Razia Warung? Ah, Saya Selalu Sukses Puasa Dikurung Warung
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
Saya menduga bahwa Erawan ingin menyodorkan suatu “kejamakan” sebagai sebuah realita menuju suatu “ketunggalan” sebagai suatu niatan. Shadow Dance dan Dasa Muka merupakan suatu kejamakan yang dalam istilah lain sering disebut sebagai kebhinekaan. Bayangan dalam Shadow Dance sesungguhnya merupakan tambahan wujud atas wujud. Tidak penting apakah ia menyerupai atau tak. Apakah bisa dikenali atau tak. Apakah bermakna atau sekadar noktah.
Makanya, wujud-wujud tiga dimensi yang dipamerkan oleh Erawan bukan dimaksudkan untuk mengenali sosok tertentu. Walaupun sedikit tanda-tanda yang seolah-olah ingin mengarahkan kita untuk mengenalinya sebagai wujud tertentu yang terlanjur ada di ingatan kita.
Misalnya, adanya bentuk-bentuk berbulu seolah barong, ada tungkai menggelayut seolah kaki, ada bulatan seolah wajah, ada ‘pepatran’ seolah api, ada lubang seolah karang, dan banyak lagi “wujud seolah” yang merupakan tarian bayangan yang sangat jamak kita ciptakan sendiri.
Pesan Erawan di ruang pameran dilanjutkan kemudian ke panggung monolog. Panggung yang diset layaknya ‘tetaringan’ dengan tiang bambu yang cukup tinggi serta ‘terajangan’ yang mengingatkan kita pada pentas Calonarang di desa, membuat saya tak bisa menduga model pentas apa yang akan saya saksikan. Sebuah gesekan pada rebab raksasa yang sengaja tak diniatkan melahirkan nada pentatonis yang melodis justru mampu menarik perhatian saya.
Selanjutnya adalah atraksi Erawan memanfaatkan monolog untuk unjuk rupa. Serapan Erawan dari teks monolog karya Putu Wijaya menjadi energi rupa di panggung. Siraman cat di kepala, cipratan di kanvas, dentuman kepala-kepala jatuh berlumur warna merupakan monolog rupa yang sesungguhnya.
Jadi, kita sesungguhnya menyaksikan Erawan bukan Putu Wijaya, bukan pula Putu Satria, harap maklum. Karena artikulasi rupa berbeda dengan artikulasi sastra (drama), berbeda pula dengan artikulasi musik. Namun demikian, mereka tetap satu dalam panggung. Seperti Sumpah Pemuda menyatukan Shadow Dance dan Dasa Muka di Bentara Budaya Bali malam itu. (T)
SAYA geli membaca berita tentang razia warung saat Ramadhan. Razia yang katanya demi “mengamankan” masyarakat saat bulan puasa. Ini dilakukan setiap tahun. Ada apa dengan warung? A...
JUDUL tulisan ini merupakan tema diskusi Kupang Pesta Monolog yang coba menggali daya vital teater dan perannya dalam kehidupan konkret (aktual). Bahwa teater sebagai seni...
DI Bali, lumrah bila di tempat atau kawasan yang disucikan, jika melihat sesuatu, umpamanya benda, hewan atau binatang (langka), orang sering menyebutnya “Due”. (“Due” dibaca seper...
“KINI banyak pengarang muda yang bagus. Banyak sekali,” kata Seno Gumira Ajidarma saat ngobrol singkat pada suatu pagi dengan tatkala.co di Honeymoon Guest House, Ubud, 6 Juni lalu...
SEBUAH analog yang saya anggap pas untuk menggambarkan budaya korupsi di Indonesia adalah tradisi buang sampah sembarangan. Meski lingkungan jadi kotor, menghilangkan rasa nyaman,...
HALO sahabat mahasiswa super di manapun kalian berada, selamat beraktivitas. Semoga semua hidup berbahagia dan dalam lindungan dosen yang maha buasnya. Sangat super sekali kita mas...
Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahw...
DUNIA pendidikan, modal utama dalam perkembangan peradaban manusia. Inovasi-inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir terlahir di dalamnya. Sejarah perubahan besar-bes...
PAWAI pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 dibuka Presiden Joko Widodo alias Jokowi, di depan Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Sabtu (11/6). Dan betapa senang mendengar Presiden...
Menikah itu sulit, tapi bercerai ternyata jauh lebih sulit. Saat mau menikah, yang penting hanya sedikit kemantapan hati, komitmen untuk sama susah sama senang, izin orang tua, sed...