Malam Minggu bagi “Darah Muda”: Tak Sekadar Pacaran
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
Birama, salah satu band asal Badung yang terlahir dari sebuah perkumpulan kecil akhirnya berikrar dan komitmen untuk mewarnai blantika musik Bali. Lewat single perdana bertajuk “Tresna Sing Meganti” mereka pun menyapa seluruh penggeramar musik Bali di mana pun berada.
“Kami awalnya hanya kumpul biasa dan melakukan jamming sesion yang akhirnya kami sepakat untuk membawakan karya sendiri dan recording,”kata Andy vocalis sekaligus gitaris dari Birama saat sesi jumpa pers di Warung Pizza & Pasta, Renon. Sabtu (11/1/2020).
Single ini, lanjut Andy, mengambil tema love yang berkisah tentang cinta tak pernah terwujud. “Cowok ini suka dengan sosok perempuan namun tak pernah bisa terjadi hubungan suka sama suka,”sambungnya.
Lagu itu diciptakan oleh Andy sekitar tahun 2017 dimana ia adaptasi dari lingkungan sekitar dan direkam tahun 2019. “Produksinya baru tahun 2019 termasuk peroses pembuatan video clipnya,”paparnya.
Band yang resmi terbentuk pada 12 Januari 2019 ini beranggotakan Dek Adi (cajon), Widi (gitar melodi), Andy (vokalis & gitaris) dan Pande (bassis) mengusung genre pop accoustic sebagai dasar mereka. Tidak hanya single, mereka juga siap meluncurkan album. “Album itu sudah pasti namun sebelum menuju kesana kami akan rilis pelan tapi pasti beberapa single dulu,”ujarnya.
Menurut Andy, tidak ada filosofi khusus terkait pemilihan Birama sebagai nama band mereka. Birama sendiri mudah diingat, mudah diucapkan dan juga melambangkan musik. “Selain itu Birama juga bisa diartikan sebagai Berteman Satu Irama,”tutup Andy. [T]
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
SEBAGAI mahasiswa yang menuntut ilmu di universitas yang bergerak dalam bidang keguruan, tentu “kegiatan mengajar” tidak lagi asing di telinga mereka. Bahkan “kegiatan mengajar” ak...
Bapak/Ibu Guru yang kami cintai, pidato ini saya buka dengan kutipan dari penyair Kahlil Gibran… “Cinta tidak punya hasrat selain mewujudkan maknanya sendiri.” BEGITU bijaknya Ka...
GENERASI yang cerdas dan berakhlak mulia terwujud dari adanya guru yang cerdas dan berkompetensi. Sebuah ungkapan sederhana namun memiliki banyak makna dan usaha. Dewasa ini, guru...
MELIHAT pendidikan Indonesia memasuki milineum ketiga, ketika teknologi digital melahirkan generasi baru (generasi Y), makin kentara paradoks dunia pendidikan, biang kerok stagnasi...
SEBUAH percakapan mengejutkan di ruang kelas: Saya : Anak-anak, kalian punya cita-cita? Ada yang jawab punya, ada yang menjawab tidak. Saya lontarkan pertanyaan ini kepad...
DUNIA ini adalah panggung sandiwara. Tuhan penulis skenario sekaligus sebagai sutradara. Dan kita umat manusia sebagai aktornya. Segala sesuatu yang kita lakukan sudah ada skenari...
POLITIK mungkin sesuatu yang asing bagi saya terutama mengenai politik praktis. Memang sedikit paham, secara garis besar politik didefinisikan sebagai “ilmu mempengaruhi”. Sebagai...
HARI masih pagi. Jarum jam baru menunjukkan pukul 08.30. Namun entah mengapa, matahari bersinar begitu terik. Meski begitu, suasana di Lapangan Umum Desa Bebetin, terlihat riuh. Pu...
MEDIA massa baik itu cetak maupun elektronik setahu saya adalah sebagai “tukang lapor” kepada masyarakat luas terhadap apa yang terjadi pada suatu tempat dan suatu waktu di belahan...