Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Tujuan utama pendidikan adalah untuk mengenali, merumuskan, melestarikan dan menyalurkan kebenaran yakni: pengetahuan tentang makna dan nilai penting kehidupan secara mendasar. Untuk mengimplementasikan hal tersebut, salah satu cara adalah melalui pengajaran di sekolah. Sekolah diadakan karena dua alasan mendasar yaitu, mengajar siswa tentang bagaimana cara menalar, cara berpikir secara jernih dan tertata, dan untuk menyalurkan kebijaksanaan yang tahan lama dari masa silam.
Keberhasilan pendidikan sesungguhnya harus didukung paling tidak tiga komponen utama yaitu pemerintah, sekolah, dan masyarakat (orang tua). Menurut saya dalam konteks ini yang terutama adalah orang tua. Orangtua adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. Di dalam keluarga, sebelum anak masuk sekolah, anak-anak memperoleh pendidikan dengan bebas dan cintakasih serta tanpa kurikulum yang ketat.
Orang tua dapat mengembangkan pendidikan-pendidikan moral dengan mengamalkan hidden curriculum seperti yang ada pada pendidikan formal. Benar, bahwa Guru bertanggung jawab mengamalkan pendidikan nilai kepada siswa melalui hidden curriculum, namun akan lebih baik lagi jika orang tua juga memiliki langkah dan cara strategis untuk bertanggung jawab terhadap pendidikan anak di keluarga atau di rumah.
Menarik perhatian saya: pengamalan pendidikan nilai melalui hidden curriculum akan dapat membantu cita-cita nasional pendidikan kita. Sistem pendidikan seperti ini layak dilakukan. Sejauh orangtua berhasil mendidik, dengan keteladanan ataupun refleksi hidup sehari-hari. Dalam hal pendidikan budi pekerti lebih diutamakan pelaksanaan daripada ajaran atau wacananya. Sekolah adalah pembantu orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Dari pengamatan pribadi, saya juga dapat mensharingkan: orangtua yang baik sungguh sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak-anaknya, tetapi sebaliknya banyak juga orangtua yang kurang bertanggung jawab terhadap pendidikan anaknya.
Guru di tengah-tengah fenomena kritik seperti saat ini kemungkinan akan dapat diminimalisir jika adanya kesadaran orang tua juga untuk sama-sama mencerdaskan bangsa ini. Mari, Optimalkan pendidikan budi pekerti atau agama melalui hidden curriculum. Pendidikan budi pekerti atau agama lebih ditekankan dalam pelaksanaan hidup sehari-hari, yang menjadi nyata dalam cintakasih kepada sesama, terutama terhadap mereka yang miskin atau kurang beruntung. Demikian sekedar berbagi pengamatan pribadi, semoga bermanfaat. [T]
”.
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...