Indra Andrianto# Pagi Itu, Juli Untuk Sherlin

Indra Andrianto
by Indra Andrianto — Agustus 04, 2017 in Puisi

Tatkala.co
JULI UNTUK SHERLIN Figur: Sherlin Devakosasi Tetesan hujan menjadi kisah bulan juli Sherlin bocah kecil yang sedang bernyanyi lalu menari Diantara rintikan hujan yang turun penuh simponi Kau merasakan senang lalu bahagia menyambut kisahmu bulan ini Ada teman baru, lalu kau menulis huruf tiap huruf lalu mengingat dengan pasti Juli tentang seragam baru yang sedang dinikmati Belajarlah sherlin, kalak kau akan tau! Bahwa cantik saja tak terlalu perlu maka juli mengantarkanmu untuk hal baru tentang dunia yang baru Klungkung, Juli 2017 MALAIKAT KECIL YANG EGO Figur: Sherlin Dekovasasi Kulihat dirimu yang mungil nan lucu Hari itu aku memperhatikanmu Senyummu yang lepas tak ada dosa Matamu bulat dan jernih seperti air yang sejuk Kulitmu yang bening seperti embun pada pagi tentang manjamu yang menghiburku Aku menyukainya dari cara bertingkahmu Tertawa akan dunia kecilmu yang menyapa Dan hal unik tentang egomu Kelak kau tumbuh menjadi remaja Buang egomu tetaplah menjadi malaikat anggun dan Lucu Klungkung, Juli 2017 SHERLIN PAGI ITU Figur: Sherlin Devakosasi Pagi dilanda dingin dengan awan mendung yang mewarnai Saat Embun dan tanah masih terasa basah Karena hujan sempat singgah saat malam mengantarkan pagi Sosok sherlin terlihat lagi lalu tersenyum menyambut harinya Laksamana langit biru bahagia menyambut pelangi Sosok lucu, bersahaja nan anggun Sherlin pagi itu melambaikan tangannya Sherlin, bahagia sekali hidupmu Tak ada dosa, tak kenal putus asa Tetaplah bercumbu dengan pengetahuanmu Lahap semua buku-bukumu yang sempat kau ceritakan pada ibumu Berdongenglah sesekali waktu pada harimu Karena aku sempat khawatir kehilangan sosok centil dan manjamu Klungkung, Juli 2017
Tag: Puisi
Avatar

Indra Andrianto

Related Posts
Cerpen

Purnama Pasah

BY Kadek Desi Nurani Juli 23, 2016

Cerpen: Ni Kadek Desi Nurani Sari Purnama pasah, tiga anak bajang berjalan melenggang ke arah barat tempat di mana, rusuk seorang ibu tersesat jalan pulang. Mereka kembara, membawa...

Read More