Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
Bersama dalam kebhinekaan dalam acara Sapanji Sasiliwangi di Jawa Barat[/caption]
Saya orang Bali yang tinggal sementara di Bandung. Acara itu membuat saya merasa berada di Bali. Dengan begitu, rasa rindu pulau Bali sedikit terobati setelah bertemu dengan warga Bali di acara ini.
Salah satunya yang datang langsung dari Bali, Ida Bagus Gede Made Wicaksana seorang musisi dan arsitek. Ia tergabung dalam Nyanyian Dharma dengan tembang hits Saraswati. Tentu saja akan meruap obrolan seputar kondisi terkini tentang Bali.
Dibalik kesenian yang disajikan, obrolan semakin asyik terutama kondisi Gunung Agung yang menyita perhatian publik. Hampir semua yang hadir menggunakan pakaian adat termasuk saya.
Pihak panitia mengkonfirmasi bahwa undangan diwajibkan menggunakan pakaian adat daerah berasal. Semarak warna-warni pakaian adat menjadi instalasi, sebagain besar undangan mendominasi pakaian adat Sunda.
Sementara panitia Galih Rakasiwi sibuk mempersiapkan gelaran acara. Dalam kesempatan berada di podium, berbiacara lantang tentang budaya sebagai benteng di tengah jaman kotenporer. Suara lantang menggelegar tempat acara ditutup dengan salam berbahasa Sunda.
Saya teringat diri saya sebagai pemuda. Pemuda adalah pelecut semangat untuk menjaga ruh dan jiwa Pancasila. Sebuah pertanyaan sekarang di mana peran pemuda di saat situasi yang jadi terasa agak genting seperti sekarang. Carut-marut seakan sengaja ditata, terpola, seakan seperti sebuah misi terselubung.
Isu majemuk ras, suka dan golongan sedikit saja dipelintir, hasilnya kegaduhan meluas. Bercermin dari sumpah pemuda yang sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa, pemuda menjadi garda terdepan menjaga keutuhan di dalam kemejukan.
Jati diri bangsa adalah budaya, sekarang pemuda enggan bahkan lupa atau sengaja lupa budaya daerahnya sendiri. Rapuh. Jaman kontemporer kalau tidak dibarengi dengan jati diri di tengah gerusan jaman, akan linglung ditelan jaman.
Pemuda adalah pandu metata kembali saat tanah airnya. Merangkai tali persudaraan mengimplementasikan nilai pondasi berbangsa dan Negara, baik Pancasila dan UUD 1945.
Sapanji Sasiliwangi – Mapag Seba Jagad Parahyang, adalah salah satu acara yang bisa memacu semangat pemuda untuk tetap menjaga kebhinekaan budaya yang meneguhkan jatidiri bangsa. (T)
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....