Malam Minggu bagi “Darah Muda”: Tak Sekadar Pacaran
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
Mahasiswa Hindu serius mengikuti Rakornas KMHDI XIII tahun 2017[/caption]
Sementara itu Presidium KHMDI Wiratnaya menyatakan bahwa pihaknya mendukung upaya pemerintah menerbitkan PERPU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan (ornas). “Jangan sampai negara ini dirusak karena oknum oknum yang memiliki ideologi selain Pancasila. Pihaknya juga mengapresiasi keberhasilan Pemerintah yang telah mengungkap jaringan raksasa penyebar berita hoax dan kebencian yang memang dilakukan secara terorganisir.
Pembukaan Rakonas ditandai Pembacaan Deklarasi Mahasiswa Hindu Untuk Pancasila. Deklarasi ditandatangani oleh Wiranto dan Presidum Pusat KMHDI I Putu Wiratnaya.
Deklarasi tersebut isinya menyatakan bahwa Pancasila menjadi pemersatu keragaman ideologis yang ada di Indonesia dan KMHDI senantiasa menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945. “Oleh karenanya setiap upaya pelemahan terhadap Pancasila adalah tindakan yang menyimpang dari konstitusi,” tegas Wiratnaya.
KMHDI sebagai bagian bangsa akan selalu bersama dan mendukung Pemerintah dalam mencegah segala bentuk radikalisme yang mengancam keutuhan NKRI.
Rakornas dihadiri utusan Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang KMHDI dari seluruh Indonesia serta Forum Alumni KMHDI dari berbagai daerah. Organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus seperti HMI, PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, KAMMI dan LMD. Anggota DPD RI Gede Pasek Suardika dan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta beserta Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Partha. (T/R/ole)
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
SEBAGAI mahasiswa yang menuntut ilmu di universitas yang bergerak dalam bidang keguruan, tentu “kegiatan mengajar” tidak lagi asing di telinga mereka. Bahkan “kegiatan mengajar” ak...
Bapak/Ibu Guru yang kami cintai, pidato ini saya buka dengan kutipan dari penyair Kahlil Gibran… “Cinta tidak punya hasrat selain mewujudkan maknanya sendiri.” BEGITU bijaknya Ka...
GENERASI yang cerdas dan berakhlak mulia terwujud dari adanya guru yang cerdas dan berkompetensi. Sebuah ungkapan sederhana namun memiliki banyak makna dan usaha. Dewasa ini, guru...
MELIHAT pendidikan Indonesia memasuki milineum ketiga, ketika teknologi digital melahirkan generasi baru (generasi Y), makin kentara paradoks dunia pendidikan, biang kerok stagnasi...
SEBUAH percakapan mengejutkan di ruang kelas: Saya : Anak-anak, kalian punya cita-cita? Ada yang jawab punya, ada yang menjawab tidak. Saya lontarkan pertanyaan ini kepad...
DUNIA ini adalah panggung sandiwara. Tuhan penulis skenario sekaligus sebagai sutradara. Dan kita umat manusia sebagai aktornya. Segala sesuatu yang kita lakukan sudah ada skenari...
POLITIK mungkin sesuatu yang asing bagi saya terutama mengenai politik praktis. Memang sedikit paham, secara garis besar politik didefinisikan sebagai “ilmu mempengaruhi”. Sebagai...
HARI masih pagi. Jarum jam baru menunjukkan pukul 08.30. Namun entah mengapa, matahari bersinar begitu terik. Meski begitu, suasana di Lapangan Umum Desa Bebetin, terlihat riuh. Pu...
MEDIA massa baik itu cetak maupun elektronik setahu saya adalah sebagai “tukang lapor” kepada masyarakat luas terhadap apa yang terjadi pada suatu tempat dan suatu waktu di belahan...