Genjek Kolosal, Politik Warna, dan Kebiasaan Buruk Politikus
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
Secara umum, fantasi kerap kerap diidentikkan sebagai khayalan. Fantasi adalah bagian dari aspek psikis atau kejiwaan manusia. Pada dasarnya semua manusia memiliki kemampuan untuk berfantasi. Hanya saja dalam konteks kesenimanan,seorang seniman dikenal sebagai individu yang secara aktif mampu menghadirkan fantasi – fantasinya tersebut dalam medium karya seni.
Khusus dalam seni rupa tentu saja medium yang dipakai dalam mengungkapkan fantasinya tersebut adalah dalam bentuk karya visual. Karya-karya yang hadir dari sebuah fantasi umumnya dianggap tidak biasa dalam pandangan umum karena pada dasarnya sebuah karya fantasi adalah sebuah rekaan atau dunia yang berjarak dari realitas walaupun pada dasarnya objek objek yang hadir terkadang merupakan cerapan dari realitas yang ada.
“Seorang seniman yang berkarya berdasarkan dari fantasinya terkadang melukiskan sebuah objek atau peristiwa bukan berdasarkan salinan atau memesis dari realitas yang ada. Mereka berdua terkadang meminjam atau menyalin objek-objek tersebut untuk kemudian dirangkai diwujudkan dalam dunia yang mereka buat sendiri diatas kanvas atau medium visual yang lainya. Pada titik ini, seseorang pencipta yang hadir sebagai creator utama yang menciptakan dunianya, “ ujar kurator pameran I Made Susanta Dwitanaya.
Menyimak karya-karya yang dihadirkan, menurut Susanta, salah satu hal yang dapat terbaca dari apa yang dihadirkan oleh kedua seniman ini menunjukkan bahwa karya – karya mereka hadir dari fantasi mereka masing-masing pada suatu onbjek ataupun peristiwa.
Nyoman Gede Darmawan misalnya menghadirkan karya-karya yang secara tematik didominasi oleh hadirnya adegan adegan seksual dan erotisme. Kuek menghadirkan persoalan seksualitas sebagai bagian dari kebutuhan atau bagian yang terpisahkan dalam kehidupan manusia.
Seksualitas dalam Darmawan ada pada penyatuan rasa melampaui perkara penyatuan fisik antara manusia yang berlawanan jenis. Itulah kenapa dalamkarya karyanya Darmawan menggambarkan manusia yang sedang berhubungan intim namun dalam balutan pakaian masing masing bukan telanjang yang seutuhnya. Ini adalah ungkapan simbolik bahwa seksaualitas bukan hanya perkara penetrasi penis dalam vagina namun lebih pada rasa yang timbul dari fokus fokus penyatuan tersebut.
Sambung Susanta, keduanya bertemu dan berpameran berdua karena masing masing telah melihat adanya kesamaan dasar pijakan dalam mereka berkarya yakni sama sama berpijak dari fantasi. Dan mereka juga sadar pada perbedaan fantasi – fantasi mereka masing masing dalam memandang sebuah realitas.
“Pendek kata pameran ini hadir dalam frame kuratorial yang mencoba menelisik hal-hal mendasar yang terjadi dalam alam dan lelaku kreatifitas masing masing seniman bukan sebagai bentuk pembacaan seniman terhadap aspek tematik kuratorial yang spesifik, “ tutupnya.
Menurut Nyoman Gede Darmawan dalam berhubungan intim sesungguhnya adalah fokus dan penyatuan pikiran. Seksualitas dengan pasangan yang sah bagi darmawan layaknya sebuah jalan meditatif didalamnya ada hasrat dan gairanh untuk saling memberi dan menerima lalu menikmati kenikmatan rasa yang timbuldarifokus dan proses penyatuan tersebut.
Sementara Nyoman Suarnata menghadirkan fantasinya dalam memandang objek binatang yang diolah sedemikian rupa. Yang terkadang muncul pada karya Suarnata adalah kelucuan, dan terkadang juga kesan yang menyeramkan. Bentuk bentuk binatang yang hadir pada karya karya Suarnata hadir dari fantasinya ketika melihat suatu karakter binatang.
Dalam berproses kreatif ide dan gagasan Suarnata mengalir begitu saja bahkan saat berprosres ia tidak pernah tahu akan seperti apa hasil akhir dari karyanya. “ Ide saya mengalir seiring dengan fantasinya yang berkembang dan mengalir ketika mulai menggambar satu karakter binatang tertentu. Pesan yang hadir dalamkaryanya semuanya terjadi begitu saja sesuai dengan kebutuhan untuk mewujudkan fantasinya terhadap bentuk bentuk binatang tertentu, “ serunya Suarnata.
Ia juga mengkritisi tentang realitas dunia konsumsi dimana binatang bahan makanan yang bisa diolah menjadi jenis makanan atau masakan tertentu. (T)
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
PEREMPUAN mana sih yang tidak menginginkan tubuh indah dan dipuji banyak orang? Memiliki tubuh indah adalah impian setiap perempuan di dunia. Tapi, bagaimana dengan perempuan yang...
“Mama, please take this badge off of me, I can’t use it anymore.” (Knockin’ on Heaven’s Door - Bob Dylan) JAUH sebelum seniman besar pengusung musik balada itu berbicara murung pe...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) seringkali menjadi senjata tajam yang dengan segala keunikannya dapat memisahkan pasangan yang bahkan telah menjalin hubungan selama bertahun-tahun. Karena...
Catatan Harian Sugi Lanus 10 Agustus 2016 . APA Bahasa Bali "Happy Birthday" & "Happy Anniversary"? Jawaban untuk pertanyaan itu adalah "rahajeng dina otonan" dan "rahajen...
BOLEH jadi, setelah membaca tulisan ini saya menjadi cukup terkenal karena mendapat protes dari kelompok pro KKN tanpa cinlok atau cinta lokasi. Bagaimana tidak, pendapat saya just...
SIAPA pun yang bicara jalur shortcut Denpasar-Singaraja selalu tampak bersemangat. Optimis. Seakan-akan setelah jalur shortcut terwujud, masyarakat akan langsung sejahtera. Padaha...
SELEBRITI artinya orang terkenal, termasyur, tersohor. Untuk menjadi terkenal, banyak hal bisa dilakukan. Jika seseorang berbuat aneh-aneh, masuk dalam kategori pemecah rekor, dia...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dulu dan sekarang itu sangat jauh berbeda. Sekitar tahun 1970-an hingga 1980-an KKN benar-benar program yang ditunggu-tunggu masyarakat desa. Mah...
Judul Buku : Badriyah # Pengarang : Ayu Weda # Penerbit : Gambang Buku Budaya # Tahun Terbit : Maret 2016 # Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman # ISBN : 978-602-6776-15-0 PEREMPUAN...