Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
Drawing karya Nyoman Wijaya[/caption]
NUSANTARA adalah satu kesatuan peradaban maritim. Berbagai kitab historiografi peradaban Nusantara telah mencatat bagaimana segara atau laut adalah jalan penghubung lalu lintas manusia antar pulau di Nusantara. Pentingnya laut dalam peradaban Nusantara bukan terbatas pada aspek ekonomi sebagai jalur pelayaran dalam konteks perdagangan berbagai komiditi dari Nusantara ke Asia pada masa lampau namun juga sangat berpengaruh pada aspek budaya.
Berkuasanya dinasti Warmadewa di Bali pada masa Bali Kuno meninggalkan jejak-jejak tertulis di Blanjong Sanur pesisir selatan Bali. Demikian pula dengan Tejakula , desa di kawasan pesisir utara Bali ini oleh para ahli sejarah maupun arkeologi disebut sebagai salah satu pelabuhan yang penting di Bali.
Maka dalam frame kuratorial ini dipertemukanlah dua orang perupa yang sejak beberapa tahun terakhir intens menggali dan menjadikan Sanur maupun Tejakula sebagai dua lokus eksplorasi estetik mereka. Dua orang perupa tersebut adalah Dewa Gede Purwita dan I Nyoman Wijaya. Berdasarkan hasil pengamatan atas kecenderungan kekaryaan dua orang perupa ini maka tim kurator Guratinstitute mengajak kedua orang perupa ini untuk tampil bersama dalam satu ruang pameran dengan tajuk Laku Sisi Sagara, yang bermakna kreativitas di pesisir laut.
Laku Sisi Sagara adalah frame kuratorial yang mencoba mengajak Dewa Purwita dan Nyoman Wijaya untuk mempresentasikan hasil hasil interpretasi mereka sebagai perupa atas warisan budaya di dua pesisir Bali yakni Sanur di Bali selatan dan Tejakula di Bali Utara. Menilik apa yang dihadirkan dalam karya – karya dua orang Perupa ini terbaca dua pola pendekatan dalam menginterpretasi lokus riset visual masing masing.
Metode perwujudan karya dan cara presentasi kedua perupa ini pun berbeda namun ditautkan oleh satu teknik yakni drawing. Drawaing dalam dunia seni rupa kontemporer tentu saja menjadi salah satu pilihan teknis yang selalu menarik untuk dipersoalkan. Jika dalam seni rupa modern drawing kerap dimaknai sebagai karya rancangan atau karya studi yang terkait dalam proses penciptaan seni lukis, maka kehadiran karya drawing dalam seni rupa kontemporer dimaknai lebih luas.
Drawing bukan lagi karya studi, tapi drawing adalah karya final yang setara nilainya dengan seni lukis. Sebab dalam seni rupa kontemporer hirarki teknik dan medium sudah sedemikian cair bahkan runtuh dalam gelombang paradigma lintas batas seni.
Sehingga pendek kata kuratorial Laku Sisi Sagara ini adalah ruang – ruang presentasi gagasan perupa atas interpretasi mereka terhadap warisan budaya atau culture heritage, melalui pilihan bahasa ungkap visual masing masing perupa, yang didalamnya tentu saja menyangkut pilihan teknis, medium, cara ungkap maupun cara presentasi hingga muatan muatan kontekstual yang coba dihadirkan ihwal warisan budaya itu sendiri. (T)
SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi orang tua Indonesia, terutama yang tumb...
MENGUNJUNGI Desa Pedawa di Kecamatan Banjar, Buleleng, yang terkenal dengan adat dan budaya yang unik, bagi publik akademik di kalangan kampus, bukan hanya untuk tujuan wisata, na...
PERNAHKAH Anda menyadari bahwa hidup kita hari ini perlahan-lahan dikendalikan oleh mantra tiga kode huruf? Dunia modern adalah rimba aksara yang serbacepat. Demi menghemat ene...
“Dini lade Pak Ngurah Rai nginep ajak pasukanne. Likangi ada, dini ada. Kak sing nawang, nak teka peteng. Di kenkenne, semengan ada bedik jumah. Nak, mekaad peteng, teka peteng. K...
Ketika diumumkan lomba dimulai, suasana ruangan mendadak dipenuhi suara riuh, sorak-sorai dan tepuk tangan sebagai dukungan dari penonton, suporter atau rekan satu hotel ataupun s...
JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang akan dijadikan ikon kampus di Turk...
PEED Aya atau Pawai Budaya dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII tahun 2026 akan hadir dengan wajah baru yang lebih dinamis dan atraktif. Pertunjukan seni berjalan ini...
KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber pengetahua...
DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan, bergema meneror kedua...
LANGIT biru di atas pantai dan laut, di daerah Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, dipenuhi warna-warni layang-layang yang menari mengikuti hembusan angin laut, Minggu 7 Juni 2026....