Razia Warung? Ah, Saya Selalu Sukses Puasa Dikurung Warung
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
Festival Jazz ini menyuguhkan penampilan Rhythm Rebels sebagai senjata pamungkas dan terakhir yang menutup kemerlap panggung Demajors pada Jumat (01/03). Ada beberapa panggung, memang, yang berisikan line up –line up besar yang tampil dalam festival ini. Salah satu panggung tersebut bernama Demajors stage. Demajors Stage memuat sekitar 6 line up besar, salah satunya adalah Rhythm Rebels.
“Kami main di sessi terakhir. Sekitar pukul 22.45. Semua lancar dan tidak ada kendala yang berarti sama sekali. Kami juga merasa senang karena penampilan kami disambut baik oleh para penonton,” ujar Rizal Abdulhadi, salah satu personil Rhythm Rebels.
Duo yang sedang tidak bosan-bosannya mencoba berbagai panggung ini terbilang cukup unik dan atraktif. Selain alat musik yang dimainkan oleh mereka memang terbilang khas: berbagai instrumen berbahan bamboo, dan dibuat oleh para personilnya sendiri, group ini juga merupakan group yang sudah meroket ke panggung-panggung besar festival di berbagai belahan dunia.

Antida Music Productions selaku produser sekaligus management Rhythm Rebels, memaparkan bahwa musisi seharusnya memang fokus untuk berkarya, perihal pencarian panggung, skema besar, dan target market, itu sebaiknya pihak management yang memikirkannya.
“Musisi perlu mengasah terus dan fokus kepada karya mereka. Perihal lain-lain, managementlah yang memikirkannya. Melihat sambutan yang antusias di Java Jazz Festival, membuat kami (baca: Antida), semakin yakin dan optimis untuk memasarkan Rhythm Rebels ke ranah musik yang lebih luas,” ucap Anom Darsana, Produser sekaligus Management Rhythm Rebels pada Sabtu (02/03).
Yang tak kalah unik dari penampilan Rhythm Rebels adalah kreativitas mereka ketika tampil di panggung. Karena instrumen yang mereka tampilkan, maka jamming pun menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para penonton. Song list jadi tidak penting lagi, yang penting adalah kejutan demi kejutan: hentakkan drum yang dibalut bambu dan tiupan Awi Go’ong yang bersinergi dengan suasana hati, tentu membuat penonton semakin bersorak sorai karenanya.
Anom Darsana mengakui bahwa teamnya dan para personil Rhythm Rebels telah bersinergi dengan baik dan bekerja keras dalam membangun strategi marketing untuk Rhythm Rebels, dari mulai menawarkan Rhythm Rebels untuk tampil di berbagai festival-festival dunia, hingga jeli melihat peluang yang ada.
“Kami ingin membawa Rhythm Rebels mampu untuk terus mengisi slot yang ada di panggung-panggung lain. Tahun ini, sebagai targetnya, Antida Music Productions akan membawa Rhythm Rebels terbang ke China untuk tour, dan juga ke Rusia untuk mengikuti Wild Mint Festival, sebuah Festival besar di Rusia. Semoga hal ini bisa menjadi pemantik bagi musisi-musisi yang lain untuk semakin berkarya dan Berjaya di dunia musik Indonesia dan dunia,” pungkasnya. [*/T/Eka Pranita]
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
JUDUL tulisan ini merupakan tema diskusi Kupang Pesta Monolog yang coba menggali daya vital teater dan perannya dalam kehidupan konkret (aktual). Bahwa teater sebagai seni...
DI Bali, lumrah bila di tempat atau kawasan yang disucikan, jika melihat sesuatu, umpamanya benda, hewan atau binatang (langka), orang sering menyebutnya “Due”. (“Due” dibaca seper...
“KINI banyak pengarang muda yang bagus. Banyak sekali,” kata Seno Gumira Ajidarma saat ngobrol singkat pada suatu pagi dengan tatkala.co di Honeymoon Guest House, Ubud, 6 Juni lalu...
SEBUAH analog yang saya anggap pas untuk menggambarkan budaya korupsi di Indonesia adalah tradisi buang sampah sembarangan. Meski lingkungan jadi kotor, menghilangkan rasa nyaman,...
HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita mas...
Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahw...
DUNIA pendidikan, modal utama dalam perkembangan peradaban manusia. Inovasi-inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir terlahir di dalamnya. Sejarah perubahan besar-bes...
PAWAI pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di depan Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Sabtu (11/6). Dan betapa senang mendengar Presiden...
Menikah itu sulit, tapi bercerai ternyata jauh lebih sulit. Saat mau menikah, yang penting hanya sedikit kemantapan hati, komitmen untuk sama susah sama senang, izin orang tua, sed...