Pesta Kesenian Bali: Keroncong Tidak Mati
KETIKA tubuh meragang nyawa, dalam perukan persada. Tinggal nafas yang masih tersisa. Kau pekikkan merdeka. Bait lagu Puji Bagi Pahlawan ciptaan Basuki itu mengalun dalam sunyi. La...
Tjokorda Gde Romy Tanaya[/caption]
“Genre” budaya ini dilirik seorang fotografer asal Puri Klungkung, Tjokorda Gde Romy Tanaya. Getaran jiwa saat menyaksikan atraksi atau pemandangan budaya di sebuah daerah, mendorong tangannya secara otomatis untuk memainkan kamera, membidik setiap momen yang langka. Pergolakan emosional terbawa dalam alunan budaya, ia pun terus terpacu dengan waktu mengabadikan.
Perkenalannya di dunia fotografi, ia bercerita, tatkala meminjam sebuah kamera pokcet. Ia mengabadikan sejumlah momen, lalu jatuh cinta pada dunia foto itu. Sejak saat itu ia memutuskan terjun ke dunia fotograpy. Rasa penasaran semakin klimak, gelisah seperti merasakan pandangan pertama jatuh cinta. Candu merasuki pikiran Tjok Romy, sejak itu ia terus belajar dan belajar hingga ia bergabung di komunitas Perhimpuan Fotograper Bali.
Kamera terbeli olehnya, di situ resah yang membeku kemudian mencairkan harapan, merajut asa menjalankan hobby. Bergurau dan canda bersama sahabat sehobby semakin menarik, obrolan esensial tentang dunia foto. “Terkadang hal-hal lucu kerap melanda kita saat hunting di lokasi, disitulah rasa keakbraban muncul,” kata suatu kali.
Sayang, gelisah dan resah kadang menimpanya. Itu terjadi kalau ada moment budaya langka berbenturan dengan jam dinas dan ia tidak dapat ikut. Merelakan hobby demi mendahulukan tugas sebagai abdi negara.
“ Saya suka genre budaya. Karena, kita bisa tahu tradisi budaya yang ada di Bali terutama tradisi budaya langka yang hanya dilaksanakan setiap beberapa tahun sekali,“ kata Tjok Romy yang dikenal sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung.
Peran orang terkasih dan lingkungan menyulut Tjok Romy menyelarasakan hobby. Sejak tiga tahun lalu bergabung dengan Perhimpunan Fotografer Bali. Merajut asa tertempa sedemikan rupa hingga hobby tersebut memberikan arti hidup.
[caption id="attachment_4593" align="alignnone" width="694"]
Karya-kara foto Tjokorda Gde Romy Tanaya[/caption]
Berbicara prestasi, Tjok Romy pernah menyabet juara 1 lomba foto perikanan di Pemda Badung, selain itu Juara harapan 2 lomba foto KNPI Gianyar. Peran senior yang sudah lama berkiprah dunia fotograpy membentuk seorang Tjok Romy. Ida Bagus Putra Adnyana adalah inspirasi Tjok Romy, beliau merupakan seorang fotografi senior di genre budaya.
“Sangat mendukung sekali keluarga dan lingkungan apalagi sekarang bertugas di Dinas Pariwisata, ya dapat mempromosikan wisata yang ada di Klungkung,” tutur alumnus Univesitas Ngurah Rai, Denpasar.
Plagiat paling dibenci insan berkecimpung dunia seni termasuk fotograpy, ia menilai plagiat sangat merugikan karena bagi yang melakukan hal ini tidak tahu bagaimana susahnya menghasilkan suatu karya foto yang bagus. (T)
KETIKA tubuh meragang nyawa, dalam perukan persada. Tinggal nafas yang masih tersisa. Kau pekikkan merdeka. Bait lagu Puji Bagi Pahlawan ciptaan Basuki itu mengalun dalam sunyi. La...
Apakah yang paling membanggakan dari makhluk yang bernama manusia? “Kreativitas.” Itulah jawabnya. Manusia menjadi “lebih” ketimbang binatang karena memiliki ruang yang sangat luas...
Sebagai orang yang tidak berkompeten dalam bidang bahasa Bali, mungkin saya akan tulah idup karena apa yang akan saya paparkan barangkali banyak bohongnya. Saya bukan orang yang la...
Kaohsiung adalah kota terbesar kedua di Taiwan setelah Taipe. Di kota itulah saya berada, awal Juni 2016. Seperti sebuah mimpi, dari Singaraja – kota tempat tinggal saya - segalany...
FENOMENA The Great Pacific Garbage Patch menjadi bukti betapa kita sebagai manusia telah membunuh bumi dengan plastik. Miliaran ton sampah plastik terapung di laut, membuat jutaan...
KEMISKINAN, di Bali, bisa berarti sebuah upacara. Warga Desa Trunyan di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, sebelum berperilaku menjadi manusia miskin melakukan ritus kecil: membakar...
JIKA hobi facebook-an, singgahlah sesekali ke halaman Punk Kwala Ngibur. Bisa kita nikmati komik berbahasa Bali dari tingkat paling kepara sampai sor se-singgih-singgihnya. Tulisan...
MUNGKIN saya sudah terlambat menguraikan hal ini. Karena saat ini sudah makin banyak masyarakat yang menolak reklamasi Teluk Benoa. Namun dalam konteks ini, saya meyakini bahwa leb...
Bahasa menunjukkan bangsa. Itu peribahasa yang akrab saya dengar di Sekolah Dasar dulu yang bertahun-tahun kemudian saya amini kebenarannya. Kultur sebuah bangsa, seturut makna per...
Judul Buku : Badriyah Pengarang : Ayu Weda Penerbit : Gambang Buku Budaya Tahun Terbit : Maret 2016 Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman ISBN : 978-602-6776-15-0 SELURUH cerita dala...