17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Olahraga kini sudah menjadi kebiasaan masyarakat, di kota maupun di desa-desa. Banyak yang sudah menyadari pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga. Berbagai jenis olahraga bisa menjadi pilihan, mulai dari joging, renang, bulu tangkis, tenis lapangan, aerobik, body language, yoga, bahkan zumba.
Olahraga kardio yang menyenangkan adalah zumba. Zumba tidak hanya menawarkan kegembiraan tapi juga mampu membakar hingga 300 kalori dalam waktu 30 menit saja. Bahkan, olahraga dengan musik berirama riang ini disinyalir dapat membantu melepaskan stres.
Zumba telah menjadi tren dan lifestyle. Fenomena ini menawarkan lebih dari sekadar berkeringat. Apalagi olahraga satu ini populer karena dilakukan dengan senang hati. Musik energik semacam latin, tango, salsa, merengue, reggaeton yang menghentak mengajak siapa saja ikut menari.
Olahraga yang berasal dari Amerika latin ini ternyata cocok untuk segala usia dan stylish. Tak heran pecinta zumba memperhatikan penampilan mereka ketika ber-zumba. Pilihan pakaian yang nyaman tentu menjadi salah satu faktor yang menjadikan olahraga semakin menyenangkan. Di samping itu, gaya dan trend menjadi faktor sampingannya.
Kelas-kelas zumba mulai menjamur di perkotaan. Mengikuti kelas zumba layaknya merasakan pesta dansa. Pesertanya selalu bersemangat dan berusaha hadir secara rutin merasakan kebebasan, kemeriahan teriakan-teriakan, meningkatkan percaya diri dan menjadikan diri lebih baik. Semuanya didukung dengan penampilan yang modis.
Rasa takut memasuki tempat olahraga atau gym karena takut kelelahan atau kurangnya rasa percaya diri karena tidak memiliki tubuh ideal dapat ditutupi dengan penampilan atau pakaian yang trendi. Pakaian seolah dapat menyamarkan semua kelemahan itu.
Pembicaraan kita berfokus pada pakaian zumba, selain gerakan pinggul dan hentakan kaki yang menggoda. Baju zumba juga mendapat perhatian para member-nya. Pilihan bahan yang nyaman sekaligus bergaya. Produk-produk di pasaran menawarkan model baju zumba yang kekinian dan dengan beraneka harga. Tentu saja harga menjamin kualitasnya.
Tak jarang kaos-kaos zumba berharga ratusan ribu identik bagi pelaku zumba. Belum lagi pecinta zumba memikirkan bawahan/celana berupa leging atau joger pants yang harganya juga tak main-main untuk suatu merek tertentu. Bergerak semakin ke bawah, kaki juga tak luput dari perhatian. Sepatu untuk melindungi gerakan kaki mesti diperhitungkan. Untuk sebuah kenyamanan dan merek khusus bisa menyentuh angka jutaan.
Terlepas dari semua atribut zumba yang dikatakan aduhai. Tak menutup kesempatan bagi pecinta zumba untuk tampil membahana dalam pusat-pusat kebugaran maupun party-party zumba yang diadakan. Pecinta zumba yang memiliki budget pas-pas-an dapat berkreasi dengan kaos-kaos zumba yang relatif murah. Berbekal gunting dan kreativitas bisa mewujudkan tampilan yang tak kalah trendi.
Jadi untuk para ladies yang menyukai zumba, jangan berkecil hati untuk urusan penampilan. Apapun yang kalian pakai tetaplah mencerminkan pribadi kalian. Bagaimanapun motivasi dan gayamu dalam berolahraga, jika sudah masuk ke tempat kebugaran pastikan untuk berpeluh. Salam olahraga! [T]
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...