Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
Lukisan Presiden Jokowi dengan bahan sampah plastik[/caption]
Membuat lukisan dari sampah plastik ini bukanlah perkara susah. Mula-mula peserta kegiatan tersebut memilih dan membersihkan sendiri sampah plastik yang akan digunakan sebagai lukisan. Setelah bersih, mereka memotong sampah tersebut menjadi ukuran kecil dan mengelompokannya sesuai warna. Selanjutnya mereka membuat pola atau bentuk gambar di atas kertas putih kemudian menempelkan potongan-potongan kecil sampah tadi megikuti pola yang sudah dibuat.
Kegiatan tersebut sangatlah dimintai oleh siswa-siswi SD Negeri 2 Mas yang menjadi peserta. Mereka selalu semangat mengikuti kegiatan ini, terbukti dengan hadirnya tepat waktu, bahkan saking semangatnya, ada juga yang sudah hadir satu jam sebelum kegiatan dilaksanakan. “Senang sekali kegiatan ini ada di sekolah kami, saya bisa belajar buat lukisan, bisa nonton video bahaya sampah plastik, dan saya tahu sampah plastik bahaya bagi lingkungan. Pengen rasanya biar kegiatan KKN’nya terus ada.” Ujar Monica, siswi kelas V SD Negeri 2 Mas.
Rasa senang akan adanya kegiatan ini bukan hanya dirasakan oleh siswa-siswi SD Negeri 2 Mas yang menjadi peserta, tapi juga dirasakan oleh Made Sujana, kepala SD Negeri 2 Mas. “Sekolah kami sangat terbantu dengan program dari adik-adik mahasiswa Universitas Udayana, sehingga siswa-siswi kami dapat belajar mengenai bahaya sampah, terutama sampah plastik. Yang terpenting juga, mereka bisa belajar bahwa sampah bukan selalu menjadi sampah, tapi bisa juga dijadikan barang seni yang bida dijual atau dipamerkan. Luar biasa.” Ujarnya.
Di akhir kegiatan, yaitu pada Sabtu, 17 Februari 2018, ada hal lain yang membuat siswa-siswi peserta semakin senang dan bersemangat. Mahasiswa KKN tersebut juga mengadakan pameran lukisan sampah plastik yang sudah dibuat oleh peserta kegiatan, ditambah dengan adanya penentuan pemenang dan penyerahan hadiah dalam melukis menggunakan media sampah plastik tersebut. Lukisan bertema tokoh nasional Republik Indonesia akhirnya terpilih menjadi pemenang, yaitu lukisan wajah I Gusti Ngurah Rai, dan lukisan Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (T)
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....