“Jesus Bless You” – Tentang Saya dan Agama
SAYA suka lagu-lagu yang memberikan getaran yang baik pada suasana hati dan hidup saya. Karena itu saya menggunakan aplikasi karaoke di smartphone untuk memudahkan saya menyanyi di...
Olahraga kini sudah menjadi kebiasaan masyarakat, di kota maupun di desa-desa. Banyak yang sudah menyadari pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga. Berbagai jenis olahraga bisa menjadi pilihan, mulai dari joging, renang, bulu tangkis, tenis lapangan, aerobik, body language, yoga, bahkan zumba.
Olahraga kardio yang menyenangkan adalah zumba. Zumba tidak hanya menawarkan kegembiraan tapi juga mampu membakar hingga 300 kalori dalam waktu 30 menit saja. Bahkan, olahraga dengan musik berirama riang ini disinyalir dapat membantu melepaskan stres.
Zumba telah menjadi tren dan lifestyle. Fenomena ini menawarkan lebih dari sekadar berkeringat. Apalagi olahraga satu ini populer karena dilakukan dengan senang hati. Musik energik semacam latin, tango, salsa, merengue, reggaeton yang menghentak mengajak siapa saja ikut menari.
Olahraga yang berasal dari Amerika latin ini ternyata cocok untuk segala usia dan stylish. Tak heran pecinta zumba memperhatikan penampilan mereka ketika ber-zumba. Pilihan pakaian yang nyaman tentu menjadi salah satu faktor yang menjadikan olahraga semakin menyenangkan. Di samping itu, gaya dan trend menjadi faktor sampingannya.
Kelas-kelas zumba mulai menjamur di perkotaan. Mengikuti kelas zumba layaknya merasakan pesta dansa. Pesertanya selalu bersemangat dan berusaha hadir secara rutin merasakan kebebasan, kemeriahan teriakan-teriakan, meningkatkan percaya diri dan menjadikan diri lebih baik. Semuanya didukung dengan penampilan yang modis.
Rasa takut memasuki tempat olahraga atau gym karena takut kelelahan atau kurangnya rasa percaya diri karena tidak memiliki tubuh ideal dapat ditutupi dengan penampilan atau pakaian yang trendi. Pakaian seolah dapat menyamarkan semua kelemahan itu.
Pembicaraan kita berfokus pada pakaian zumba, selain gerakan pinggul dan hentakan kaki yang menggoda. Baju zumba juga mendapat perhatian para member-nya. Pilihan bahan yang nyaman sekaligus bergaya. Produk-produk di pasaran menawarkan model baju zumba yang kekinian dan dengan beraneka harga. Tentu saja harga menjamin kualitasnya.
Tak jarang kaos-kaos zumba berharga ratusan ribu identik bagi pelaku zumba. Belum lagi pecinta zumba memikirkan bawahan/celana berupa leging atau joger pants yang harganya juga tak main-main untuk suatu merek tertentu. Bergerak semakin ke bawah, kaki juga tak luput dari perhatian. Sepatu untuk melindungi gerakan kaki mesti diperhitungkan. Untuk sebuah kenyamanan dan merek khusus bisa menyentuh angka jutaan.
Terlepas dari semua atribut zumba yang dikatakan aduhai. Tak menutup kesempatan bagi pecinta zumba untuk tampil membahana dalam pusat-pusat kebugaran maupun party-party zumba yang diadakan. Pecinta zumba yang memiliki budget pas-pas-an dapat berkreasi dengan kaos-kaos zumba yang relatif murah. Berbekal gunting dan kreativitas bisa mewujudkan tampilan yang tak kalah trendi.
Jadi untuk para ladies yang menyukai zumba, jangan berkecil hati untuk urusan penampilan. Apapun yang kalian pakai tetaplah mencerminkan pribadi kalian. Bagaimanapun motivasi dan gayamu dalam berolahraga, jika sudah masuk ke tempat kebugaran pastikan untuk berpeluh. Salam olahraga! [T]
SAYA suka lagu-lagu yang memberikan getaran yang baik pada suasana hati dan hidup saya. Karena itu saya menggunakan aplikasi karaoke di smartphone untuk memudahkan saya menyanyi di...
ADA semacam protes di media sosial, kenapa wayang wong, sebagai kesenian klasik adiluhung yang baru saja ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda, justru dipe...
SEPAK bola kampung kini hanya fosil ingatan. Mungkin karena kampung selalu dirundung revolusi yang dialirkan zaman. Sawah-sawah, bahkan kebun yang dulu menjadi arena laga sepak bol...
KINI sudah masuk tahun ajaran baru. Sejumlah kampus sudah bersiap-siap menghadapi mahasiswa baru. Tentu, semua tahu, hari-hari pertama mahasiswa baru disibukkan dengan orientasi ka...
BEGITU puluhan penari memasuki panggung di depan Tugu Singa Ambara Raja, sore menjelang senja di Singaraja terasa lebih berwarna dari biasanya. Warna-warna itu bukan hanya memancar...
Judul Buku: Sayap Anjing (Kumpulan Cerpen) # Penulis: Triyanto Triwikromo #Halaman: 144 pages # Penerbit: Buku Kompas # Tahun: 2003 # ISBN: 9797090914 (ISBN13: 9789797090913) /...
BULELENG Festival (Bulfest) dibuka 2 Agustus ini dan akan berlangsung 6 Agustus 2016. Ini Bulfest keempatkali sejak digelar pertamakali, Agustus 2013. Di Bali, Bulfest memiliki gem...
Ini pengalaman ketika saya mengajar di sebuah sekolah dasar di Alor, NTT, sebagai guru dalam program SM3T (Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal). SEPERTI b...
MISI belum tuntas! Komunitas Masyarakat Lumpur Bangkalan terus bikin kegiatan. Setelah terlaksananya acara Festival Puisi Bangkalan, 20-21 Mei 2016, kini tengah bersiap-siap mengge...
SIAPA saja yang suka memuji dan mengagung-agungkan Bali, pasti bertemu subak. Mereka yang berniat mengikuti alur jejak watak manusia Bali, seyogyanya juga mengakrabi subak. Bagaima...