‘Brown Sugar’ dari The Rolling Stones dan Ingatan Perbudakan
MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang kompleks, bahkan traumatik....
Kota besar menawarkan perubahan nasib dan peningkatan kesejahteraan. Biaya hidup yang relatif mahal diikuti oleh penghasilan yang relatif besar pula. Istilah orang Jawa adalah ora mamah ora obah. Kerja keras bagai kuda, banting tulang laksana atlet gulat menjadi konsekuesi jika ingin sukses hidup di kota, apalagi Jakarta. Kelas misqueen dan kelas sultan menjadi terminologi baru dalam pergaulan masyarakat khususnya yang akrab dengan dunia maya.
Apa jadinya jika dunia dan kehidupan seseorang di balik? Istilah generasi milenial dari kelas misqueen menjadi kelas sultan, atau mungkin sebaliknya. Tentunya akan terjadi gegar budaya atau dalam istilah ilmiahnya disebut sebagai culture shock. Potret masyarakat kelas menengah ke atas dengan segala tingkah laku yang menyertainya menjadi salah satu impiah masyarakat selevel di bawahnya. Belanja belanji untuk memenuhi dahaga keinginan dan lapar hedonnya. Film Orang Kaya Baru (OKB) memberi gambaran nyata pada kita bagaimana perilaku masyarakat kelas menengah atas yang masih newbie.
Skenario film Orang Kaya Baru (OKB) ditulis oleh Joko Anwar. Biasanya menjadi sutradara kali ini Joko Anwar menawarkan sebuah cerita yang tidak biasa. Film bergenre Drama komedi dengan Sutradara: Ody C. Harahap ini dirilis pada 24 Januari 2019. Film ini diperankan oleh Raline Shah, Refal Hady, Derby Romero, Cut Mini, Fatih Unru dan Lukman Sardi. Mempunyai skenario yang saya nilai unik dan menggemaskan. Seperti karya Joko Anwar yang menjadi film favorit saya: Janji Joni, film OKB memberikan cara baru bagaimana melihat kerja keras dan kemiskinan dalam kacamata tidak melulu pada angka-angka matematis yang berpegang teguh pada prinsip ekonomi.
Secara teknis film yang diproduksi oleh Screenplay Films, Legacy Pictures menghadirkan visualisasi yang apik dan sesuai dengan genre komedi dengan beragam instrumen pendukung yang berpadu padan dengan sangat baik. Apresiasi penonton dan pasar terhadap film ini cukup baik dengan rating 7/10 via IMDb menjadikan film ini telah mendulang penonton mencapai angka jutaan.
Film Orang Kaya Baru (OKB) mengisahkan sebuah keluarga yang mendadak menjadi kaya raya. Awalnya keluarga tersebut merupakan keluarga sederhana yang hidupnya pas-pasan namun tetap kompak. Lukman Sardi berperan sebagai Bapak, Cut Mini sebagai Ibu. Mereka memiliki tiga orang anak yang diperankan oleh Derby Romero sebagai Duta, Raline Shah sebagai Tika, dan Fatih Unru. Meskipun bukan keluarga kaya, mereka mampu menjalani hari dengan menyenangkan. Bapak selalu bahagia meski tidak punya uang. Ibu selalu memasak dan antar jemput Dody menggunakan motor lama.
Sementara Tika pulang dan pergi kuliah menggunakan metromini. Bahkan terkadang untuk urusan makan, Duta, Tika dan Dodi sampai masuk ke kondangan orang yang sebetulnya tidak mereka kenal. Kehidupan keluarga tersebut berubah ketika Bapak meninggal dunia. Bapak menjadi sosok panutan dalam keluarga tersebut. Bapak ternyata meninggalkan warisan harta yang cukup banyak kepada istri dan anaknya. Selama ini Bapak merahasiakan harta yang dimilikinya tersebut. Kemudian keluarga tersebut merubah menjadi 'Orang Kaya Baru' karena warisan peninggalan Bapak.
Kehidupan mereka sangat bergelimang harta. Saat si bungsu ditegur seorang penjaga toko karena menyentuh banyak barang, Ibu lalu sanggup membeli semua barang yang disentuh tersebut. Apa yang mereka inginkan dengan mudah dapat mereka beli. Meski sudah menjadi kaya, masalah justru datang menghampiri keluarga tersebut belajar tentang keharmonisan sebuah keluarga dengan karakter idealis dan memiliki jati diri yang kuat.
Bahagia: Hidup Sederhana dengan Keluarga dan Banyak Sahabat
Melalui film ini kita dapat belajar bahwa bahagia itu tidak tergantung berapa banyak harta yang kita punya. Harta yang banyak malah menjadi sebab perubahan perilaku. Naik jenjang ekonomi justru membawa konsekuensi dengan semakin tingginya gaya hidup. Gaya hidup berkaitan dengan gengsi yang semakin membumbung tinggi. Secara kajian ilmiah, pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan tetapi tidak berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan kelompok berpendapatan rendah atau masyarakat miskin. Sesuai dengan studi Martin Ravallion (2001), kondisi ini yang disebut dengan jebakan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan.
Film ini memberikan gambaran pada kita pentingnya untuk menjadi pribadi yang senantiasa bersyukur. Tidak melupakan keluarga dan sahabat dalam keadaan apapun. Itulah keunggulan dari film Orang Kaya Baru (OKB) yang memberikan banyak petuah dan pelajaran hidup melalui penjiwaan peran yang luar biasa oleh Cut Mini dan Lukman Sardi.
Terlepas dari sedikit kritik saya pada pemeran lain yang dalam penjiwaan karakter masih perlu jam terbang lebih. Termasuk kejelasan cerita pasca ada yang mengambil alih rumah mewah yang baru ditempati, membuat penonton sedikit bingung. Apa maksud Bapak menyuruh temannya mengambil alih rumah yang telah terbeli?. Apakah hanya sekadar ujian untuk anggota keluarga agar merasakan sesekali menjadi orang kaya dengan harta yang melimpah?.
Akhirnya, secara umum film ini sangat direkomendasikan sebagai tontonan sekaligus tuntunan untuk keluarga. Pentingnya menikmati hidup dalam kebersamaan bersama orang-orang terdekat yang kita cintai. [T]
MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang kompleks, bahkan traumatik....
BUNG Karno adalah presiden Indonesia yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dari 8 PresidenIndonesia,Bung Karno, Abdul Rachman Wahid (Gus Dur), dan Susilo Bambang Yudoyonomenon...
SAYA menulis ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk banyak seniman yang mungkin merasakan hal yang sama. Mereka yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menempuh pend...
DESA Pedawa di Kecamatan banjar, Buleleng, yang dikenal dengan adat dan budaya yang unik kembali menjadi tujuan pengabdian akademik. Pada hari Rabu, 10 Juni 2026, tim Pengabdian k...
Hari itu, Kamis, 11 Juni 2026, para siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) berkunjung ke Yayasan Bali Baby...
DALAM kehidupan sehari-hari, kata "absen" sangat akrab digunakan oleh masyarakat. Di sekolah, guru sering mengatakan, "Ayo, sebelum belajar kita absen dulu." Di lingkungan peke...
SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan sawah yang hijau. Burung-burung berkicau. Angi...
KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi D4 Man...
DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu menebar cahaya sekaligus memberi sihir warna...
DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan pangan yang paling jujur, sebuah warisa...