Diikuti Makhluk Gaib Seusai Piknik
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
Pemprov Bali menetapkan Bali Megarupa menjadi agenda pameran tahunan untuk membangun dan memperkuat ekosistem seni rupa dari hulu ke hilir.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dr. I Wayan Kun Adnyana meminta kegiatan Bali Megarupa merangkul seluruh pemangku kepentingan seni rupa dan memperluas jaringan kerja sama untuk menyangga acara ini agar lebih besar dan kuat.
“Gagasan besar tak akan berkembang jika tidak dieksekusi dengan baik melalui kolaborasi intensif sebagai kerja bersama yang berdampak besar. Saya berharap Bali Megarupa membuat persiapan yang lebih matang untuk pameran tahun depan,” katanya di Museum Puri Lukisan Ubud, Minggu (10/11) petang.
Kun Adnyana mengatakan hal tersebut dalam acara Temu Rasa Perupa dalam rangka penutupan pameran Bali Megarupa. Kegiatan perdana yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Bali ini digelar sejak 22 Oktober lalu di Museum Puri Lukisan, Museum Neka, Museum ARMA, dan Bentara Budaya Bali yang juga diisi dengan diskusi dan artist talk.
Penutupan pameran dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokora Oka Artha Ardana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace ditandai dengan pemotongan tumpeng. Sebelumnya, panitia Bali Megarupa menggelar Wokshop Garis dan Ekspresi yang diikuti puluhan siswa SD hingga SMA.
Menurut Kun Adnyana pameran Bali Megarupa akan menjadi agenda tahunan di bawah payung Festival Seni Bali Jani yang menggelar kegiatan seni modern dan kontemporer. Acara ini bakal melengkapi Pesta Kesenian Bali (PKB) yang menampilkan aneka seni tradisi.
Ia menyebut dalam PKB 2020 akan memiliki pameran besar seni rupa yang berbasis tradisi untuk menggali seni rupa tradisi dan klasik yang tersebar di 1.493 desa adat. Seni rupa tradisi yang hingga kini masih eksis di Kamasan, Kerambitan, Nagasepaha, Batuan, dan lain-lain perlu diberikan penguatan lagi.
Kun Adnyana mengatakan pameran seni rupa tradisi melalui PKB dan Bali Megarupa bakal menjadi potret keberadaan seni rupa Bali yang sama-sama penting untuk dibesarkan dan menjadi kebanggan bersama.
Wagub Bali Cok Ace juga menaruh harapan kepada para seniman untuk terus memberikan sumbangsih bagi Bali. Kata dia seniman memiliki kelebihan dalam berpikir, berkata, dan berbuat yang tidak hanya dilandasi ilmu kognitif, tetapi juga dengan olah rasa.
“Terlebih lagi, darah atau DNA seniman berbeda dengan orang kebanyakan. Oleh karena itu bersyukurlah Anda yang menjadi seniman,” katanya.
Cok Ace mengatakan kehidupan berkesenian yang didukung kantong-kantong seni dan komunitas yang bertebaran di seluruh Bali diibaratkan bagai aneka bunga di taman yang semakin menyemarakkan dan mengharumkan Bali.
“Teruslah berkarya dan sering-seringlah mengadakan acara, sehingga taman bunga tadi bisa tumbuh subur dan memberikan kebahagiaan bagi lingkungannya,” kata Cok Ace.
Ketua Tim Kreatif Bali Megarupa Made Kaek Darma Susila mengatakan kendati pameran telah berakhir masyarakat tetap bisa menikmati karya melalui situs www.balimegarupa.id yang ke depan akan dikembangkan menjadi galeri digital dan pusat dokumentasi seni rupa Bali. [T] [*]
BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia yang lebih mengenal Bali ketimbang Indo...
PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka kesalahp...
PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan melemparkannya ke arah depan, seolah men...
APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era reformasi bukan pada keamanan akan tetapi tidak adanya kepastian hukum. Ada tiga&...
Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih menggema dalam kesadaran kolektif mas...
PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis berdiri di Bali sebelum periode kemerdeka...
“Salah satu hal yang membuat pelecehan sulit dikenali adalah karena ia sering hadir dalam bentuk yang tampak biasa: candaan, gurauan, atau perilaku yang dianggap lumrah dalam perg...
JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni adalah bulan kelahiran dan kewafatan Bung...
SINGARAJA – TATKALA.CO | Tahun 2026 ini, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja menyediakan total daya tampung sebanyak 8.484 kursi untuk jenjang S1, S2, S3, profesi,...
“Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya, Made Jembar sedang men...