“Jesus Bless You” – Tentang Saya dan Agama
SAYA suka lagu-lagu yang memberikan getaran yang baik pada suasana hati dan hidup saya. Karena itu saya menggunakan aplikasi karaoke di smartphone untuk memudahkan saya menyanyi di...
[caption id="attachment_3361" align="alignnone" width="695"]
All In bersenang dengan penikmat musik Hardcore Punk[/caption]
Selain bersenang-senang dengan musik Hardcore Punk yang diusung oleh All In, band ini juga membawa isu-isu positif seperti veganism, healthy life dan tentu isu paling panas di Bali, reklamasi teluk benoa.
Dalam penampilannya malam itu All In juga menegaskan bahwa mereka sangat menolak rencana reklamasi di Bali. "We fuckin hate reclamation. I love Bali. I love the peaceful, the people, and the culture. And Bali dont need anymore resort, anymore tourism places,"
Acara yang diselenggarakan oleh Singaraja Movement itu sukses menggaet banyak penonton untuk ikut menyaksikan All In dan beberapa band dari Bali.
Hanya dengan 5.000 rupiah penonton sudah bisa menyaksikan dan mendukung pergerakan skena musik bawah tanah Singaraja. Diramaikan oleh banyak band yang berasal dari berbagai kota di seluruh Bali, tour All In ini sukses menghentak Singaraja.
Ini adalah pertama kali All In manggung di luar Australia, dan itu membuat mereka sangat antusias untuk bertemu dan berkawan. All In akan menggelar tournya selama 2 minggu.
Beberapa lokasi yang akan menjadi tempat singgah All In selanjutnya antara lain: Gimmie Shelter, Bahana Studio, Doom Kitchen dan ditutup dengan penampilan serangkaian tournya di Pretty Poison, Canggu, Bali. (T)
SAYA suka lagu-lagu yang memberikan getaran yang baik pada suasana hati dan hidup saya. Karena itu saya menggunakan aplikasi karaoke di smartphone untuk memudahkan saya menyanyi di...
ADA semacam protes di media sosial, kenapa wayang wong, sebagai kesenian klasik adiluhung yang baru saja ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda, justru dipe...
SEPAK bola kampung kini hanya fosil ingatan. Mungkin karena kampung selalu dirundung revolusi yang dialirkan zaman. Sawah-sawah, bahkan kebun yang dulu menjadi arena laga sepak bol...
KINI sudah masuk tahun ajaran baru. Sejumlah kampus sudah bersiap-siap menghadapi mahasiswa baru. Tentu, semua tahu, hari-hari pertama mahasiswa baru disibukkan dengan orientasi ka...
BEGITU puluhan penari memasuki panggung di depan Tugu Singa Ambara Raja, sore menjelang senja di Singaraja terasa lebih berwarna dari biasanya. Warna-warna itu bukan hanya memancar...
Judul Buku: Sayap Anjing (Kumpulan Cerpen) # Penulis: Triyanto Triwikromo #Halaman: 144 pages # Penerbit: Buku Kompas # Tahun: 2003 # ISBN: 9797090914 (ISBN13: 9789797090913) /...
BULELENG Festival (Bulfest) dibuka 2 Agustus ini dan akan berlangsung 6 Agustus 2016. Ini Bulfest keempatkali sejak digelar pertamakali, Agustus 2013. Di Bali, Bulfest memiliki gem...
Ini pengalaman ketika saya mengajar di sebuah sekolah dasar di Alor, NTT, sebagai guru dalam program SM3T (Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal). SEPERTI b...
MISI belum tuntas! Komunitas Masyarakat Lumpur Bangkalan terus bikin kegiatan. Setelah terlaksananya acara Festival Puisi Bangkalan, 20-21 Mei 2016, kini tengah bersiap-siap mengge...
SIAPA saja yang suka memuji dan mengagung-agungkan Bali, pasti bertemu subak. Mereka yang berniat mengikuti alur jejak watak manusia Bali, seyogyanya juga mengakrabi subak. Bagaima...