Cak Puspita Jaya, Blahkiuh: Menjunjung Kualitas Berkarya
BAGI Sekaa Cak Puspita Jaya, hasil akhir bukanlah menjadi perkara. Apalagi kalau menyangkut jumlah penonton, tak menyurutkan semangat juga kualitas berkesenian sekaa Cak kr...
RAMADAN 1
Kelana rindu
di malam-malam beku
Perjalanan hati
di ruang-ruang sunyi
Jiwa yang dahaga
mereguk sukma ramadan
Ramadan 1439
PERJALANAN RUHANI
Ini perjalanan ruhani
Menapaki jejak-jejak nurani
Kidung-kidung suci lirih menembus hati
Airmata mengalir meresap ke pori-pori
Ini perjalanan ruhani
menghidupkan jiwa yang mati
Ramadan 1439
RAMADAN 2
Ramadan ya ramadan
Ajaklah matahari bicara
Jangan sesali siang yang tak sempurna mengantarkan cahaya
Sebab jiwa tak boleh leha
Mengeja makna Maha Kata
Ramadan ya ramadan
Ajaklah bulan bicara
Jangan tangisi malam yang tak sempurna meniupkan mimpi
Sebab hati tak boleh mati
Lailatul qadar sedang menanti
Ramadan 2019
LUKA NEGERI
Luka negeri
Melumat ruhani
Lara menyanyi
Memangsa nurani
Bara menyala
Menerkam jiwa
2018
LUKA NEGERI 2
Lembaran sejarah negeri berpeluh api
Bagaimana bisa kutanam dahlia
Di taman-taman warisan bunda
Bagaimana kembang bisa tumbuh berbunga cinta
Luka menggores luka
Lembaran sejarah negeri berpeluh api
Rahim bangsa mengeram bara
Lara menyela
Menetas airmata
Api melahap api
Melukai semedi
Siapa lagi yang bisa merawat nurani
Ramadan 2019
BAGI Sekaa Cak Puspita Jaya, hasil akhir bukanlah menjadi perkara. Apalagi kalau menyangkut jumlah penonton, tak menyurutkan semangat juga kualitas berkesenian sekaa Cak kr...
“Boleh panggil saya Pak Adi, boleh juga Pak Eka!” kata Nyoman Adi Wiryatama kepada saya, suatu hari di tahun 2000. Saat itu, ia baru saja duduk secara resmi di kursi Bupat...
KENAL dengan I Ketut Rochineng? Ya, kenal. Bukan karena lelaki 58 tahun ini kini jadi penyanyi, tapi jauh sebelumnya ia sudah dikenal sebagai seorang birokrat di Pemprov Ba...
TERINGAT suatu pagi, ketika tahun ajaran baru dimulai, anak-anak Paud terperangah. Ada banyak mainan. Mereka bingung harus memainkan yang mana terlebih dahulu. Akhirnya, me...
Cerpen: Ferry Fansuri WAJAH-wajah kecut, kusam dan buram terlihat keramaian di sana. Tidak ada tanda kemenangan hanya geram dan gemeretak gigi menahan amarah menuju ubun-ubu...
BERADA di kampung orang, awalnya memang serasa sebagai orang terbuang. Sebagian besar orang seperti memandang sinis, layaknya mereka berkata dalam batin: siapa sih orang in...
Persimpangan antara adat dengan era modern, membikin orang Bali kian terhimpit banyak problem. Dengan kondisi itu, acap kali seni di Bali kini justru menjelma menjadi yang...
JULI UNTUK SHERLIN Figur: Sherlin Devakosasi Tetesan hujan menjadi kisah bulan juli Sherlin bocah kecil yang sedang bernyanyi lalu menari Diantara rintikan hujan yang turun penuh...
KEMARIN saya menjadi saksi bagaimana 2 peti yang isinya lontar-lontar tentang perdukunan dan magic (menangkap leak, mengobati bebayi, mengobati cacar, menghancurkan black m...
Cerpen: Lamia Putri Damayanti Kabarnya, pemuda yang mati di atas bukit itu, disebabkan oleh hantu lelaki tua yang dibunuhnya setahun silam. Mayat pemuda itu ditemukan tercab...