Truni Itu Truna
SENJA lebih dari dua puluh tahun yang lalu, saya berkunjung ke rumah Ida I Dewa Gde Catra. Sekadar berkunjung saja. Tidak selalu saya berkunjung hanya agar dapat saya berbincang d...
SENJA lebih dari dua puluh tahun yang lalu, saya berkunjung ke rumah Ida I Dewa Gde Catra. Sekadar berkunjung saja. Tidak selalu saya berkunjung hanya agar dapat saya berbincang d...
LANTAI bawah Gedung Ksirarnawa, Taman Werdhi Budaya Provinsi Bali di Denpasar, nampak ramai. Puluhan anak sekolah berkumpul mengenakan seragam putih abu dengan sangat rapi. Mereka...
KITA semua suka musik. Musik identik dengan hiburan. Namun demikian pada praktiknya, musik selalu lebih dari sekadar hiburan. Ia bisa berubah menjadi senjata, manifesto, dan saran...
"Tan hana wruh ri sang nata sangkeng sira nahan ya tan hana wruh ri sang nata sangkaning sira" Tiada yang tahu kepada siapa raja harus setia, dan tiada yang tahu dari mana kes...
EUPORIA sastra dirayakan SMPN 14 Denpasar, Senin 24 Februari hingga Selasa 25 Februari 2025. Kegiatan ini dirangkai dengan Bulan Bahasa Bali (BBB) tahun 2025. Adapun sejumlah k...
MUNGKIN judul artikel ini terkesan terlalu berlebihan dan mengumbar sebuah utopia belaka. Namun bagi penulis upaya untuk merawat harapan menjadi penting ketika kita tahu tak ada p...
HEY, pernah nggak sih kamu merasa tiba-tiba stuck di hidup? Kayak lagi di persimpangan jalan, tapi nggak tahu harus belok ke mana. Teman-teman mulai sibuk dengan hidupnya masing-m...
MENJEMPUT sebenarnya kegiatan yang tidak harus sampai ditulis di blog segala sich, memangnya menjemput pejabat tinggi atau tokoh terkemuka. Itu prasangka sosial saya mungkin sampa...
Mengenal pribadi seorang Wayan Sika, berarti juga akan mengenal skena perkembangan seni rupa kontemporer yang ada di Bali. BAGI saya yang terbilang muda dalam mengenal seni rup...
SETELAH 6 bulan, sejak Agustus 2024, guru tamu dari Jepang, Kumiko Sensei, menjadi relawan di SMA Negeri 2 Kuta, tibalah saatnya pada Senin, 17 Februari 2025 berpisah. Kumiko Sens...