Indra Andrianto# Sugesti Bayangmu, Segelas Anggur Tentang Kamu

Indra Andrianto
by Indra Andrianto — Juli 22, 2017 in Puisi

Tatkala.co
  SUGESTI BAYANGMU Seiring kisah tentang aku dan kamu yang hadir di sela-sela kerinduan Aku lupa hal itu, cara bercumbu dan membelai rambutmu Ijinkan aku malam ini mengenangmu, lewat bait-bait rima yang kurangkai bersama kopi dan rokok di tangan kiriku Taukah dirimu saat ini, gejala rindu mendera dan berusaha melumpuhkan semuanya Kamu yang hidup dalam bayang-bayang sugesti, di balik cerita yang pernah kita lewati Hingga aku lari dan membohongi akal sehatku Sebenarnya aku rindu, tak ada yang semenarik saat kau duduk di dekatku Menikmati kopi dan lalu kau bercerita tentang harimu Sudahlah, aku tak mau larut dalam sugesti ini Menipu dan halusinasi berkepanjangan dalam setiap sisi Sembunyi dalam senyum, berusaha tertawa dalam kecewa Kau jangan jadi putri malu, sekalipun berbunga namun durimu membuat ku sedikit terluka Singaraja, November 2016 TENTANG GITA Tentang Gita Senyummu menjadi gejala dalam setiap rindu Hening di keheningan malam menjadi waktu paling menyiksaku Bergejolak membunuh setiap perasaan sendu Senyummu layaknya bintang-bintang, begitu indah lalu mengobati rindu Tentang Gita Kini engkau menjadi bagian dari serpihan-serpihan bahagia dalam hati Menyatu dalam satu tempat yang paling arif dalam diri Perasaan mulai bewarna layaknya taman dengan beragam bunga Bukan tentang siapa-siapa, tapi tentang dirimu yang membuatku sedikit gila Tentang Gita Hari demi hari kulalui bersamamu Layaknya pagi setia menemani waktu Kau itu bukan siapa-siapa Namun membuat ku selalu terpesona Layaknya aku memandang langit biru lalu aku mengaguminya Jadikan aku bagian kisah dari setiap arteri darahmu yang senantiasa mengalir Singaraja, Februari 2017 AKU INGIN SEPERTI BUNGA DAN RUMPUT Di sudut jendela kulihat hujan turun lagi Setiap rintikannya bershymponi mengalunkan irama merdu Bunga dan Rumput menari-nari bahagia memulai harinya. Setiap kali hujan datang, mengapa selalu senduh? Larut dalam setiap bunyi rintikannya yang menyimpan rindu Dan di setiap tetes-tetesnya menyimpan kenangan Aku ingin seperti Rumput dan Bunga itu, menari lalu bahagia Menyambut hujan sebagai berkah Tuhan Singaraja, Desember 2016 RASA BERCERITA Tenanglah sayang aku tak sekejam Hitler. Melukai, dan menyakiti hingga kau merasakan pedih Aku hanya ingin satu "mengecup keningmu" Sudikah dirimu? Bercerita pada hari Bahwa kau saat ini sedang bahagia Daun-daun berguguran di musim panas Tapi tidak akan cinta ini Air laut mulai terbekukan karena salju Namun tidak dengan kasih sayang ini Aku juga ingin seperti tangguh Menjagamu lalu mencintai hingga ajal menghampiri cerita kisah Singaraja, April 2017 SEGELAS ANGGUR TENTANG KAMU Segelas anggur kunikmati bersama khayalku Adakah surga dunia yang lebih surga dari senyummu Saat-saat angin malam menghunus sendi-sendi tulangku Dalam keadaan sempoyongan kau masih dalam anganku Aku yang lelah berangan-angan di pulau indah ini Mengharapkan setiap detik-detik kisahku duduk berdua bersamamu Saat hujan datang kepada malam Bintang tampak malu, bulan pun juga begitu Tidak ada yang menemaniku Aku sedang menjadi rindu Tak berdaya, terhempas dan berantakan Aku yang berusaha menata hidupku Segelas anggur kulalui, semua itu hanya untuk anganku Tentang senyummu yang selalu kurindu Klungkung, Juli 2017
Tag: Puisi
Avatar

Indra Andrianto

Related Posts
Dongeng

Takut Galungan

BY Dede Putra Wiguna Juni 27, 2026

DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...

Read More