Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
Cak SMAN 4 Bangli[/caption]
Adapun pementasan SMKN 4 Bangli di panggung Ardha Candra, Taman Budaya, Denpasar, Sabtu malam, 23 September 2017, menampilkan lakon ‘Cupak Dadi Ratu’. Lakon ini menceritakan tentang sosok I Gede Cupak yang sudah menjadi raja di jagat Obag Wesi, karena telah tewasnya raksasa Benaru.
Selang beberapa lama jagad Obag Wesi kembali diganggu oleh Paksi Agung buatan raja Obag Wesi yang tujuannya untuk menguji kesaktian I Gede Cupak. Cupak pun menyanggupinya, walaupun ia benar-benar takut untuk melawan Paksi Agung tersebut. Cupak pun berangkat didampingi punakawan setianya, Banaspati dan Tua Daya. Mereka bertiga sebenarnya ragu-ragu dapat mengalahkan Paksi Agung. Itulah latarbelakang alur cerita pementasan cak modern yang ditampilkan SMAKN 4 Bangli.
Pementasan kedua sekolah ini mampu menyedot ribuan penonton anak muda yang memadati Ardha Candra. Nyaris semua tempat duduk penuh. Bahkan sebagian penonton harus rela berdiri berdesak-desakan untuk dapat menyaksikan pementasan cak modern dalam rangkaian Bali Mandara Nawanatya II. (T)
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyi...
LAGU “A Salty Dog” oleh Procol Harum (1969), dengan lirik karya Keith Reid, adalah elegi tentang pelayaran terakhir, tentang manusia yang berangkat dengan keberanian, namun akhirn...
PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa kehadiran Presiden Prabowo Subianto sempat menimbu...
“Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama, dalam acara ‘NGERUMPI’: Ngobrol Se...
MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa. Apalagi ketika ia mulai berbicara dengan logat...
DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku diajari bahwa Barong adalah pelindung, bukan pemangsa....
Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang tua yang tak mau purnaMereka tak punya bat...
“Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….” ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian janger tradisi d...