Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Awal tahun 2020 juga dimanfaatkan sebagai momen baik untuk meluncurkan karya oleh solois asal Gianyar, I Made Juniartha alias Jun Bintang. Bukan Jun Bintang namanya jika tidak menampilkan sesuatu yang berbeda di setiap karya terbarunya.
Lagu berjudul “Merpati Ingkar janji” ini misalnya, ada banyak kejutan yang ia tampilkan dari hal terkecil semisal melibatkan talenta muda di bagian produksi video clip hingga hal terbesar yakni memadukan beberapa unsur musik (fushion) pada lagu itu.
Jun selama ini mungkin lebih dikenal sebagai solois dengan segudang karya yang mampu membuat baper, kini tampil lebih rock serta energik. Ia berdalih hal itu dilakukan sebagai upaya untuk me refresh diri dan adanya keinginan untuk mengumpulkan pendengar dari kaum adam, Ia beranggapan selama ini kaum hawa cukup mendominasi.
“Sebagai manusia pasti suatu ketika menemukan titik jenuh dan saya yakin semua individu mengalami hal itu. Jenuh saya di sini limpahkan ke hal positif di mana dalam lagu baru ini saya memunculkan idealisme sebagai seorang musisi,”katanya dalam sesi jumpa pers di Stel Peleng, Denpasar. Senin (13/1/2020).
Single yang akan dirilis resmi pada 15 Januari 2020 ini berkisah dari sudut pandang lelaki yang mengambil titik fokus tentang perselingkuhan. Sebenarnya, lanjut Jun Bintang, tidak semua wanita bisa menjaga janji. “Mencoba untuk menduakan cinta namun akhirnya gagal,”sambungnya.
Penyanyi yang hobi bermain motor besar (moge) ini memberikan alasan kenapa dirinya selalu melibatkan orang baru di setiap penggarapan karyanya. Banyaknya talenta di Bali, dukungan hingga apresiasi adalah jawaban kenapa dirinya melakukan itu. “Saya pernah berkata disetiap karya, saya akan mengajak talenta baru. Ini tujuannya untuk regenerasi dan mengangkat talenta yang ada di Bali,”pungkasnya.
Jun juga memberikan sebuah kode jika tahun ini dirinya akan merampungkan album solo pertamanya. Begitu juga band yang telah membesarkan namanya “Bintang”. Dua target besar itu akan dirampungkan setidaknya hingga tahun 2021. “Mohon doanya agar berjalan lancar,” tutupnya. [T]
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...