Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
Pemuda Theravada Indonesia (Patria) Kabupaten Buleleng[/caption]
Pada saat itu juga, momen ke-enjoy-an peserta musyawarah cabang masih dapat dilihat. Seseorang memutar lagu We are the Champion dan seluruh peserta bernyanyi bersama, seolah mengatakan selamat secara bersama-sama.
Acara dilanjutkan dengan pemasangan slempang ketua dan wakil ketua patri kepada ketua dan wakil ketua yang baru, penyerahan berkas dan setmpel organisasi kepada ketua terpilih, kemudian sambutan ketua terpilih dan barulah msuyawarah ditutup.
Sejatinya, bebragai bentuk suka cita, pengalaman, ilmu, dan banyak hal bermanfaat lainnya yang telah mereka dapat di dalam perkumpulan ini. Tentu saja banyak hal yang baik maupun buruk telah mereka lalui bersama, sehingga semua menjadi lebih berkembang dan maju.
Komang Adi Wiradnyana berharap semoga apapun yang telah dilaksakan kepengurusan lama dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat sebagai bekal untuk menjalini hidup ini. Terima kasih ia ucapkan kepada semua pihak yang terlibat dalam masa bakti kepengurusan sebelumnya. Pesannya, jangan pernah lupa setiap momen kebersamaan, melakukan berbagai hal positif dan juga menyenangkan.
Jika dalam masa kepengerusan sebelumnya, terdapat kekeliruan dalam ucapan maupun tindakan, ia mewakili kepenguran yang lama mohon maaf. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga dan meningkatkan apa yang sudah mereka bangun dan lakukan secara bersama-sama. Komunikasi, koordinasi dan kerjasama akan membuat fondasi dalam berorganisasi semakin kuat. Tetaplah melakukan pengabdian sebagai generasi penerus yang merupakan tonggak utama yang akan menjaga perkembangan Buddha Dhamma. (T)
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyi...
LAGU “A Salty Dog” oleh Procol Harum (1969), dengan lirik karya Keith Reid, adalah elegi tentang pelayaran terakhir, tentang manusia yang berangkat dengan keberanian, namun akhirn...
PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa kehadiran Presiden Prabowo Subianto sempat menimbu...
“Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama, dalam acara ‘NGERUMPI’: Ngobrol Se...
MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa. Apalagi ketika ia mulai berbicara dengan logat...
DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku diajari bahwa Barong adalah pelindung, bukan pemangsa....
Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang tua yang tak mau purnaMereka tak punya bat...
“Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….” ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian janger tradisi d...