga dengan musik berirama riang ini disinyalir dapat membantu melepaskan stres.
Zumba telah menjadi tren dan lifestyle. Fenomena ini menawarkan lebih dari sekadar berkeringat. Apalagi olahraga satu ini populer karena dilakukan dengan senang hati. Musik energik semacam latin, tango, salsa, merengue, reggaeton yang menghentak mengajak siapa saja ikut menari.
Olahraga yang berasal dari Amerika latin ini ternyata cocok untuk segala usia dan stylish. Tak heran pecinta zumba memperhatikan penampilan mereka ketika ber-zumba. Pilihan pakaian yang nyaman tentu menjadi salah satu faktor yang menjadikan olahraga semakin menyenangkan. Di samping itu, gaya dan trend menjadi faktor sampingannya.
Kelas-kelas zumba mulai menjamur di perkotaan. Mengikuti kelas zumba layaknya merasakan pesta dansa. Pesertanya selalu bersemangat dan berusaha hadir secara rutin merasakan kebebasan, kemeriahan teriakan-teriakan, meningkatkan percaya diri dan menjadikan diri lebih baik. Semuanya didukung dengan penampilan yang modis.
Rasa takut memasuki tempat olahraga atau gym karena takut kelelahan atau kurangnya rasa percaya diri karena tidak memiliki tubuh ideal dapat ditutupi dengan penampilan atau pakaian yang trendi. Pakaian seolah dapat menyamarkan semua kelemahan itu.
Pembicaraan kita berfokus pada pakaian zumba, selain gerakan pinggul dan hentakan kaki yang menggoda. Baju zumba juga mendapat perhatian para member-nya. Pilihan bahan yang nyaman sekaligus bergaya. Produk-produk di pasaran menawarkan model baju zumba yang kekinian dan dengan beraneka harga. Tentu saja harga menjamin kualitasnya.
Tak jarang kaos-kaos zumba berharga ratusan ribu identik bagi pelaku zumba. Belum lagi pecinta zumba memikirkan bawahan/celana berupa leging atau joger pants yang harganya juga tak main-main untuk suatu merek tertentu. Bergerak semakin ke bawah, kaki juga tak luput dari perhatian. Sepatu untuk melindungi gerakan kaki mesti diperhitungkan. Untuk sebuah kenyamanan dan merek khusus bisa menyentuh angka jutaan.
Terlepas dari semua atribut zumba yang dikatakan aduhai. Tak menutup kesempatan bagi pecinta zumba untuk tampil membahana dalam pusat-pusat kebugaran maupun party-party zumba yang diadakan. Pecinta zumba yang memiliki budget pas-pas-an dapat berkreasi dengan kaos-kaos zumba yang relatif murah. Berbekal gunting dan kreativitas bisa mewujudkan tampilan yang tak kalah trendi.
Jadi untuk para ladies yang menyukai zumba, jangan berkecil hati untuk urusan penampilan. Apapun yang kalian pakai tetaplah mencerminkan pribadi kalian. Bagaimanapun motivasi dan gayamu dalam berolahraga, jika sudah masuk ke tempat kebugaran pastikan untuk berpeluh. Salam olahraga! [T]
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...