Juli Sastrawan# Hanyut, Menepi, Renik dan Pucuk Daun

Juli Sastrawan
by Juli Sastrawan — Februari 18, 2017 in Puisi

Tatkala.co
HANYUT Hujan datang kenang hilang Dia hanyut terbawa Pahit manis yang terkenang Dia hanyut terbawa Tak perlu kau hilangkan Dia hanyut terbawa Hujan hadirkan suka cita Dalam setiap deru rasa duka Tak perlu dikenang. Semua akan lekang Hanyut terbawa BERANDA HOTEL BOGOR Saat cinta mendayu Besok ku kan pulang Saat marah bergemuruh Aku pun kan bertaruh Hujan hadirkan suka cita Menggelitik hati yang tak bisa tertawa Hanya dingin dan uap Membawakan aku seteguk rasa hampa Menghadirkan rasa dan rindu Di beranda taman hati yang begitu sendu Tapi jauh sebelum rindu itu datang Ijinkan hujan petang ucapkan selamat datang Bogor, 2 Juni 2016 MENEPI Dalam candu kau datang Dalam petang aku terbayang Cinta tak harus dibalas berlebihan Begitupun rindu Ada saat kita menepi, Beristirahat dalam mimpi-mimpi Tentang diri dan hati Bahwa cinta tak bisa dibuat-buat Begitupun firasat. Selamat beristirahat.. Pacung 7 September 2016 RENIK DAN PUCUK DAUN Aku adalah renik Dan kamu adalah pucuk daun Kita bertaut di akar yang sama Di sebuah pohon yang mencintai hal yang sama Aku adalah pengubah rasa Menjadikan setiap rindu sebagai senjata Kamu adalah peneduh setiap kesejukan Dalam setiap hamparan kegelisahan Kita hanya sebagian Dari sebagian lainnya Ingin rasa bersatu Apa daya hanya rindu yang menderu
Tag: Puisi
Avatar

Juli Sastrawan

Related Posts